Kembali

3 Altcoin yang Terancam Likuidasi Masif di Pekan Kedua Desember

author avatar

Ditulis oleh
Nhat Hoang

editor avatar

Diedit oleh
Zummia Fakhriani

09 Desember 2025 11.44 WIB
  • Long ZEC berisiko menderita kerugian besar saat trader bertaruh pada rebound Desember.
  • Short Aster menghadapi bahaya di tengah buyback yang dipercepat dan sinyal teknikal pasar yang membaik.
  • Trader TAO mengantisipasi cuan sebelum halving, tetapi volatilitas makro mengancam likuidasi luas.
Promo

Pasar altcoin pada Desember tidak lagi menunjukkan kerugian berat seperti bulan lalu. Kini pasar bergerak memasuki fase sideways baru. Sejumlah altcoin dengan katalis unik dan arus berita yang kuat telah mendorong banyak trader derivatif mengambil posisi satu arah.

Namun, pekan ini juga membawa beberapa event makro penting. Event-event tersebut mungkin mengekspos posisi mereka pada risiko likuidasi signifikan.

Sponsored
Sponsored

1. Zcash (ZEC)

Dari rekor harga all-time high (ATH) US$748 yang berhasil tercapai bulan lalu, ZEC telah crash 50%. Penurunan sedalam ini cenderung menarik investor yang percaya bahwa mereka melewatkan peluang sebelumnya. Sentimen ini mendorong trader derivatif untuk mengharapkan rebound pada Desember. Akibatnya, volume likuidasi terakumulasi di sisi Long melonjak.

ZEC Exchange Liquidation Map. Source: Coinglass
Peta Likuidasi ZEC Exchange | Sumber: Coinglass

Trader juga mendapatkan alasan tambahan untuk bertaruh pada posisi Long. Zooko Wilcox, Pendiri Zcash, akan bergabung dalam diskusi pada 15 Desember yang diselenggarakan SEC mengenai kripto, pengawasan keuangan, dan privasi. Investor mengharapkan kehadirannya memperkuat dukungan untuk altcoin privasi, termasuk ZEC.

Jika posisi Long tetap terlalu percaya diri tanpa rencana stop-loss, trader Long dapat menghadapi likuidasi hingga US$98 juta jika ZEC turun ke US$295 pekan ini.

Analisis terbaru BeInCrypto menunjukkan bahwa ZEC tetap berada dalam tren tuurn yang lebih luas setelah reli FOMO sebelumnya. Struktur teknikalnya terus menyerupai pola bubble.

Sponsored
Sponsored

2. Aster (ASTER)

Aster, salah satu derivatif DEX terkemuka di BNB Chain, mendapatkan manfaat dari lonjakan aktivitas trading selama booming Perpetual DEX pada September. Namun, harganya telah turun lebih dari 60% dan kini berfluktuasi di bawah US$1.

Peta likuidasi membeberkan bahwa total volume likuidasi aktif untuk posisi Short melebihi posisi Long. Meski demikian, para penjual Short dapat menghadapi risiko signifikan pekan ini.

ASTER Exchange Liquidation Map. Source: Coinglass
Peta Likuidasi ASTER Exchange | Sumber: Coinglass

Sebagai informasi, Aster baru saja mengumumkan program accelerated buyback (program buyback yang dipercepat) yang dimulai 8 Desember 2025. Laju buyback harian baru sekitar US$4 juta, naik dari sebelumnya US$3 juta.

Perkembangan ini dapat mendukung kenaikan harga pekan ini. Jika ASTER naik ke US$1,07, total volume likuidasi di sisi Short dapat melampaui US$32 juta.

Secara teknikal, analis juga mencatat bahwa harga telah mencapai zona support kuat dan telah break di atas garis tren satu bulan.

Sponsored
Sponsored

3. Bittensor (TAO)

Peta likuidasi untuk Bittensor (TAO) menunjukkan ketidakseimbangan parah. Volume likuidasi pada sisi Long jauh melebihi sisi Short.

Seumpama TAO turun ke US$243,50, trader Long dapat menghadapi hampir US$17 juta kerugian. Sebaliknya, kenaikan ke US$340 dapat melikuidasi sekitar US$5 juta posisi Short.

TAO Exchange Liquidation Map. Source: Coinglass
Peta Likuidasi TAO Exchange | Sumber: Coinglass
Sponsored
Sponsored

Mengapa begitu banyak trader bertaruh pada Long? Banyak yang mengantisipasi kenaikan harga menjelang halving TAO yang pertama.

Menurut BeInCrypto, sekitar 14 Desember, halving pertama Bittensor akan mengurangi penerbitan harian dari 7.200 TAO menjadi 3.600 TAO setelah total pasokan mencapai 10,5 juta.

“Pengurangan pasokan ini akan menurunkan emisi kepada partisipan jaringan dan meningkatkan kelangkaan TAO. Sejarah Bitcoin menunjukkan bahwa berkurangnya pasokan dapat meningkatkan nilai jaringan meskipun reward lebih kecil, karena keamanan jaringan dan nilai pasar telah menguat melalui empat siklus halving berturut-turut. Demikian pula, halving pertama Bittensor menandai tonggak penting dalam pematangan jaringan saat ia bergerak menuju batas pasokan 21 juta token,” terang Grayscale.

Laporan Grayscale telah memperkuat sentimen bullish di kalangan trader Long. Tanpa rencana stop-loss yang ketat, efek “sell-the-news” dapat memicu gelombang likuidasi yang masif.

Terlebih, pekan kedua Desember merupakan pekan ketika Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan suku bunga. Secara historis, pengumuman ini membawa dampak pasar jauh lebih besar daripada sebagian besar berita internal kripto. Bahkan jika trader berhasil memprediksi langkah The Fed dengan benar, mereka tetap bisa gagal menghindari volatilitas ekstrem yang memicu likuidasi baik untuk posisi Long maupun Short.

Bagaimana pendapat Anda tentang analisis dan prediksi altcoin yang terancam likuidasi masif di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori