Kembali

Drawdown Altcoin Melebihi Bear Market Terakhir, 40% Mendekati Level Terendah Sepanjang Masa

Pilih kami di Google
author avatar

Ditulis oleh
Kamina Bashir

editor avatar

Diedit oleh
Harsh Notariya

31 Maret 2026 14.28 WIB
  • Lebih dari 40% altcoin sekarang diperdagangkan di atau mendekati level terendah sepanjang masa, melebihi bear market sebelumnya.
  • Oversupply token melebihi 47 juta sedang mengencerkan likuiditas dan melemahkan permintaan altcoin.
  • CIO Bitwise Matt Hougan mengatakan siklus altcoin season tradisional sudah berakhir.
Promo

Lebih dari 40% altcoin kini diperdagangkan di atau dekat level terendah sepanjang masa pada Maret 2026, menurut analis Darkfost. Angka ini melebihi puncak bear market sebelumnya yang mencapai sekitar 38%.

Data ini menandai penurunan altcoin terdalam yang pernah tercatat selama siklus kali ini. Ketegangan geopolitik dan volatilitas ekonomi makro terus membebani aset berisiko di seluruh pasar keuangan.

“Pasar kripto terus mengalami tekanan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik dan volatilitas yang timbul di seluruh pasar keuangan. Altcoin yang paling mengalami tekanan. Mereka belum pernah mengalami beban sebesar ini selama siklus ini,” ujar dia.

Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terkini secara langsung

Disponsori
Disponsori
Altcoin Dekati Level Terendah Sepanjang Masa di 2026
Altcoin Dekati Level Terendah Sepanjang Masa di 2026 | Sumber: X/Darkfost

Darkfost juga menyoroti adanya masalah struktural di luar kondisi tersebut. Jumlah aset kripto kini sudah melampaui 47 juta.

Solana (SOL) saja sudah memiliki lebih dari 22 juta token. Base menyumbang lebih dari 18 juta, dan BNB Smart Chain menambah 4 juta token lainnya. Ledakan penciptaan token ini menyebabkan modal tersebar tipis di pasar yang sudah jenuh.

Akibatnya terjadi pelarutan likuiditas yang parah. Karena permintaan investor tidak mampu mengimbangi pasokan, banyak altcoin mungkin akan kesulitan menarik tekanan beli yang berkelanjutan

“Jumlah aset kripto yang sangat besar ini langsung menyebabkan pelarutan likuiditas, sehingga membuat altcoin semakin rapuh seiring waktu. Hal ini membantu menjelaskan mengapa kita saat ini melihat rekor tingkat underperformance,” terang dia.

Meskipun begitu, Darkfost menuturkan bahwa underperformance yang ekstrem bisa menjadi titik masuk. Investor yang dapat menemukan proyek-proyek tangguh di tengah aksi jual, mungkin saja menemukan peluang menarik.

Sebelumnya, Chief Investment Officer Bitwise Asset Management, Matt Hougan, memberikan penilaian struktural. Ia memaparkan pola rotasi klasik, di mana modal bergerak dari Bitcoin (BTC) ke Ethereum (ETH) lalu ke token spekulatif, kini tidak lagi berjalan.

“Saya rasa kita tidak akan melihat efek naik bersama gelombang pasar. Kemungkinan, kita akan menyaksikan altcoin season yang tidak tradisional,” papar Hougan.

Hougan memprediksi siklus-siklus mendatang hanya akan memberi imbal hasil kepada proyek-proyek yang punya daya tarik nyata di dunia nyata, bukan hanya momentum spekulasi.

Langganan channel YouTube kami untuk menyaksikan para pemimpin dan jurnalis membagikan wawasan terbaik mereka

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori