Kembali

3 Altcoin Terancam Kena Likuidasi Masif di Pekan Kedua Januari

author avatar

Ditulis oleh
Nhat Hoang

editor avatar

Diedit oleh
Zummia Fakhriani

13 Januari 2026 19.58 WIB
  • Posisi long Solana terancam likuidasi hingga miliaran dolar jika permintaan melemah di dekat area resistance kunci.
  • Monero mencetak all-time high, namun lonjakan leverage terjadi di zona resistance tahun jamak.
  • Render dan koin AI menarik arus modal besar, meningkatkan risiko likuidasi jutaan dolar pada posisi long pekan ini.
Promo

Pasar altcoin memasuki pekan kedua Januari dengan sinyal yang belum sepenuhnya jelas. Sebagian token berhasil menorehkan rekor all-time high (ATH) baru, sementara yang lain mulai pulih di tengah skeptisisme pasar. Namun, mayoritas altcoin masih kesulitan bangkit dari tekanan jual besar yang terjadi pada Oktober tahun lalu.

Dalam konteks tersebut, ada tiga altcoin yang menghadapi risiko likuidasi besar, lantaran para trader berpotensi salah membaca kekuatan permintaan pasar yang sebenarnya.

1. Solana (SOL)

Gelombang meme coin di awal 2026 memang tidak terlalu kuat, tetapi cukup menunjukkan bahwa selera risiko trader mulai meningkat. Ekosistem Solana mencatat sejumlah rekor baru. Volume DEX pump.fun menyentuh all-time high, sementara jumlah meme token yang diluncurkan setiap hari juga melonjak tajam.

Sponsored
Sponsored

Kondisi ini membuat banyak trader masih berekspektasi SOL akan melanjutkan kenaikan sepanjang Januari. Optimisme tersebut tergambar pada data likuidasi, di mana potensi likuidasi kumulatif pada posisi long jauh melampaui posisi short.

SOL Exchange Liquidation Map. Source: Coinglass
Peta Likuidasi Exchange SOL | Sumber: Coinglass

Namun, permintaan ini berpotensi dilebih-lebihkan. Data Santiment menunjukkan bahwa jumlah wallet baru mingguan di jaringan Solana sempat mencapai 30,2 juta pada November 2024, tetapi kini merosot tajam menjadi hanya 7,3 juta.

Solana Network Growth. Source: Santiment
Pertumbuhan Jaringan Solana | Sumber: Santiment

Grafik memperlihatkan bahwa reli SOL selama ini sangat berkorelasi dengan pertumbuhan wallet baru mingguan. Penurunan drastis metrik ini melemahkan fondasi fundamental dari rebound awal tahun.

“Solana sempat melonjak hingga US$144 saat berupaya menembus resistance US$145. Kelanjutan reli ini sangat bergantung pada apakah pertumbuhan jaringan SOL bisa kembali meningkat,” tulis Santiment.

Laporan BeInCrypto terbaru juga menyinggung bahwa meskipun modal institusional mulai mengalir ke ekosistem Solana, investor ritel masih relatif absen. Padahal, kelompok ini sebelumnya menjadi pendorong utama reli eksplosif SOL.

Andaikata trader long terus mengejar posisi tanpa manajemen risiko dan stop-loss yang ketat, mereka berpotensi menghadapi likuidasi mendekati US$1 miliar apabila harga SOL kembali turun ke area US$132 dalam pekan ini.

Sponsored
Sponsored

2. Monero (XMR)

Diskusi seputar Monero (XMR) di komunitas kripto kini berada di level paling positif sepanjang sejarahnya. XMR baru saja mencetak rekor ATH baru, sementara pesaingnya, Zcash (ZEC), justru tertekan akibat memudarnya kepercayaan pasar.

Namun, peta likuidasi tujuh hari menunjukkan dominasi besar pada posisi long dibanding short. Trader long XMR perlu ekstra waspada pekan ini setidaknya karena dua faktor utama.

XMR Exchange Liquidation Map. Source: Coinglass
Peta Likuidasi Exchange XMR | Sumber: Coinglass

Pertama, XMR menyentuh all-time high tepat di area resistance tangguh yang telah bertahan sejak 2018. Kondisi ini berpotensi memicu aksi ambil untung besar dari holder lama.

Sponsored
Sponsored
XMR Monthly Chart Resistance Trendline. Source: TradingView
Garis Resistance pada Grafik Bulanan XMR | Sumber: TradingView

Kedua, data Coinglass mencatat lonjakan open interest XMR hampir US$180 juta, menjadikannya level tertinggi sepanjang sejarah. Artinya, leverage dan modal justru masuk agresif saat harga berada di zona resistance krusial.

XMR Futures Open Interest. Source: Coinglass
Open Interest Futures XMR | Sumber: Coinglass

Perilaku ini membawa risiko tinggi. Jika XMR terkoreksi ke level US$454 dalam pekan ini, trader long berpotensi menghadapi likuidasi lebih dari US$20 juta.

Sponsored
Sponsored

3. Render (RENDER)

Render (RENDER) telah menguat lebih dari 90% sejak awal tahun. Data Artemis membeberkan bahwa bukan hanya RENDER, tetapi hampir seluruh koin bertema artificial intelligence (AI) mencatat kinerja kuat. Hal ini menjadikan sektor AI sebagai segmen dengan performa terbaik di pasar kripto sejauh ini pada 2026.

Crypto Sector Performance. Source: Artemis
Performa Sektor Crypto | Sumber: Artemis

Investor sepertinya semakin memfavoritkan koin AI di awal tahun. Sentimen ini berpotensi menopang kenaikan lanjutan setelah fase keseimbangan jangka pendek tercapai.

“Koin AI tampil sangat kuat dan relatif sepi dari sorotan media. FET dan RENDER menonjol. Membeli di pasar spot dan menunggu masih masuk akal karena pergerakannya nampak belum selesai,” ujar Altcoin Sherpa.

Peta likuidasi tujuh hari RENDER menunjukkan ekspektasi yang relatif seimbang antara posisi long dan short. Namun, jika aliran modal ke sektor AI terus berlanjut, risiko justru dapat beralih ke trader short.

RENDER Exchange Liquidation Map. Source: Coinglass
Peta Likuidasi Exchange RENDER | Sumber: Coinglass

Dalam skenario tersebut, posisi short RENDER berpotensi menghadapi likuidasi hingga US$5,8 juta apabila harga naik ke US$2,93.

Bagaimana pendapat Anda tentang 3 altcoin yang terancam alami likuidasi masif di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori