Kembali

Mengapa Seeker (SKR) Solana Sekarang Bergantung pada Bear untuk Menghindari Crash Harga 17%

sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Ananda Banerjee

28 Januari 2026 02.00 WIB
  • Seeker turun hampir 70% dari level tertinggi setelah peluncuran karena permintaan spot dan momentum tetap lemah.
  • cmf, rsi divergence, dan saldo exchange yang meningkat mengindikasikan tekanan penurunan yang berkelanjutan.
  • Hanya short squeeze di dekat US$0,030 yang bisa menunda breakdown 17% menuju US$0,019.
Promo

Momentum Seeker setelah peluncuran langsung mereda. Setelah sempat menyentuh level tertinggi di sekitar US$0,067, harga Seeker kini turun hampir 70% dan diperdagangkan di kisaran US$0,024. Penurunan ini menghapus sebagian besar antusiasme awal. Meski token ini masih jauh di atas harga dasarnya saat peluncuran, aksi harga menunjukkan bahwa pembeli memilih menepi dan tidak lagi mempertahankan level-level penting.

Pertanyaan utama sekarang bukan lagi soal potensi kenaikan. Melainkan, apakah Seeker bisa menghindari penurunan lebih lanjut. Saat ini, hasil akhirnya tidak lagi tergantung pada pihak bullish. Kondisinya justru bergantung pada pihak bearish.

Sponsored
Sponsored

Sinyal Momentum dan Arus Menunjukkan Tekanan Jual Masih Dominan

Peringatan pertama datang dari pergerakan uang.

Pada grafik 4 jam, Chaikin Money Flow (CMF) tetap berada di bawah nol sejak 24 Januari. CMF mengukur apakah modal sedang masuk atau keluar dari sebuah aset berdasarkan harga dan volume. Angka negatif menandakan uang keluar, bukan masuk.

Seeker sempat mencoba pemulihan CMF pada 26 Januari, namun gagal. Sejak itu, CMF terus bergerak ke bawah, menandakan pembeli memang tidak kembali dengan keyakinan kuat. Saat ini, CMF nampaknya sedang breakdown dari garis tren naik, dan jika terkonfirmasi, kondisi tersebut bisa berdampak buruk untuk harga Seeker.

Weak Money Flow Bothers Seeker
Arus Uang Lemah Mengganggu Seeker | Sumber: TradingView

Mau insight token lain seperti ini? Daftar Newsletter Harian Crypto Editor Harsh Notariya di sini.

Momentum jangka pendek juga mengonfirmasi kelemahan ini. Di grafik 1 jam, Seeker memang mencetak higher high sedikit di antara 26—27 Januari, namun RSI justru mencetak lower high.

Relative Strength Index (RSI) mengukur kekuatan momentum. Ketika harga naik, namun RSI melemah, itu tandanya tekanan beli mulai menurun. Divergensi bearish ini menjelaskan kenapa pantulan harga belakangan gagal berlanjut naik lebih tinggi.

Sponsored
Sponsored
RSI Weakens
RSI Melemah | Sumber: TradingView

Gabungan CMF dan RSI yang melemah menandakan tekanan tren turun masih aktif.

Data Spot Tunjukkan Tidak Ada Akumulasi saat Harga Mendekati Level Risiko

Data on-chain menguatkan setup bearish ini. Dalam 24 jam terakhir, saldo token di exchange naik 5,31% sehingga total SKR yang ditahan di exchange menjadi 467,08 juta token. Artinya, sekitar 23,6 juta SKR pindah ke exchange.

Pergerakan token ke exchange biasanya menandakan niat untuk menjual. Pada saat yang sama, kepemilikan smart-money turun sekitar 4%, sehingga tidak ada aksi beli di harga bawah atau keyakinan akan pemulihan.

Sponsored
Sponsored
No Demand
Tidak Ada Permintaan Untuk SKR | Sumber: Nansen

Sederhananya, permintaan spot sedang tidak ada. Ini penting, karena Seeker sekarang bergerak mendekati level-level di mana biasanya pembeli masuk setelah terkoreksi hampir 70% dari harga tertingginya pasca peluncuran. Dalam kondisi normal, kubu bullish akan mempertahankan zona ini. Sayangnya mereka justru tidak muncul.

Mengapa Bear Derivatif Sekarang Menentukan Apakah Harga Seeker Akan Anjlok

Di sinilah cerita berubah. Dengan pembeli spot absen, satu-satunya kekuatan yang tersisa untuk menghentikan breakdown hanyalah leverage bearish.

Peta likuidasi menunjukkan area di mana trader leverage akan dipaksa menutup posisinya. Likuidasi semacam ini dapat memicu pergerakan harga tajam, meskipun tanpa ada permintaan nyata. Leverage berarti trader meminjam dana untuk memperbesar posisi sehingga risiko likuidasi juga meningkat.

Di pasar perpetual SKR/USDT 30 hari milik Bitget, ada sekitar US$3,06 juta posisi short leverage, sedangkan posisi long leverage sekitar US$1,49 juta. Dengan kata lain, posisi bearish mendominasi lebih dari 100%.

Sponsored
Sponsored
Liquidation Map
Peta Likuidasi | Sumber: Coinglass

Jika harga SKR bereaksi naik ke sekitar US$0,030, posisi short senilai kurang lebih US$1,2 juta akan mulai terlikuidasi. Ini bisa memicu short squeeze, memaksa pihak bearish membeli kembali SKR dan mendorong harga ke atas.

Tapi, perbedaan ini sangat krusial. Short squeeze bukanlah tanda keyakinan bullish, melainkan aksi beli yang dipaksakan.

Seeker Price Analysis
Analisis Harga Seeker | Sumber: TradingView

Jika bear tidak terjebak, Seeker berisiko turun menembus US$0,019 dan memicu potensi breakdown sebesar 17%. Tapi jika bear terjebak, kemungkinan likuidasi mereka bisa menjadi satu-satunya hal yang sementara menyelamatkan harga. Itulah sebabnya Seeker kini tidak lagi bergantung pada bull.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori