Kembali

Bitcoin Harus Rebut Kembali US$98.000 untuk Lepas dari Tekanan Bearish Jangka Pendek

editor avatar

Diedit oleh
Harsh Notariya

20 Januari 2026 18.56 WIB
  • Profit STH naik, tapi sentimen tetap lemah di bawah harga pokok
  • LTH akumulasi, membatasi penurunan meskipun tekanan permintaan jangka pendek melemah
  • Pola double top berisiko mengalami breakdown menuju US$86.500 jika US$90.000 gagal bertahan
Promo

Pergerakan harga Bitcoin belakangan ini mencerminkan pasar yang sedang tertekan karena sinyal bearish makin kuat. BTC kesulitan mempertahankan momentum naik, sehingga memperkuat pandangan koreksi dalam jangka pendek.

Membalikkan arah tren ini membutuhkan kesabaran dari investor dan perbaikan kondisi ekonomi makro. Saat ini, Bitcoin nampaknya hanya punya salah satu faktor tersebut yang berpihak kepadanya.

Sponsored
Sponsored

Holder Bitcoin Meraih Profit, namun Belum Menjual

Indikator sentimen on-chain menunjukkan tekanan di antara peserta BTC baru. Short-Term Holder Net Unrealized Profit/Loss (STH-NUPL) memperlihatkan bahwa investor baru masih menanggung kerugian yang belum direalisasi sejak November 2025. Penurunan berkepanjangan ini mengindikasikan kepercayaan diri yang menurun di kalangan holder jangka pendek, yang sering terjadi di fase pasar korektif.

Ingin wawasan token lainnya seperti ini? Daftar Newsletter Harian Crypto Editor Harsh Notariya di sini.

Bitcoin STH NUPL
Bitcoin STH NUPL | Sumber: Glassnode

Secara historis, Bitcoin mulai memasuki tren naik yang berkelanjutan setelah harga menembus dan bertahan di atas biaya perolehan Short-Term Holder. Untuk siklus saat ini, ambang tersebut ada di kisaran US$98.000. Sampai BTC berhasil pulih ke level ini, kelompok STH masih berada di bawah air, sehingga membatasi aksi risiko yang agresif dan memperkuat sentimen hati-hati.

Bertahannya STH-NUPL di zona negatif mengindikasikan adanya tekanan distribusi setiap kali harga mencoba reli. Holder baru cenderung keluar posisi di kisaran modal saat harga pulih. Pola ini membatasi momentum naik dan memperlambat pembalikan tren, sehingga membuat US$98.000 menjadi level psikologis dan teknikal yang penting untuk memulihkan kepercayaan pasar secara luas.

Bitcoin STH CBD
Bitcoin STH CBD | Sumber: Glassnode
Sponsored
Sponsored

Wallet Lama BTC Mungkin Punya Pengaruh

Indikator momentum makro menandakan bahwa Bitcoin memasuki fase pendinginan, bukan ekspansi spekulatif. Hot Capital Share turun dari 37,6% menjadi 35,5%, mendekati batas statistik terendahnya. Pergeseran ini menunjukkan penurunan spekulasi jangka pendek dan makin besarnya pengaruh modal lama yang lebih sabar.

Holder jangka panjang terus mengakumulasi BTC, sehingga memperkuat stabilitas struktur pasar. Perilaku HODLing yang konsisten dari mereka secara historis membatasi volatilitas penurunan saat terjadi koreksi. Akumulasi ini memberikan Bitcoin basis dukungan penting, sehingga mencegah penurunan tajam meskipun permintaan jangka pendek mulai melemah.

Bitcoin Hot Capital Share
Bitcoin Hot Capital Share | Sumber: Glassnode

Apakah Harga BTC Aman dari Koreksi?

Bitcoin tengah membentuk pola double top miring pada timeframe jangka pendek, di mana struktur ini biasanya menandakan kelanjutan bearish. Meski pola seperti ini sering kali mendahului penurunan harga, faktor on-chain dan makro yang lebih luas mengurangi peluang terjadinya penurunan tajam secara mendadak. Dukungan dari holder jangka panjang tetap menjadi faktor yang meredam risiko penurunan agresif.

Saat ini, BTC masih bertahan di atas level retracement Fibonacci 38,2% di US$90.914. Jika harga sukses memantul dari zona ini, pergerakan bisa kembali stabil. Bertahannya support ini bisa membawa Bitcoin pulih ke kisaran US$94.000 yang dapat melemahkan struktur double top sekaligus menunda konfirmasi bearish.

Bitcoin Price Analysis.
Analisis Harga Bitcoin | Sumber: TradingView

namun, risiko penurunan harga masih tinggi. Nic Puckrin, co-founder Coin Bureau, menyampaikan kepada BeInCrypto bahwa Bitcoin bisa anjlok di bawah US$90.000 akibat ketidakpastian geopolitik seputar Greenland yang makin meningkat.

“Dari sini, besar kemungkinan kita akan melihat penurunan lebih lanjut, kecuali pembeli masuk, dengan support yang kuat di sekitar US$88.000. Sejauh ini, rebound kecil telah membawa BTC kembali di atas US$93.000, tapi itu belum ada artinya… Apakah kita akan menyaksikan penurunan lebih dalam akan sangat tergantung pada apakah Bitcoin menutup hari di bawah US$90.000, yang bisa membuat holder ETF keluar posisi saat pasar AS dibuka,” tambah Puckrin.

Jika skenario ini benar-benar terjadi dan BTC benar-benar menembus US$90.000 dengan tegas, target penurunan pola double top sebesar 6% akan menjadi perhatian utama. Skenario ini akan membuka peluang harga menuju US$86.558. Retracement Fibonacci 23,6% terletak di US$86.987, yakni level yang sebelumnya telah diuji sebagai support. Penurunan ke zona ini akan membatalkan skenario bullish dan mengonfirmasi fase korektif yang lebih dalam.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori