Harga Solana sedang mengalami tekanan setelah gagal menembus level resistance kunci. Dalam 24 jam terakhir, SOL turun 5,4%, memperpanjang penolakan harga di sekitar zona US$89. Tapi penolakan harga ini tidak terjadi sendirian.
Data eksklusif dari dashboard Dune menunjukkan volume DEX Solana turun tajam minggu lalu, yang kemungkinan melemahkan keyakinan pembeli dan memicu aksi jual dari sebagian holder terkuat di jaringan ini. Kombinasi faktor ini sekarang bisa berperan besar dalam prediksi harga Solana beberapa minggu ke depan.
SponsoredVolume DEX Solana Turun Lebih Dari 20% saat Relative Strength Index Mengonfirmasi Pelemahan Harga
Data eksklusif BeInCrypto dari dashboard Dune menunjukkan volume perdagangan DEX Solana mingguan turun dari US$95,6 miliar di pekan yang berakhir 2 Februari menjadi US$74,3 miliar di pekan yang berakhir 9 Februari. Ini mencerminkan penurunan tajam sebesar US$21,3 miliar, atau lebih dari 20%, hanya dalam sepekan.
Ingin insight token seperti ini? Daftar Newsletter Crypto Harian Editor Harsh Notariya di sini.
Volume DEX mengukur seberapa besar aktivitas perdagangan nyata yang terjadi di decentralized exchange Solana. Saat volume naik, ini menandakan partisipasi dan permintaan yang kuat. Penurunan ini terjadi di waktu yang sangat krusial.
Pada grafik 12 jam, harga Solana sempat mencoba menembus level resistance US$89 yang disorot pekan lalu namun gagal. Di saat yang sama, Relative Strength Index (RSI), yang mengukur kekuatan beli dan jual, membentuk higher high sementara harga membentuk lower high antara 2 Februari dan 15 Februari.
Ini disebut hidden bearish divergence. Pola ini menandakan meski momentum tampak menguat, kekuatan harga yang mendasarinya justru melemah. Divergence ini terkonfirmasi persis saat Solana gagal menembus US$89. Lemahnya partisipasi di DEX menjelaskan kondisi ini. Karena sedikit trader yang masuk pasar, reli harga kekurangan tenaga untuk menembus resistance.
Ini menjadi sinyal penting bagi prediksi harga Solana. Tanpa aktivitas perdagangan yang kuat, reli jadi lebih sulit bertahan.
Sponsored SponsoredHolder Jangka Panjang Mulai Menjual karena Keyakinan Melemah
Penurunan aktivitas DEX bertepatan dengan perubahan besar perilaku holder. Beberapa kelompok investor terpenting Solana mulai mengurangi kepemilikan mereka, berdasarkan metrik HODL Waves yang membagi holder berdasarkan lamanya waktu memegang aset. Peringatan terbesar berasal dari holder jangka panjang yang memegang SOL selama tiga hingga lima tahun.
Porsi pasokan mereka turun dari 9,77% pada 8 Februari menjadi 7,28% saat ini. Ini berarti penurunan sebesar 2,49 poin persentase, atau sekitar 25,5%.
Kelompok holder ini dikenal memiliki ketahanan terkuat di pasar. Mereka biasanya hanya menjual ketika kepercayaan benar-benar menurun. Penjualan mereka menambah pasokan yang signifikan dan mengurangi stabilitas pasar. Di saat yang sama, holder menengah yang memegang SOL selama tiga hingga enam bulan juga ikut mengurangi posisi.
SponsoredPorsi mereka turun dari 24,21% pada 3 Februari menjadi 20,78% saat ini. Ini menandakan penurunan sebesar 3,43 poin persentase, atau sekitar 14,2%. Waktunya juga sangat penting. Sebagian besar aksi jual ini berlangsung antara 3 Februari dan 9 Februari, berbarengan dengan anjloknya volume DEX.
Ini menunjukkan hubungan yang jelas. Ketika aktivitas perdagangan melemah, holder yang punya keyakinan kuat mulai keluar. Perilaku ini berperan besar dalam prediksi harga Solana ke depan. Saat holder jangka panjang menjual, biasanya pemulihan harga melambat atau bahkan gagal total.
Penjelasan ini juga menggambarkan kenapa harga Solana gagal mempertahankan reli yang sempat dimulai pada 6 Februari. Gabungan turunnya partisipasi DEX dan aksi jual holder jangka panjang juga menjadi alasan kenapa harga Solana gagal menembus US$89.
Harga Solana Kini Retest Support Kritis US$84
Harga Solana kini mendekati salah satu zona support terpenting. Level kunci yang perlu diamati adalah US$84.
Sponsored SponsoredData heatmap cost basis menunjukkan bahwa antara US$83 dan US$84, ada lebih dari 6,44 juta SOL yang terakumulasi. Ini menjadikan area tersebut salah satu zona support jangka pendek terkuat karena banyak investor kemungkinan akan mencoba bertahan di level ini.
Jika harga Solana bertahan di level ini, stabilisasi bisa terjadi. Tapi jika SOL turun menembus US$84, situasinya akan langsung berubah.
Target penurunan pertama berada di US$79. Di bawah level itu, support utama berikutnya ada di US$59, yang sejajar dengan level retracement Fibonacci 0,618. Ini artinya, potensi penurunan hingga 30% dari level tertinggi terbaru. Oleh karena itu, zona saat ini sangat krusial untuk prediksi harga Solana.
Untuk peluang kenaikan, harga harus kembali menembus resistance US$89. Breakout yang jelas di atas US$91 akan memperkuat momentum bullish dan membuka jalan menuju US$106. Sebelum itu terjadi, harganya masih rentan turun.
Penurunan volume DEX Solana baru-baru ini, ditambah aksi jual holder jangka panjang dan penolakan resistance, menunjukkan keyakinan yang mulai melemah. Jika pembelian jangka panjang tidak kembali dan level resistance penting tidak ditembus, prediksi harga Solana akan sangat bergantung pada apakah support US$84 bisa bertahan atau justru gagal dalam beberapa sesi mendatang.