Anthropic baru saja resmi mengajukan IPO, sehingga pengembang Claude AI ini akan diperdagangkan di bursa saham dengan ticker ANT. Namun, pengajuan tersebut mengungkapkan risiko raksasa sebesar US$265,5 miliar yang banyak investor lewatkan.
Anthropic harus membayar sekitar US$265,6 miliar untuk daya komputasi, baik pelanggan memakai AI mereka atau tidak.
Nilai itu sekitar 16 kali lipat dari pendapatan semester pertama mereka sebesar US$16,3 miliar. Artinya, Anthropic sudah harus membayar biaya operasional ratusan miliar lebih banyak daripada keuntungannya.
Anthropic Harus Bayar Cloud Giant Hampir 10 Tahun, Tanpa Memperhatikan Keuntungan
Tagihan raksasa ini ditujukan ke cloud giant seperti Google, Microsoft, dan Amazon. Anthropic menyewa daya komputasi mereka untuk menjalankan Claude AI.
Jadi, tanpa memperdulikan berapa banyak profit perusahaan, Anthropic tetap perlu membayar:
- US$114,5 miliar ke Google sampai Juli 2033
- US$110 miliar ke Amazon sampai April 2036
- US$44,9 miliar ke Microsoft sampai Mei 2033
Ini hanyalah perkiraan. Tagihan akhir bisa jadi lebih besar dari jumlah tersebut.
Setiap perjanjian mewajibkan pembayaran berapapun nilai nyata pemakaiannya. Jika Anthropic kurang memakai layanan Google atau Amazon, mereka tetap wajib membayar selisihnya. Semua kontrak tak bisa dibatalkan kecuali penyedia melanggar dan tidak memperbaikinya.
Apa yang Terjadi Jika Permintaan AI Melambat?
Risiko muncul dari cara Anthropic menghasilkan uang. Sekitar 80% pendapatan semester pertama bergantung pada seberapa banyak pelanggan memakai model AI mereka, bukan dari langganan tetap.
“Pendapatan kami terutama berbasis konsumsi, dan sebagian besar pendapatan ini tidak terikat perjanjian kontrak jangka panjang, sementara komitmen compute dan infrastruktur kami umumnya berlangsung selama beberapa tahun,”
Jika pendapatan tidak bisa mengejar kewajiban pembayaran ini, Anthropic menyebut mereka “mungkin tidak mampu memenuhi kewajiban itu.” Dalam dokumen pengajuan disebutkan gagal bayar dalam beberapa kontrak bisa memicu pelunasan awal hampir seluruh utangnya.
Apa yang Akan Terjadi pada Investor IPO Anthropic Jika Itu Terjadi?
Jika Anthropic gagal bayar, dokumen itu menjelaskan reaksi berantai, di mana investor IPO akan menjadi yang terakhir mendapat pembayaran.
Jika gagal bayar pada beberapa perjanjian memicu klausul cross-default, pengajuannya mengingatkan tentang:
- Beberapa kreditur bergerak bersama untuk menagih piutangnya.
- Kontrak komersial utama dibatalkan.
- Tindakan penegakan hukum terhadap aset perusahaan.
- Kekurangan kas yang berat.
Kehilangan utang dan data center sekaligus “bisa menghambat kemampuan kami untuk melatih dan menjalankan model, melayani pelanggan, dan mendanai operasi bisnis berkelanjutan,” terang pengajuan itu.
Apa artinya bagi pemegang saham:
[jika risiko-risiko ini terjadi], “harga saham biasa Kelas A kami di pasar bisa turun, dan Anda bisa kehilangan sebagian atau seluruh investasi Anda.”
Kelas A adalah saham yang dijual di IPO ini.
Pemberi pinjaman dan rekan kontrak akan dibayar duluan sebelum pemegang saham. Jika utang harus dibayar lebih awal dan uang perusahaan menipis, kreditur mengambil sisa dana terlebih dahulu. Pemegang saham hanya menerima sisa dana, yang bisa saja tidak ada sama sekali.
“Tidak ada yang membantah bisnis ini luar biasa. Masalahnya, siapa yang akan menanggung risiko bila pengeluaran jauh melebihi pendapatan. Setelah listing ini, jawaban risikonya ada di publik,” ujar CEO deVere Group, Nigel Green, dalam pernyataannya ke BeInCrypto.
Green menambahkan bahwa listing sebesar ini kemungkinan besar akan cepat masuk ke reksa dana indeks dan dana pensiun. Hal ini bisa membuat jutaan penabung memiliki saham ini tanpa mereka memilih sendiri.
Dokumen pengajuan tidak menjelaskan berapa besar kemungkinan semua risiko tersebut terjadi, dan Anthropic masih memiliki kas dan investasi jangka pendek US$131,7 miliar per akhir Juni.
Perlu dicatat, Anthropic pernah salah memperkirakan permintaan, tapi ke arah sebaliknya. Mereka menyebut sebelumnya “sangat meremehkan” kebutuhan komputasi dan akhirnya kekurangan kapasitas.
Mengapa Angka-Anka Anthropic Menujukkan Hal Berbeda
Namun angka pertumbuhan menghadirkan perspektif lain. Pendapatan naik 1.368% secara tahunan pada kuartal kedua, sementara biaya komputasi hanya naik 300%.
Anthropic juga mencatat laba operasional US$974 juta pada kuartal itu, yang menjadi laba pertama mereka dari enam kuartal terakhir. Mereka juga memiliki kas dan investasi jangka pendek sebesar US$131,7 miliar di akhir Juni.
Meskipun begitu, kekhawatiran soal siapa yang bakal menanggung biaya pengembangan AI semakin besar. Data Ramp menunjukkan kelompok kecil pengeluaran besar mendominasi anggaran AI bisnis global.
CEO Citadel, Ken Griffin, memperingatkan kelebihan chip AI bisa menjatuhkan harga komputasi.
Google, Amazon, dan Microsoft berada di sisi lain dari kontrak-kontrak ini. Alphabet, Amazon, dan Microsoft semuanya akan melaporkan pendapatan kuartalan mereka minggu ini. Anthropic, yang akan melantai di Nasdaq dengan kode ANT, belum menetapkan kisaran harga.
Green menyebutkan bahwa listing ini adalah “referendum untuk seluruh perdagangan AI.” Jika debutnya kuat, hal itu bisa menarik antrean listing AI lainnya, ucap Green, sedangkan jika gagal, valuasi teknologi bisa langsung terkoreksi.











