Kembali

Michaël van de Poppe jelaskan kenapa sebagian besar altcoin sepertinya tidak akan bertahan sampai 2026

author avatar

Ditulis oleh
Kamina Bashir

editor avatar

Diedit oleh
Harsh Notariya

30 Desember 2025 16.07 WIB
  • Van de Poppe peringatkan kebanyakan altcoin mungkin tidak bertahan hingga 2026.
  • Bear market berkepanjangan dan persaingan yang makin ketat mempercepat terjadinya shakeout altcoin.
  • Hanya proyek dengan pertumbuhan nyata yang bisa bertahan dalam jangka panjang.
Promo

Analis aset kripto Michaël van de Poppe memperingatkan bahwa mayoritas altcoin mungkin tidak akan bertahan hingga 2026, karena kinerja struktural yang buruk, persaingan yang semakin tinggi, dan ekonomi token yang tidak tepat.

Pandangan ini muncul di tengah ketidakpastian yang meningkat terkait arah pasar aset kripto di 2026. Meskipun banyak analis memprediksi penurunan berkepanjangan, beberapa lainnya menuturkan kondisi justru bisa mendukung reli bull market yang baru.

Sponsored
Sponsored

Guncangan Altcoin di 2026: Mengapa Banyak Token Bisa Gagal, tapi Beberapa Bisa Bertahan

Dalam video YouTube terbaru, Van de Poppe menyampaikan bahwa anggapan bahwa “altcoin selalu kembali” merupakan pandangan yang berbahaya. Ia menilai, setahun terakhir menjadi saat yang berat karena mayoritas altcoin justru tampil lebih buruk daripada tahun 2022.

“Ini sudah menjadi tahun bear market yang berat karena sebagian besar altcoin turun sekitar 90%. Dan menurut saya, kebanyakan dari mereka tidak akan pernah pulih lagi,” ujar Van de Poppe.

Sang analis juga memaparkan berbagai alasan mengapa banyak altcoin kemungkinan akan menghadapi tantangan di tahun berikutnya. Salah satu alasan utama adalah tokenomics yang buruk dan manajemen keuangan yang kacau. Menurut Van de Poppe,

“Alasan utama mengapa kebanyakan altcoin tidak akan bertahan adalah karena para founder gagal mengelola keuangan, gagal mengatur tokenomics, atau mereka mengalami penurunan yang terlalu besar hingga tidak mungkin bisa pulih lagi.”

Penurunan pasar yang berlangsung lama juga menjadi faktor krusial. Analis tersebut menyebut situasi ini sebagai “bear market terpanjang” sepanjang sejarah aset kripto. Van de Poppe membandingkan kondisi sekarang dengan masa setelah gelembung dot-com pecah.

“Jika kita melihat kejatuhan setelah gelembung dot-com, hampir semua proyek atau perusahaan yang membangun internet pada masa itu tidak pernah kembali,” terang Van de Poppe.

Sponsored
Sponsored

Kemajuan teknologi yang pesat juga ikut mengubah persaingan di sektor ini. Dengan mengambil contoh dari proyek-proyek generasi awal, analis menjelaskan bahwa solusi baru yang lebih efisien sudah banyak menggantikan altcoin yang dibangun selama siklus sebelumnya.

Dalam beberapa kasus, masalah-masalah yang dulu ingin dipecahkan oleh proyek tersebut kini sudah tidak relevan, sehingga altcoin tersebut kehilangan relevansi dan potensi jangka panjangnya. Adopsi institusi, walaupun membawa kabar baik bagi industri aset kripto, justru bisa semakin menekan proyek-proyek kecil.

“Jika kita ambil contoh Neo tahun 2017, sekarang sudah ada solusi yang jauh lebih bagus untuk masalah yang ingin mereka pecahkan…. dengan masuknya institusi, dampaknya akan positif untuk seluruh industri, tapi justru negatif bagi tim-tim kecil yang tidak mampu bersaing,” tambah Van de Poppe.

Meski memperingatkan bahwa mayoritas altcoin akan gagal di 2026, analis ini menegaskan bahwa masih ada beberapa altcoin yang berpotensi bertahan. Berdasarkan kerangka yang dia gunakan, altcoin yang paling mungkin bertahan adalah yang menunjukkan perbedaan antara performa harga dengan pertumbuhan fundamental.

Ia menjelaskan bahwa proyek dengan aktivitas on-chain meningkat, total value locked (TVL) yang naik, volume transaksi yang terus bertambah, dan pendapatan fee yang tumbuh—walau harga token lemah atau menurun—berpotensi menjadi altcoin yang bisa bertahan jangka panjang. Ia menyoroti Arbitrum, Aave, dan NEAR sebagai contohnya.

“Harga Arbitrum saat ini sudah menyentuh level terendah baru dibandingkan periode sebelumnya, padahal pertumbuhan ekosistemnya naik hampir 200% pada periode yang sama. Itulah di mana kamu bisa menemukan altcoin- altcoin potensial,” papar Van de Poppe.

Pandangan ini sejalan dengan pandangan industri yang lebih luas bahwa altcoin season secara masif sepertinya tidak akan terjadi, dan hanya beberapa aset terpilih yang akan mendapat manfaat sesuai dengan perkembangan pasar yang semakin matang.

Dengan demikian, jurang antara altcoin yang bisa bertahan dan yang gagal akan semakin melebar pada siklus berikutnya. Walau penyisihan ini bisa menimbulkan kerugian jangka pendek, pada akhirnya langkah ini justru memperkuat ekosistem aset kripto dengan memusatkan nilai pada proyek-proyek yang lebih solid dan mendasar.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori