21Shares, perusahaan investasi kripto yang berbasis di Swiss, resmi mengajukan pendaftaran S-1 ke SEC AS untuk membentuk ETF SEI 21Shares, yakni reksa dana pasif yang melacak CF SEI-Dollar Index. Jika kondisi regulasi memungkinkan, maka reksa dana ini dapat mencerminkan imbal hasil (reward) staking.
Harga SEI merespons dengan positif dalam jangka pendek, sementara sentimen teknikal mengarah pada potensi rebound dari level support.
Reksa Dana Bakal Beri Reward Staking SEI
Berdasarkan pengajuan SEC Filing S-1, ETF Sei (SEI) 21Shares adalah reksa dana pasif yang bertujuan melacak CF SEI-Dollar Reference Rate (New York Variant) dari CF Benchmarks. Produk ETF ini tidak menggunakan leverage maupun derivatif; mekanisme penciptaan/penebusannya dapat dilakukan dalam bentuk tunai maupun in-kind (dengan aset yang mendasarinya, bukan uang tunai). Coinbase Custody ditunjuk sebagai kustodian SEI.
Perbedaan utamanya, reksa dana ini dapat mencerminkan reward dari staking sebagian SEI. Hal ini hanya mungkin dilakukan jika sponsor menentukan tidak ada risiko hukum maupun pajak, termasuk mempertimbangkan penggunaan LST, sehingga tetap menjaga status grantor trust. Dengan kata lain, komponen “staking” ini bersifat opsional dan bergantung pada persetujuan regulasi.
Perlu dicatat, SEC AS sudah berulang kali menunda keputusan terkait fitur staking dalam ETF ETH spot milik Grayscale, dengan tenggat akhir diperkirakan pada Oktober 2025. Hal ini memberi sinyal bahwa ETF altcoin mana pun yang ingin mengintegrasikan hasil staking kemungkinan akan menghadapi pengawasan ketat yang serupa. Oleh karena itu, meski 21Shares mencantumkan opsi staking di atas kertas, kemungkinan implementasi saat listing adalah rendah kecuali ada panduan baru dari SEC.
Sebelumnya, CBOE telah mengajukan ETF Canary Staked SEI 19b-4 ke SEC AS. SEC juga menunda pengajuan ETF XRP milik 21Shares, meski ada optimisme yang berkembang terkait perkembangan regulasi dan antusiasme pasar terbaru.
Harga SEI Naik 3,33%
SEI diperdagangkan di sekitar US$0,30 pada waktu publikasi, artinya naik 3,33% dalam sehari. Kapitalisasi pasarnya mencapai sekitar US$1,82 miliar dengan volume perdagangan 24 jam di atas US$210 juta. Skala ini dianggap cukup untuk mendukung ETF khusus yang dapat menarik tambahan aliran institusional, terutama pada aset yang dibungkus dalam struktur terdaftar.

Dari sisi teknikal, analis di X mencatat bahwa SEI memantul dari area support kunci yang bertepatan dengan batas bawah pola segitiga/bullish pennant. Target harga yang dipantau berada di kisaran US$0,345, dan jika terjadi breakout yang perkasa, berpotensi naik menuju US$0,60.

“SEI memantul dari level support krusial dan kemungkinan akan menutup minggu ini dengan kuat,” tutur analis Michaël van de Poppe.
Adapun pandangan lain menyoroti bahwa SEI saat ini berkonsolidasi di atas zona US$0,29, yang mengisyaratkan potensi untuk mempertahankan struktur bullish. Namun, ini masih berupa skenario target, bukan jaminan. Harga bisa jadi berfluktuasi secara luas sebelum arah yang jelas terbentuk. Maka dari itu, para investor disarankan untuk mengombinasikan manajemen risiko dengan level invalidasi, alih-alih hanya mengejar momentum berita.
Bagaimana pendapat Anda tentang pengajuan ETF SEI spot oleh 21Shares ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!
Penyangkalan
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.