Kembali

3 Altcoin Hadapi Risiko Likuidasi Tinggi di Pekan Terakhir Januari

author avatar

Ditulis oleh
Nhat Hoang

editor avatar

Diedit oleh
Oihyun Kim

26 Januari 2026 16.33 WIB
  • Ketakutan ekstrem kembali saat posisi short mendominasi, sehingga meningkatkan risiko likuidasi pada beberapa altcoin tertentu.
  • Imbalance ETH dan LINK menunjukan bahwa reli bisa melikuidasi posisi short bernilai miliaran.
  • Reli eksplosif RIVER, pasokan yang terkonsentrasi, dan posisi long yang besar meningkatkan ancaman likuidasi sisi bawah.
Promo

Sentimen “ketakutan ekstrem” telah kembali mewarnai pasar di minggu terakhir Januari. Suasana ini menyebabkan posisi short mendominasi. Namun, sejumlah data menunjukkan beberapa altcoin berpotensi memicu likuidasi besar-besaran yang didorong oleh faktor khusus masing-masing.

Minggu ini, altcoin seperti Ethereum (ETH), Chainlink (LINK), dan River (RIVER) bisa sama-sama menyebabkan hampir US$5 miliar likuidasi. Berikut alasannya.

Sponsored
Sponsored

1. Ethereum (ETH)

Peta likuidasi Ethereum selama 7 hari terakhir menunjukkan ketidakseimbangan yang serius antara potensi total likuidasi posisi short dan long.

Secara khusus, jika ETH naik kembali ke US$3.200 minggu ini, para penjual short bisa terkena kerugian likuidasi lebih dari US$4,8 miliar.

ETH Exchange Liquidation Map. Source: Coinglass
Peta Likuidasi ETH di Exchange | Sumber: Coinglass

Ada alasan kuat mengapa para trader harus tetap waspada. Analis CW, menggunakan data Ethereum Whale vs. Retail Delta, menunjukkan bahwa whale telah kembali memegang kendali ETH selama seminggu terakhir. Metode pengukuran ini telah berubah dari negatif menjadi positif dan terus naik secara tajam.

Ethereum Whale vs Retail Delta. Source: Coinglass
Ethereum Whale vs Retail Delta | Sumber: Coinglass

“Investor ritel sedang terlikuidasi, sementara whale terus menambah posisi long mereka. Mereka yang paling dirugikan dari penurunan ini ya investor ritel. Whale akan terus menciptakan ketakutan hingga mereka menyerah,” ujar analis CW .

Laporan terbaru dari BeInCrypto juga memperlihatkan bahwa saat ETH turun ke bawah US$3.000, banyak whale justru meningkatkan akumulasi mereka. Pola ini bisa mendukung rebound serta menyebabkan kerugian besar bagi posisi short.

Sponsored
Sponsored

2. Chainlink (LINK)

Layaknya ETH, LINK juga mengalami ketidakseimbangan pada peta likuidasinya. Sentimen negatif di market altcoin pada akhir Januari telah mendorong trader derivatif menambah modal dan leverage ke posisi short LINK.

Akibatnya, para trader ini akan menanggung kerugian lebih besar jika LINK pulih. Jika LINK naik kembali ke US$13 minggu ini, total potensi likuidasi kumulatif posisi short dapat melampaui US$40 juta.

Peta Likuidasi LINK di Exchange | Sumber: Coinglass

Sementara itu, data exchange menunjukkan cadangan LINK mencapai titik terendah bulanan baru di Januari menurut CryptoQuant. Grafik memperlihatkan bahwa meskipun harga turun, para investor tetap mengakumulasi LINK dan menariknya dari exchange. Perilaku ini mencerminkan kepercayaan jangka panjang terhadap aset tersebut.

LINK Exchange Reserve. Source: CryptoQuant.
Cadangan LINK di Exchange | Sumber: CryptoQuant.

Selain itu, data dari platform analitik on-chain Santiment mengidentifikasi LINK sebagai salah satu altcoin yang undervalued setelah penurunan market baru-baru ini.

Sponsored
Sponsored

Jika tekanan akumulasi semakin kuat sementara harga menurun, rebound tak terduga bisa saja terjadi. Gerakan seperti ini akan meningkatkan risiko likuidasi untuk penjual short LINK di minggu ini.

3. River (RIVER)

River adalah protokol decentralized finance (DeFi) yang membangun sistem stablecoin chain-abstraction. Sistem ini memungkinkan pengguna menyetor jaminan di satu blockchain dan mengakses likuiditas di blockchain lain tanpa menggunakan bridge atau aset wrapped.

Kapitalisasi pasar RIVER bergerak berlawanan dengan tren market dan telah mencapai rekor baru di atas US$1,6 miliar. Hanya sebulan lalu, market cap-nya masih di bawah US$100 juta.

Kenaikan pesat ini membuat banyak trader mengalami FOMO. Akibatnya, posisi long kini mendominasi, yang berpotensi menimbulkan risiko likuidasi besar di sisi long.

Sponsored
Sponsored
RIVER Exchange Liquidation Map. Source: Coinglass
Peta Likuidasi RIVER Exchange | Sumber: Coinglass

Jika RIVER bergerak berlawanan dari ekspektasi dan turun di bawah US$60 minggu ini, posisi long bisa mengalami kerugian likuidasi hingga US$35 juta.

Apakah skenario ini mungkin? Data on-chain memberikan beberapa sinyal peringatan. Data Etherscan menunjukkan bahwa lima wallet teratas River menguasai lebih dari 96,6% total suplai, menandakan konsentrasi yang sangat ekstrem.

TOP 5 RIVER Token Holders. Source: Etherscan
5 Holder Token RIVER Teratas | Sumber: Etherscan

“Itu dikendalikan oleh orang dalam, itu saja cuitannya. Terus manipulasi saja. Awalnya dari MYX, COAI, AIA lalu akhirnya hampir nol. Hati-hati,” ujar investor Honey .

Walaupun beberapa investor masih optimistis RIVER segera tembus US$100, sebagian lainnya mulai mengungkapkan keraguan dan khawatir akan terjadinya pembalikan harga. Pembalikan seperti ini bisa memicu risiko likuidasi signifikan pada posisi long RIVER.

Beberapa altcoin ini menunjukkan dinamika pasar yang berbeda di ruang altcoin pada akhir Januari. Analis secara umum sepakat bahwa pasar altcoin makin selektif. Hanya aset yang menarik minat institusi yang kemungkinan besar bisa mempertahankan arus modal masuk dan pertumbuhan jangka panjang.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori