Bitcoin rontok di bawah US$110.000 pada akhir Agustus, dan fear and greed index bergeser ke zona ketakutan. Penulis kanal YouTube Coin22 meyakini bahwa pasar kini sedang mengulang skenario tahun-tahun sebelumnya. Ia melihat adanya peluang untuk entry atau posisi beli yang menguntungkan di tengah koreksi harga saat ini.
Kami sajikan apa yang, menurut sang penulis video, menanti pasar crypto, serta apa yang kemungkinan terjadi pada Bitcoin apabila sejarah memang benar terulang kembali.
Harga Bitcoin Tertekan
Pada pekan terakhir Agustus, harga Bitcoin anjlok di bawah US$110.000, kembali ke levelnya sebulan yang lalu. Fear and greed index berada di level 47, mencerminkan meningkatnya kehati-hatian di kalangan investor.
Menurut Coin22, ini adalah skenario yang biasa terjadi: pidato Ketua The Fed Jerome Powell di Jackson Hole biasanya memicu pertumbuhan jangka pendek, lalu disusul koreksi. Pada Agustus, pasar merespons serupa: pengumuman kesiapan pemangkasan suku bunga mendorong pertumbuhan, disusul dengan aksi ambil untung.
Tekanan tambahan pada pasar datang dari:
- Transfer dari wallet lama sebanyak 24.000 BTC senilai sekitar US$3 miliar.
- Aksi jual oleh pemain besar dan sebagian modal dipindahkan ke Ethereum.
- Likuiditas rendah di akhir pekan dan pertumbuhan cadangan di exchange.
Ia yakin pemangkasan suku bunga The Fed bisa memicu siklus pertumbuhan baru bagi aset crypto. Menurut sejumlah prediksi, kembalinya suku bunga ke nol bahkan bukan mustahil terjadi pada 2025, yang akan menjadi pendorong kuat bagi pasar. Oleh karena itu, menurut Coin22, investor sebaiknya memperhatikan lebih dekat peluang membeli koin-koin yang menjanjikan.
Ethereum Perkuat Posisi
Di tengah melemahnya Bitcoin, minat pada Ethereum justru memuncak. Pangsa koin ini telah mencapai 15 persen, level tertingginya dalam setahun terakhir. Sejumlah reksa dana besar giat membeli koin ini, sementara stok di exchange terjun bebas ke level minimum, yang bisa menimbulkan kelangkaan pasokan dan pada gilirannya kenaikan harga.
Level beli kunci: US$3.800, US$3.400, dan US$3.000.
Solana dan Minat Institusional
Reksa dana institusional, termasuk Pantera Capital, berencana menginvestasikan hingga US$1,2 miliar di Solana. Dukungan dari pemain raksasa semacam ini berpotensi secara signifikan mengurangi pasokan di pasar dan memperkuat posisi aset yang bersangkutan.
Dari segi teknikal, level US$180 penting sebagai zona risiko likuidasi, sementara resistance berada di kisaran US$206–232.
XRP dan Potensi Pertumbuhan
XRP masih kesulitan untuk bertahan di atas level US$3. Koin ini telah amblas 20 persen sejak puncaknya pada Juli, tetapi investor jangka panjang mulai kembali memborong aset ini, dengan akumulasi lebih dari US$600 juta.
Apabila level US$2,95 mampu bertahan, ada potensi pertumbuhan menuju level US$4 atau lebih tinggi.
Chainlink dan Prospek Baru
Bitwise telah mengajukan permohonan ke SEC AS untuk meluncurkan ETF berbasis Chainlink pertama di AS. Belum lagi, ada pendorong tambahan berupa kemitraan dengan SBI Group dari Jepang serta kolaborasi dengan perusahaan global.
Level permintaan kunci untuk LINK berada di US$20, US$18, dan US$17.
Stellar dan Sui
Stellar (XLM) terkoreksi setelah reli 100% pada Juli dan kini terkonsolidasi di level support US$0,32–0,27.
Sui mempertahankan tren naik, tetapi kemungkinan terjadi koreksi ke level sekitar US$2,5.
Kesimpulan
Coin22 meyakini bahwa koreksi saat ini membuka peluang jangka panjang untuk akumulasi. Ia menyarankan untuk memantau level-level kunci dari koin-koin fundamental, memanfaatkan penurunan harga untuk membeli, serta menilai prospeknya setidaknya beberapa bulan ke depan.
Bagaimana pendapat Anda tentang rekomendasi level entry untuk sederet altcoin populer di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!
Penyangkalan
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.
