Saham Allbirds Reli Hingga 700% Karena Beralih ke AI, Tapi Mirip dengan Gagalnya Rencana Treasury Kripto

  • Saham Allbirds melonjak 700% setelah meninggalkan bisnis sepatu untuk rebranding AI compute.
  • Perusahaan farmasi mencoba strategi yang sama dengan treasury aset kripto dan merugi besar.
  • Helius Medical dan Nakamoto sekarang diperdagangkan di kisaran harga saham receh setelah pivot yang serupa.
Promo

Saham Allbirds (BIRD) melonjak lebih dari 700% pada 15 April setelah perusahaan tersebut mengumumkan akan meninggalkan bisnis sepatu sepenuhnya dan beralih ke infrastruktur komputasi AI. Strategi ini mungkin terasa sudah pernah terjadi sebelumnya.

Kurang dari setahun lalu, gelombang perusahaan farmasi yang sedang kesulitan juga melakukan hal yang sama dengan berpindah ke aset kripto. Sebagian besar saham perusahaan itu sejak saat itu telah terpuruk.

Disponsori
Disponsori

Dari Merek Sepatu Mati ke Euforia Pasar 700% dalam Satu Hari

Allbirds, yang sebelumnya pernah bernilai US$4 miliar setelah IPO pada tahun 2021, menjual merek sepatunya ke American Exchange Group hanya seharga US$39 juta pada Maret lalu.

Sisa perusahaan mengamankan fasilitas pembiayaan konversi senilai US$50 juta dan berencana melakukan rebranding menjadi NewBird AI, dengan menawarkan penyewaan GPU untuk para pengembang yang menghadapi kekurangan komputer.

“NewBird AI berencana menggunakan modal awal dari Fasilitas ini untuk membeli aset GPU berkinerja tinggi, yang nantinya akan digunakan untuk melayani pelanggan yang membutuhkan akses komputasi AI khusus,” tulis kutipan dalam siaran pers tersebut.

Setelah pengumuman tersebut, harga saham Allbirds, BIRD, reli lebih dari 700%, dan punya potensi untuk naik lebih tinggi lagi seiring permintaan yang meningkat terus mendorong harga ke puncak lokal baru.

Performa Saham Allbirds (BIRD)
Performa Saham Allbirds (BIRD) | Sumber: TradingView

Penting untuk dicatat, perusahaan ini tidak memiliki rekam jejak di bidang hardware, data center, atau layanan cloud. Kedua kesepakatan tersebut juga masih memerlukan persetujuan pemegang saham pada rapat khusus 18 Mei mendatang.

Melihat kondisi ini, para analis mengamati adanya ketidaksesuaian antara pergerakan harga saham dan kondisi bisnis di belakangnya.

Disponsori
Disponsori

“Rasanya pasar justru menghargai apa yang bisa terjadi, bukan apa yang sedang terjadi … Tidak ada yang berubah secara operasional dalam semalam. Hanya ceritanya yang berubah. Sepatu → mati. AI → hidup,” komentar analis Kyle Doops.

Crypto Sudah Melakukan Ini Lebih Dulu

Pada tahun 2025, setidaknya empat perusahaan medis meninggalkan bisnis inti mereka untuk berubah menjadi perusahaan kas aset kripto.

  • Helius Medical berubah nama menjadi Solana Company dan berhasil mengumpulkan US$500 juta untuk kas SOL.
  • Kindly MD melakukan merger dengan Nakamoto Holdings untuk menyimpan kepemilikan Bitcoin (BTC).
  • MEI Pharma berganti nama menjadi Lite Strategy, dengan menjadikan Litecoin (LTC) sebagai aset cadangan mereka.

Saham-saham tersebut sempat naik tajam setelah pengumuman. Namun, kisah selanjutnya ternyata berbeda. Helius Medical pernah mencapai harga sekitar US$25 di puncak dan kini tinggal di kisaran US$2,31.

Nakamoto jatuh ke US$0,22 dan kini sedang berupaya melakukan reverse stock split agar terhindar dari delisting Nasdaq. Lite Strategy diperdagangkan di US$1,10 dengan kapitalisasi pasar kurang lebih US$40 juta.

Performa Harga Solana Company (HSDT), Nakamoto (NAKA), dan Lite Strategy (LITS)
Performa Harga Solana Company (HSDT), Nakamoto (NAKA), dan Lite Strategy (LITS) | Sumber: TradingView

Hype yang Sama, Label Berbeda

Pendiri Master Ventures, Kyle Chassé, menyebutnya sebagai “efek AI”, dan menilai bahwa ini sepertinya baru permulaan saja.

“Ini adalah efek AI. Allbirds mengumumkan peralihan dari bisnis sepatu ke AI dan langsung naik 700% dalam satu hari. Tidak menutup kemungkinan perusahaan lain akan memulai langkah serupa,” papar Chassé.

Pola ini memang berulang. Perusahaan yang inti bisnisnya gagal, menjual operasinya, lalu mengganti narasi mengikuti tren terpanas, dan kemudian harga sahamnya melejit.

Pada kasus kas aset kripto, kenaikan tersebut menghilang ketika pasar mulai menuntut aksi nyata.

Kebutuhan akan komputasi AI memang nyata, namun demikian kebutuhan terhadap Bitcoin, Ethereum, dan Solana (SOL) juga benar-benar nyata.

Apakah NewBird AI bisa mematahkan pola atau justru mengikuti tren lama mungkin bergantung pada apakah dana US$50 juta cukup untuk bersaing di pasar yang dikuasai para hyperscaler yang menggelontorkan dana miliaran.

“Saya berharap orang-orang Allbirds berhasil saat mereka mencoba beralih ke GPU. Mungkin saja mereka bisa. Tapi saya melihat ini sebagai tanda pasti pertama bahwa semuanya sudah kelewat batas. Sungguh lucu dan menggelikan mereka ini,” tulis Jim Cramer.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori