Harga saham BitMine turun ke sekitar US$19 pada saat berita ini ditulis, 6 Maret, setelah turun lebih dari 6% seiring Ethereum kembali berada di bawah US$2.000.
Penurunan harga BitMine memperpanjang aksi jual yang sudah dimulai sejak 4 Maret, dengan BMNR kini turun lebih dari 12% dari level tertingginya baru-baru ini. Selama enam bulan terakhir, saham ini masih melemah sekitar 53%. Tapi pelemahan yang terkait ETH ini sepertinya punya beberapa alasan lain di luar sekadar level harga.
Descending Channel Menahan Harga Saham BitMine, tapi Ada Satu Hal Penting
Sejak 10 Desember, harga saham BitMine terus bergerak dalam channel menurun di grafik harian. Garis tren atas sudah beberapa kali menahan laju harga ke atas, sementara batas bawah belum menembus ke bawah, sehingga struktur bearish tetap terjaga.
Awal pekan ini, kenaikan Ethereum di atas US$2.100 membawa BMNR mendekati batas atas channel tersebut. Tapi karena ETH kini kembali di bawah US$2.000, pergerakan itu telah sepenuhnya berbalik, dan saham pun semakin menurun.
Yang membedakan setup ini dari tren turun biasa adalah aset dasar di bawahnya. BitMine mengantongi 4,474 juta ETH— sekitar 3,71% dari total pasokan — plus US$868 juta dalam bentuk kas dan aset lain. Artinya, nilai aset bersih atau net asset value (NAV) mereka sekitar US$22,50 per saham dengan harga ETH sekarang.
Rasio harga terhadap nilai buku (price-to-book ratio) tercatat 0,85x per 4 Maret (kuartal terbaru/MRQ), menunjukkan diskon sekitar 15% di bawah nilai buku. Rasio price-to-book membandingkan harga saham dengan nilai aset perusahaan per lembar saham.
Tapi NAV bukanlah batas bawah yang mutlak — nilainya bisa berubah sesuai harga Ethereum. Jika ETH anjlok ke US$1.800, NAV turun jadi sekitar US$20, sehingga diskonnya hampir habis. Jika ETH ke US$1.500, NAV ada di kisaran US$17, bahkan level teknikal kunci (yang dibahas di bawah) berada di atas harga buku. Diskon ini hanya bertahan jika harga Ethereum bertahan.
Jika jarak diskon ini makin lebar, semakin kuat juga argumen nilai murah untuk investor institusi yang mencari eksposur ETH diskon melalui saham BitMine, lengkap dengan yield tambahan. Para institusi pun sudah mengamati fenomena diskon ini, yang terbukti di bagian selanjutnya. Tapi sebelum itu, berikut ancaman terbaru untuk harga BMNR.
Hidden Bearish Divergence Dorong Aksi Jual — Tapi Money Flow Ceritakan Kisah Berbeda
Antara 24 November sampai 4 Maret, harga BMNR membentuk lower high, sementara relative strength index (RSI), yaitu indikator momentum, justru mencetak higher high. Ini adalah hidden bearish divergence, yaitu sinyal lanjutan tren turun, yang mengindikasikan penjualan lebih lanjut. Sinyal ini muncul pada 4 Maret, dan koreksi sudah melebihi 12%. RSI kini ada di level 41,10, turun di bawah zona netral tanpa tanda pembalikan arah.
Ingin insight seperti ini? Daftar ke Newsletter Crypto Harian Editor Harsh Notariya di sini.
Walau harga turun, modal institusi diam-diam justru mengalir masuk. Sejak 14 Januari sampai 3 Maret, Chaikin Money Flow (CMF), yang menjadi pengukur minat institusi, cenderung naik saat harga malah terus turun. Bullish divergence ini menandakan akumulasi dana besar selama pelemahan harga, sepertinya mengincar diskon terkait NAV.
CMF menembus di atas garis nol sebentar pada 2 Maret, tepat ketika BitMine mengumumkan pembelian 50.928 ETH senilai sekitar US$98 juta. Saat ini, nilainya 0,07; masih positif dan terus cenderung naik, meski harga makin melemah.
Kontras dua sinyal tersebut menjadi cerita utama saat ini. Divergensi bearish menekan harga makin turun karena momentum. Sementara itu, CMF menandakan pelaku besar justru memborong. Mereka nampaknya memantau diskon NAV yang lebih dalam dan mulai masuk secara perlahan namun kuat.
Tapi Apa yang Sebenarnya Dipantau oleh Pemain Besar?
Seperti telah disebutkan sebelumnya, jika harga ETH melemah, diskon yang terhubung dengan NAV akan perlahan-lahan hilang. Jadi, jika diskon itu sendiri tidak makin menarik saat harga turun, lalu apa yang benar-benar menarik dana institusional masuk? Yang mereka lihat selain eksposur terhadap ETH mungkin adalah pendapatan dari staking.
BitMine memiliki 3,04 juta ETH yang di-stake dengan imbal hasil 2,86%, sehingga menghasilkan pendapatan tahunan sebesar US$172 juta. Ketika jaringan validator MAVAN diluncurkan, yang masih dijadwalkan pada kuartal pertama 2026, angka tersebut akan meningkat menjadi US$253 juta, atau sekitar US$0,56 per saham setiap tahun.
Berbeda dengan channel, divergensi, atau NAV itu sendiri, pendapatan staking tidak menyusut saat Ethereum turun. Pendapatan tersebut tetap tumbuh meski harga spot turun. Inilah yang membuat saham BitMine secara struktural berbeda dengan MSTR, di mana Bitcoin sama sekali tidak menghasilkan yield dan tidak ada penopang apa pun ketika harga turun.
US$18 Adalah Titik Menarik untuk Harga Saham BitMine
Di harga US$19, saham BitMine berada hanya 6% di atas level teknikal penting di US$18. Jika penutupan harian berada di bawah level tersebut, target penurunan berikutnya adalah US$15.
Tapi US$18 juga merupakan zona di mana perhitungan NAV mulai benar-benar diperhatikan. Pada harga ini, dengan ETH mendekati US$2.000, saham tersebut akan diperdagangkan dengan diskon sekitar 20% dari nilai buku, selama harga ETH tidak turun lebih dalam. Inilah celah yang bisa menarik pembeli institusional yang sudah bersabar menunggu sinyal CMF, karena mereka tergiur dengan diskon dan arus kas hasil staking sebesar US$0,56 per saham setiap tahunnya.
Di sisi atas, US$22 adalah level yang bisa mengubah segalanya. EMA 20 berada sedikit di bawahnya dan terus menjadi resistance setiap kali harga memantul. EMA terakhir berhasil ditembus sekitar 13 Januari, yang kemudian memicu reli sekitar 10%. Jika berhasil menembus US$22, saham ini akan melewati EMA dan juga level teknikal penting di mana NAV, moving average, dan zona atas channel berkumpul.
Pada saat berita ini ditulis, divergensi bearish masih sangat terasa sementara CMF tetap positif meski masih belum menunjukkan urgensi. Pemicu berikutnya adalah update pembelian ETH mingguan BitMine yang diperkirakan akan keluar sekitar 9 Maret.
Tapi secara umum, struktur harga ETH juga akan berpengaruh pada harga saham BitMine.