Setelah tiga bulan berturut-turut mengalami tekanan jual akibat unstaking, jaringan Ethereum kini menunjukkan sinyal positif. Saat ini, antrean masuk staking telah melampaui antrean keluar.
Bagaimana para analis menafsirkan perubahan ini? Apa dampaknya bagi harga ETH?
SponsoredMengapa ETH Bisa Saja Naik Dua Kali Lipat saat Tekanan Unstaking Mulai Melemah?
Antrean masuk dan keluar Ethereum memantau ETH yang menunggu untuk mulai staking atau unstake.
Sebelumnya, para analis percaya bahwa tekanan jual bisa meningkat jika jumlah ETH dalam antrean masuk terus bertambah.
Data ValidatorQueue menunjukkan antrean masuk sudah melebihi antrean keluar sejak 10 September. Tren ini secara resmi membalikkan ketidakseimbangan sebelumnya.
Sekarang, sekitar 745.600 ETH berada di antrean masuk, sedangkan sekitar 360.500 ETH masih menunggu di antrean keluar.
Analis CryptoHuntz menyebut periode terakhir ini sebagai “Great Migration” ETH. Pergerakan ini berkontribusi besar terhadap penurunan harga ETH yang konsisten dari US$4.800 di awal September menjadi sekitar US$3.000 saat ini.
Sponsored“The Great Migration is over… finally, the selling pressure from the last three months is drying up. Demand to enter ETH staking is back in the driver’s seat. Nature is healing,” ujar CryptoHuntz .
Selain itu, Abdul, Head of DeFi di Monad, memberikan pandangan yang lebih optimistis berdasarkan perilaku harga secara historis.
Ia memperkirakan sekitar 5% dari pasokan ETH, senilai kurang lebih US$15 miliar, telah berpindah tangan sejak Juli. Ia juga memproyeksikan antrean keluar validator bisa mencapai nol pada 3 Januari.
Abdul juga menerangkan bahwa terakhir kali antrean masuk lebih banyak dari antrean keluar terjadi pada bulan Juni. Tak lama setelahnya, harga ETH pun naik dua kali lipat.
Pengamatan ini menunjukkan kemungkinan skenario serupa terjadi. ETH bisa pulih dari zona harga saat ini di US$3.000.
Pandangan ini semakin kuat didukung oleh keputusan terbaru Tom Lee, chairman BitMine. BitMine memiliki cadangan ETH terbesar di dunia, senilai sekitar US$12 miliar, dan memilih untuk ikut staking.
BeInCrypto memberitakan bahwa BitMine telah menyetor kurang lebih 74.880 ETH senilai sekitar US$219 juta ke kontrak staking Ethereum. Jumlah ini hanyalah sebagian kecil dari total kepemilikan mereka sebesar 4,07 juta ETH. Tujuannya adalah untuk menghasilkan yield, yang bisa mencapai US$371 juta per tahun jika seluruh saldo tersebut di-staking dengan APY 3,12%.
Data CryptoQuant menunjukkan bahwa total ETH yang disetor investor ke protokol dan kontrak tetap stabil di kisaran 36 juta. Level ini bertahan sejak ETH menyentuh puncak di dekat US$4.900. Walau berbagai sinyal positif telah muncul, masih terlalu dini untuk menyatakan perubahan tren dari pergerakan sideways saat ini.
Selain itu, skenario optimistis ini juga bisa menghadapi hambatan. Beberapa indikator on-chain menandakan bahwa tekanan jual dari investor asal AS masih terus berlangsung.