HBAR milik Hedera sedang mengungguli pasar aset kripto secara keseluruhan. Sementara Bitcoin dan Ethereum naik sekitar 2% dalam sehari terakhir, harga HBAR hari ini sudah naik hampir 10% selama seminggu terakhir dan sekitar 8% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di dekat US$0,096 pada waktu publikasi.
Reli ini telah meningkatkan ekspektasi terjadinya breakout. Tapi, data momentum, volume, dan derivatif menunjukkan risiko naik lebih cepat daripada keyakinan pasar.
SponsoredHarapan Breakout Falling Wedge Semakin Besar, namun dengan Risiko
HBAR telah bergerak di dalam pola falling wedge sejak akhir 2025.
Sejak awal Februari, HBAR sudah rebound dari dekat batas bawah pola ini dan naik ke arah garis tren atas di dekat US$0,098. Level ini beberapa kali membatasi kenaikan harga dan sekarang berfungsi sebagai resistance utama.
Jika HBAR mampu breakout dan bertahan di atas area ini, proyeksi dari wedge menunjukkan potensi kenaikan lebih dari 50% dari level saat ini. Namun, momentumnya mulai melemah. Relative Strength Index, atau RSI, mengukur kekuatan beli dan jual. Kalau RSI naik, maka momentum semakin kuat. Kalau RSI melemah, momentumnya juga turun.
Antara 6 Februari sampai 12 Februari, HBAR sempat kesulitan menembus US$0,098 dan mulai membentuk kemungkinan lower high. Dalam waktu bersamaan, RSI terus membentuk high yang lebih tinggi.
Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini.
Hal ini menciptakan hidden bearish divergence. Situasi ini terjadi kalau harga gagal mengonfirmasi kekuatan momentum yang meningkat. Biasanya, ini menjadi sinyal bahwa buyer mulai kelelahan di dekat resistance.
Sponsored SponsoredKondisi ini bukan berarti tren akan berbalik arah. Tapi, ini menunjukkan efisiensi kenaikan harga sudah menurun saat harga makin dekat dengan level kritis. Ancaman divergence ini selesai kalau candle harga HBAR saat ini menyentuh US$0,098, sehingga membatalkan teori lower-high.
Data Money Flow dan Derivatif Tunjukkan Risiko yang Meningkat
Indikator arus uang dan leverage semakin menguatkan peringatan ini. Salah satu metrik penting adalah Chaikin Money Flow atau CMF. CMF digunakan untuk melacak apakah aliran dana besar masuk ke, atau keluar dari, sebuah aset dengan mengombinasikan harga dan volume. Jika CMF tetap di atas nol, berarti terjadi akumulasi besar oleh institusi. Kalau tetap di bawah nol, maka aliran dana besar belum terlihat.
Antara 31 Desember sampai 11 Februari, CMF HBAR cenderung naik sementara harga bergerak turun. Divergence ini mendukung rebound belakangan ini. CMF bahkan sudah menembus garis tren turun. Tapi CMF masih bertahan di bawah garis nol.
Artinya, tekanan jual sudah berkurang, tetapi akumulasi kuat belum terjadi. Reli ini masih didorong oleh trader jangka pendek, bukan wallet besar. Data derivatif menambah risiko lain. Open interest adalah total nilai kontrak Futures yang sedang aktif. Jika naik, berarti leverage di pasar juga naik.
Sejak 11 Februari, open interest HBAR naik dari sekitar US$26,96 juta menjadi hampir US$29,38 juta, meningkat hampir 9% hanya dalam sehari. Lonjakan ini terjadi ketika harga mendekati resistance. Di waktu yang sama, funding rate juga berubah drastis jadi positif.
Funding berubah dari sekitar -0,018 menjadi hampir +0,05 hanya dalam 24 jam. Ini menunjukkan posisi long bertambah sangat cepat. Terdapat juga divergence antara harga dan leverage.
Harga HBAR membentuk puncak lokal pada 8 Februari dan satu lagi pada 12 Februari. Puncak kedua tercipta lebih rendah, yang menandakan kekuatan harga makin lemah. Tapi open interest justru membuat high yang lebih tinggi pada periode sama. Semakin banyak leverage masuk ke pasar padahal momentum harga melemah. Kombinasi ini sering menjadi tanda koreksi akan datang. Saat leverage tumbuh dekat resistance dan momentum melemah, penurunan kecil saja sudah bisa memicu likuidasi besar.
Sederhananya, risiko makin meningkat sementara keyakinan pasar tetap lemah.
Sponsored SponsoredLevel Kunci Akan Menentukan Apakah Harga HBAR Breakout atau Koreksi
Dengan optimisme berbenturan dengan partisipasi pasar yang lemah, sekarang level harga jadi sangat penting. Pemicu utama kenaikan tetap di US$0,098.
Level ini sesuai dengan resistance wedge sekaligus swing high terbaru. Break dan bertahan di atasnya akan membatalkan bearish divergence dan mengurangi risiko likuidasi. Jika itu terjadi, HBAR bisa membidik US$0,107 terlebih dahulu, lalu zona US$0,145, sehingga target wedge bisa tercapai.
Hal ini akan mengonfirmasi bahwa permintaan riil sudah kembali. Sebelum itu terjadi, reli ini masih rentan. Di sisi bawah, US$0,090 menjadi support utama pertama. Level ini sudah beberapa kali terbukti kuat selama fase konsolidasi baru-baru ini. Jika breakdown di bawahnya, kemungkinan besar akan memicu likuidasi posisi long.
Di bawah US$0,090, support utama berikutnya berada di sekitar US$0,076. Jika harga bergerak ke zona ini, nilainya akan turun sekitar 20% dari level saat ini dan menandakan bahwa upaya breakout telah gagal.