Arbitrum (ARB) diperdagangkan di harga US$0,0929, turun 3,53% hari ini dan kini hanya kurang dari setengah persen di atas level terendah sepanjang masa, yaitu US$0,0883.
Pada pertengahan Maret, penjual kembali mengendalikan pasar setelah percobaan pemulihan yang gagal. Kini, dua indikator berbeda menunjuk ke arah yang sama.
Holder Arbitrum Menjual dengan Rugi
Data Network Realized Profit/Loss dari Santiment menunjukkan holder ARB terus menjual dengan posisi rugi sepanjang Februari hingga Maret. Peristiwa rugi terbesar terjadi sekitar 22 Februari, saat metrik ini turun tajam ke wilayah negatif.
Pemulihan singkat sempat mendorong harga di atas US$0,11 pada pertengahan Maret. Tapi, penjual langsung muncul lagi. Jaringan kembali mencatat kerugian, dengan pembacaan terbaru hampir -US$619.000.
Pola ini penting, sebab holder yang tak bisa keluar dengan untung saat pemulihan Maret kini memilih melepas posisi dengan rugi. Jenis aksi jual rugi terus-menerus seperti ini biasanya menandai keberlanjutan tren, bukan pembalikan.
Mau dapat insight token lain seperti ini? Daftar di Daily Crypto Newsletter Editor Harsh Notariya di sini.
Meski data on-chain cenderung bearish, Chaikin Money Flow (CMF) sempat pulih sepanjang sebagian besar Maret. Nilai indikator ini bertahan mendekati nol antara 26 Februari hingga 18 Maret, yang menandakan tidak ada akumulasi ataupun distribusi berarti.
Keseimbangan itu kini sudah pecah ke bawah. CMF berada di -0,08 pada 22 Maret. Angka ini sama seperti akhir Februari, sesaat sebelum token ini terjun ke level yang lebih rendah.
Terakhir kali CMF turun ke level ini, harga Arbitrum sempat di kisaran US$0,094 hingga US$0,099. Setelah itu, harganya makin turun. Jika pembacaan tetap di bawah -0,10 secara berkelanjutan, kemungkinan besar harga akan menuju rekor terendah sepanjang masa.
Harga ARB Akan Cetak Sejarah Lagi
Harga Arbitrum mencatat penurunan sebesar 15,76% dari zona distribusi US$0,11 dan sudah mencapai target di sekitar US$0,0928. Saat ini, harga bergerak tepat di level tersebut, di mana hanya rekor terendah sepanjang masa di US$0,0883 yang ada di bawahnya.
Catatan penurunan kedua di grafik memberi proyeksi penurunan tambahan -4,99% dari harga saat ini, langsung menargetkan US$0,0883. Level ini sejajar dengan Fibonacci extension 1,0 di US$0,0887—sebagai batas bawah rentang yang dipakai untuk mengukur pemulihan bulan Maret.
Jika penutupan harian berada di bawah US$0,0929, maka tidak ada support berarti sebelum menyentuh US$0,0883. Level Fibonacci 0,786 di US$0,0947 pun sudah ditembus dan kini justru menjadi resistance di atas harga saat ini.
Untuk membalikkan struktur ini, ARB perlu penutupan harian kembali ke atas US$0,0994 — level Fibonacci 0,618.
Token unlock besar berikutnya untuk Arbitrum dijadwalkan pada 16 April 2026, yang akan menambah tekanan suplai dalam waktu dekat. Tanpa pemicu dari pasar secara luas, target harga terdekat sepertinya adalah rekor terendah sepanjang masa.