Kembali

Bitcoin Tembus US$73.000 di Tengah Reli Gencatan Senjata, tapi Chief Coinbase Beri Peringatan

Pilih kami di Google
author avatar

Ditulis oleh
Lockridge Okoth

editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

10 April 2026 22.52 WIB
  • Bitcoin tembus US$73.000 saat Coinbase menandai gencatan senjata sebagai kelegaan, bukan penyelesaian.
  • Harga gas CPI Maret mencatat kenaikan bulanan terbesar sejak 1967.
  • Minyak tetap di atas US$84 bisa memaksa pasar untuk menilai ulang risiko konflik berkepanjangan.
Promo

Kepala Riset Investasi Global Coinbase, David Duong, menyatakan bahwa gencatan senjata antara AS-Iran menjadi katup pelepas tekanan bagi pasar, bukan reset total, saat harga Bitcoin menembus US$73.000.

Gencatan senjata selama dua minggu ini menarik harga minyak kembali ke kisaran rendah US$90 dan memicu reli aset berisiko secara luas. Meski begitu, Duong menegaskan bahwa berbagai kendala akibat perang belum benar-benar hilang.

Mengapa Reli Gencatan Senjata Mungkin Tidak Bertahan Lama

Pada waktu publikasi, BTC diperdagangkan di US$73.085, naik lebih dari 3% dalam 24 jam terakhir di tengah sentimen risk-on setelah adanya gencatan senjata sementara antara AS-Iran.

Performa Harga Bitcoin (BTC)
Performa Harga Bitcoin (BTC) | Sumber: BeInCrypto

Meski begitu, inti permasalahan antara AS dan Iran masih belum terselesaikan. Perusahaan pelayaran tetap menginginkan jaminan keamanan. Selat Hormuz kemungkinan hanya akan dibuka sebagian pada awalnya.

Disponsori
Disponsori

Sementara itu, laporan CPI yang dirilis Jumat menunjukkan harga bensin naik 21,2% pada bulan Maret. Bureau of Labor Statistics memastikan bahwa ini adalah kenaikan bulanan terbesar sejak pencatatan dimulai pada tahun 1967.

CPI utama naik menjadi 3,3% year-on-year, dari 2,4% di bulan Februari.

Data Ketenagakerjaan Menambah Tekanan untuk The Fed

Pertumbuhan nonfarm payrolls naik 178.000 pada bulan Maret, hampir tiga kali lipat dari konsensus 65.000. Di permukaan, ini mendukung The Fed untuk tetap mempertahankan suku bunga tinggi.

Meski demikian, Duong menyoroti bahwa partisipasi angkatan kerja tetap rendah di 61,9%. Pertumbuhan upah melambat menjadi 3,5% year-on-year. Selain itu, data payrolls sebelumnya juga konsisten direvisi turun.

Hal ini membuat The Fed berada di posisi serba sulit, menurut Duong. Pertumbuhan ekonomi tidak sekuat yang tercermin di angka utama, namun belum cukup lemah untuk membenarkan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat, sementara risiko inflasi akibat perang masih membayangi.

Duong mengidentifikasi level US$84 sebagai titik penting harga minyak yang perlu dipantau. Jika harga minyak turun dan bertahan di bawah level itu, artinya tekanan inflasi mulai mereda dan peluang resolusi cepat meningkat.

Performa Harga Minyak Brent
Performa Harga Minyak Brent | Sumber: TradingView

Jika harga minyak naik dan bertahan di atas US$100, pasar kemungkinan akan mulai memperkirakan konflik berlangsung lebih lama dan tekanan pada aset berisiko, termasuk BTC, akan kembali muncul.

Negosiasi damai antara AS dan Iran pada hari Jumat nanti bisa menentukan apakah reli akibat gencatan senjata ini akan berlanjut atau justru berbalik arah.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori