Kembali

Emas dan Perak Cetak Rekor Tertinggi: Ini Waktu Modal Bisa Beralih Kembali ke Aset Kripto

sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Kamina Bashir

29 Januari 2026 12.54 WIB
  • Emas mencapai US$5.597 dan perak US$119 saat logam mulia melanjutkan reli pemecahan rekor.
  • Modal dan perhatian ritel terus bergeser dari aset kripto ke logam di tengah sentimen risk-off.
  • Analis memantau rotasi yang tertunda ke Bitcoin, yang secara historis tertinggal beberapa bulan setelah emas.
Promo

Emas dan perak terus melanjutkan reli mencetak rekor hari ini, dengan kedua logam mulia tersebut melonjak ke level tertinggi sepanjang masa.

Karena modal masih terus mengalir ke logam mulia, fokus investor kini beralih pada kemungkinan dan waktu kapan momentum ini bisa merambah ke aset kripto, yang sejauh ini masih berada di bawah tekanan.

Sponsored
Sponsored

Harga Emas dan Perak Cetak Rekor Tertinggi

Harga emas melonjak 2,6% dalam sehari terakhir, mencapai rekor baru US$5.597 per ounce pada awal perdagangan di jam Asia. Perak juga memperpanjang penguatannya, naik 1,3% hingga menyentuh puncak US$119,3 per ounce, seiring reli logam mulia yang masih berlanjut.

Emas kini telah membukukan kenaikan sekitar 28,6% sejak awal tahun. Sementara itu, perak justru mencatat kinerja lebih tinggi, dengan pertumbuhan di atas 65% dalam periode yang sama, mencerminkan permintaan yang masih kuat.

Gold and Silver Performance in 2026
Performa Emas dan Perak di 2026 | Sumber: TradingView

Kekuatan harga ini pun menjalar di luar logam mulia. Harga tembaga juga mencapai rekor baru, naik lagi 9% bulan ini. Selain itu, aluminium menguat ke level tertinggi hampir empat tahun terakhir, menandakan sentimen bullish yang meluas pada sektor logam.

Di sisi lain, kenaikan tajam ini disertai volatilitas yang menonjol, seperti terlihat dari pergerakan harga intraday yang tajam.

Sponsored
Sponsored

“Gold futures just both rose +$120/oz and fell -$100/oz in a total of 20 minutes. That’s a $1.5 trillion swing in market cap in 20 minutes. This is the world’s safe haven asset, moving like crypto,” tulis The Kobeissi Letter .

Kapan Rotasi Modal dari Emas dan Perak Bisa Dimulai

Sementara itu, BeInCrypto melaporkan bahwa logam mulia saat ini menarik modal dan perhatian dari ritel sehingga aset kripto mulai ditinggalkan, karena investor mulai lebih berhati-hati. Para pelaku pasar kini mencermati kapan modal ini akan kembali mengalir ke aset digital.

Milk Road menyoroti pola pasar yang dapat menjadi petunjuk kapan rotasi modal itu akan terjadi. Dalam unggahannya, ia menyebut bahwa harga Bitcoin cenderung mengikuti pergerakan harga emas dengan selisih waktu sekitar enam bulan.

“Everyone’s watching BTC sit dead flat while gold rips to new highs. The surface read is that crypto is failing while hard assets win. But there’s a pattern hiding in plain sight that @RaoulGMI just reiterated in our chat yesterday: Whatever gold does, $BTC tends to mimic ~6 months later,” demikian isi unggahan tersebut.

Sponsored
Sponsored

Jika pola ini konsisten terjadi, Bitcoin mungkin sedang bersiap untuk mencatatkan reli besar mengejar ketertinggalan. Oleh sebab itu, analis kini memantau jendela waktu sekitar 180 hari, di mana momentum bisa muncul bahkan secepat kuartal kedua tahun ini.

Untuk perak, Ash Crypto mengamati rasio BTC/perak yang disebutnya sudah mendekati dasar. Menurut dia, pada siklus pasar sebelumnya, rasio biasanya mencapai titik terendah sekitar 13 bulan setelah puncaknya, dengan koreksi sebesar 75–85%.

Siklus pasar saat ini telah berlangsung selama 12 bulan dengan penurunan 78%, kisaran yang menurut sejarah menandakan peluang reversal sudah dekat.

BTC/Silver Ratio Nears Bottom
Rasio BTC/Perak Hampir Mencapai Dasar | Sumber: X/AshCrypto
Sponsored
Sponsored

Namun, Charles Edwards dari Capriole Fund memberikan pandangan lebih hati-hati dan mengingatkan agar tidak langsung menganggap puncak logam mulia sudah semakin dekat.

“Don’t sell your winners to buy your losers – a classic saying that rings true today. Could this be the Gold top forming? Maybe, but probably not. Even if it is, it’s normally best to wait for some technical or fundamental weakness to confirm your bias, as opposed to trying to time the impossible top, and sell with no supporting evidence because $5000 is ‘a round number.’ We’ve already climbed another 6% since,” ujar dia .

Edwards pun menegaskan bahwa bubble dapat bertahan jauh lebih lama dari perkiraan banyak orang, mencontohkan riwayat Bitcoin. Ia juga menyampaikan bahwa emas dan perak dalam sejarahnya sering berpengalaman bull market dalam durasi panjang, yaitu lima sampai sepuluh tahun, sehingga reli saat ini yang baru berjalan sekitar 18 bulan bisa jadi masih akan berlanjut.

Walaupun pendapat masih terbagi tentang berapa lama reli logam mulia bisa bertahan, dampaknya untuk pasar aset kripto makin sulit untuk diabaikan. Emas dan perak telah menambah valuasi pasar hingga triliunan dalam waktu yang relatif singkat, dan bahkan rotasi modal yang kecil saja bisa membawa pengaruh besar terhadap Bitcoin serta aset digital secara keseluruhan.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori