Kembali

21Shares Buat Prediksi Harga XRP untuk 2026

editor avatar

Diedit oleh
Zummia Fakhriani

29 Januari 2026 10.49 WIB
  • 21Shares memberi XRP peluang 30% untuk mencapai US$2,69 pada 2026, didorong oleh kejelasan regulasi SEC dan arus masuk ETF.
  • Skenario bullish XRP bergantung pada permintaan ETF yang berkelanjutan, adopsi RLUSD, serta pertumbuhan XRPL di sektor aset tertokenisasi.
  • Risiko bearish mencakup melemahnya permintaan ETF, adopsi RWA yang lesu, dan meningkatnya persaingan dari jaringan seperti Canton.
Promo

Memasuki tahun 2026, XRP berada pada posisi yang berpotensi mengalami apresiasi harga. Prospek ini ditopang oleh peluncuran ETF spot, kehadiran stablecoin baru, serta perluasan kapabilitas tokenisasi di ledger miliknya.

Namun, potensi kenaikan tersebut tidak datang tanpa risiko. Kinerja XRP akan sangat bergantung pada keberlanjutan kejelasan regulasi di Amerika Serikat dan apakah permintaan investor terhadap produk berbasis XRP cukup kuat untuk menahan tekanan dari kompetisi yang kian meningkat.

Bagaimana ETF XRP Mengubah Profil Permintaan

Dalam laporan terbarunya, manajer aset 21Shares memprediksi bahwa XRP memiliki peluang 30% untuk mencapai US$2,69 pada 2026, sebuah skenario yang mereka klasifikasikan sebagai bull case.

Sponsored
Sponsored

Prediksi ini didasarkan pada sejumlah pencapaian penting yang diraih XRP—dan Ripple secara umum—sepanjang 2025.

Setelah berakhirnya gugatan panjang dengan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) pada Agustus 2025, yang secara efektif menghapus bayang-bayang hukum dari aset tersebut, XRP kembali terbuka untuk publik. Hal ini membuka akses bagi institusi, bank, dan perusahaan pembayaran berbasis di AS.

Barulah setelah kejelasan hukum tersebut tercapai, ETF XRP spot di AS mendapatkan persetujuan dari SEC.

XRP mengumpulkan US$1,3 miliar setelah peluncuran ETF spot-nya | Sumber: 21Shares

Menurut Matt Mena, peneliti kripto di 21Shares, peluncuran ini secara mendasar mengubah profil permintaan aset. Dalam satu bulan setelah peluncurannya, ETF ini berhasil mengumpulkan lebih dari US$1,3 miliar dana kelolaan.

“Fakta kunci yang sering luput dari perhatian adalah ETF XRP mencetak rekor dunia. Mereka memegang rekor periode terpanjang arus masuk bersih berturut-turut lintas semua kelas aset—mengalahkan saham, komoditas, obligasi, bahkan Bitcoin—dengan lebih dari 50 hari arus masuk bersih berturut-turut,” tutur Mena kepada BeInCrypto.

Sponsored
Sponsored

Selain ETF, XRP juga mencatat sejumlah peluncuran produk lain yang berperan sebagai katalis pertumbuhan.

Posisi XRPL untuk Keuangan yang Ditokenisasi

Menjelang tahun 2030, 21Shares memperkirakan bahwa keuangan global akan berjalan dengan sistem hibrida yang menggabungkan simpanan bank yang ditokenisasi, stablecoin yang didukung fiat dan sudah diatur, serta layer penyelesaian lintas platform yang saling terhubung.

Di tengah berkembangnya sistem keuangan global yang berfokus pada tokenisasi, Mena menggambarkan XRP Ledger (XRPL) sebagai layer penyelesaian netral yang menghubungkan likuiditas, kecepatan, dan kepatuhan regulator.

Aktivitas terbaru di jaringan semakin menyoroti infrastruktur yang bisa diprogram. Fitur ini memungkinkan institusi mengeluarkan dan mengelola real-world asset (RWA) yang kompleks, seperti obligasi dan saham.

Di sisi lain, performa stablecoin XRP, RLUSD, sebagai sarana likuiditas memperkuat pandangan 21Shares bahwa XRP masih punya peluang naik lebih jauh, asalkan adopsi terus meningkat.

Stablecoin RLUSD milik XRP tumbuh pesat sejak peluncurannya pada Desember 2024 | Sumber: 21Shares.
Sponsored
Sponsored

Laporan tersebut menyoroti ekspansi RLUSD yang sangat cepat, di mana kapitalisasi pasarnya naik sekitar 1.800% dari US$72 juta menjadi US$1,38 miliar dalam waktu kurang dari satu tahun. Pertumbuhan ini membuat stablecoin tersebut menjadi sumber jaminan potensial bagi institusi besar dan berbagai use case keuangan tingkat lanjut.

Meski mencatat pertumbuhan pesat, aset ini masih menghadapi persaingan ketat dari jaringan lain yang sudah mapan. Untuk mencapai skenario bullish, XRP harus mampu menjaga permintaan investor di tengah tekanan tersebut.

Skenario Penurunan dan Tekanan Kompetisi

Pelemahan permintaan terhadap ETF XRP, kegagalan menarik volume RWA yang signifikan ke XRPL, dan lesunya adopsi RLUSD berpotensi menciptakan skenario harga berbeda bagi aset ini.

Selain outlook bullish, 21Shares juga menguraikan beberapa skenario alternatif berdasarkan kondisi pasar dan tingkat adopsi yang berbeda-beda. Mereka memberi probabilitas 50% pada skenario dasar di mana stabilitas regulasi mendukung arus masuk ETF yang stabil dan pertumbuhan utilitas secara bertahap, sehingga menempatkan harga XRP di sekitar US$2,45.

Sponsored
Sponsored

Di sisi lain, laporan itu memperkirakan kemungkinan -16% untuk skenario bearish, di mana harga XRP bergerak turun ke US$1,60. Hasil ini diasumsikan terjadi bila tingkat adopsi stagnan dan modal investor beralih ke aset pesaing.

Di luar risiko penurunan permintaan, XRP juga harus menghadapi persaingan yang semakin sengit. Jaringan seperti Canton dan Solana, bersama jaringan lainnya, menunjukkan pertumbuhan pesat sepanjang tahun lalu.

Canton, walaupun baru aktif kurang dari dua tahun, telah memproses triliunan dolar dalam bentuk aset yang sudah ditokenisasi.

Namun, Mena nampak tidak terlalu khawatir dengan tekanan persaingan ini. Ia memang mengakui besarnya skala dan laju jaringan saingan, tapi dia menyoroti komunitas XRP sebagai pembeda utama.

“XRP Army adalah salah satu komunitas terbesar dan paling vokal di dunia aset kripto, dan saya rasa, selain Bitcoin dan Dogecoin, ini adalah token yang bahkan orang-orang yang sama sekali tidak terlibat di aset kripto pun sepertinya mengenalinya,” ujarnya.

Bagi XRP, tahun 2026 akan menjadi ujian apakah momentum itu bisa berubah menjadi nilai jangka panjang.

Bagaimana pendapat Anda tentang analisis dan prediksi harga XRP di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori