Kembali

Arthur Hayes Menyebut Crash Bitcoin Terjadi karena Dealer Melakukan Hedging Terkait ETF

editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

08 Februari 2026 21.13 WIB
  • Co-founder BitMEX Arthur Hayes berpendapat bahwa penurunan harga Bitcoin baru-baru ini semakin diperbesar oleh lindung nilai institusional dari dealer yang terkait dengan ETF BlackRock.
  • sebaliknya, Franklin Bi dari Pantera Capital mengaitkan kejatuhan ini dengan entitas berbasis Asia yang sedang mengalami tekanan dan melepas posisi leverage yang didanai melalui carry trade yen Jepang.
  • Bersama-sama, teori-teori ini menunjukkan bahwa volatilitas Bitcoin sekarang semakin didorong oleh strategi trading institusional yang kompleks, bukan sentimen ritel.
Promo

Arthur Hayes, co-founder BitMEX, menyatakan bahwa aktivitas hedging dealer institusi memperparah tekanan penurunan harga Bitcoin belakangan ini.

Pada 7 Februari, Hayes mengunggah di X dan menyoroti produk keuangan terstruktur yang terkait dengan iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock.

Sponsored
Sponsored

Hayes Soroti Risiko Tersembunyi di Catatan ETF Bitcoin

Dia berpendapat bahwa harga Bitcoin yang turun membuat institusi keuangan yang menerbitkan produk ini harus menjual aset dasarnya untuk mengelola risiko mereka. Para profesional keuangan menyebut proses ini sebagai delta hedging.

Hayes menerangkan bahwa structured notes ini sering diterbitkan oleh bank-bank besar untuk memberi klien institusi akses ke eksposur terhadap Bitcoin. Produk ini mencakup fitur manajemen risiko tertentu, seperti perlindungan pokok hingga level tertentu.

Saat harga pasar turun cukup dalam hingga mencapai level pembatas yang sudah ditentukan, dealer harus menyesuaikan posisi mereka secara agresif agar tetap netral terhadap risiko.

Walaupun mekanisme seperti ini sudah umum di pasar saham tradisional, Hayes menuturkan bahwa hal ini menciptakan efek umpan balik di sektor kripto di mana aksi jual memicu aksi jual lebih lanjut. Dinamika ini mempercepat penurunan harga aset tersebut.

“Saya akan membuat daftar lengkap semua notes yang diterbitkan bank untuk lebih memahami titik pemicu yang bisa menyebabkan kenaikan dan penurunan harga dengan sangat cepat,” tulis Hayes.

Meski begitu, Hayes menegaskan dia tidak percaya ada “plot rahasia” untuk mengguncang pasar.

Ia menekankan bahwa derivatif ini sebenarnya tidak memicu pergerakan pasar secara langsung, melainkan memperbesar volatilitas baik ke atas maupun ke bawah.

Sponsored
Sponsored

Dia pun menambahkan bahwa seharusnya pasar bersyukur karena tidak ada bailout, sehingga leverage bisa lepas secara alami.

Komentar ini muncul di tengah minggu yang penuh gejolak bagi pasar aset kripto. Bitcoin baru saja mencatat performa harian terburuknya sejak collapse exchange FTX pada November 2022.

Di sisi lain, beberapa pelaku pasar mengaitkan penurunan ini dengan angin sakal ekonomi makro yang lebih besar dan juga kekhawatiran soal keamanan komputasi kuantum.

Sebagai konteks, General Partner Pantera Capital Franklin Bi mengaitkan volatilitas ini pada entitas non-kripto yang sedang bermasalah, bukan dari dana industri yang biasa.

Bi memaparkan bahwa penjual tersebut kemungkinan pemain besar asal Asia. Entitas ini dikabarkan sempat tak terdeteksi oleh pemantau pasar karena tidak punya keterkaitan erat dengan rekanan native kripto.

Menurut teori Bi, entitas tersebut kemungkinan melakukan strategi market-making dengan leverage di Binance, dananya berasal dari carry trade yen Jepang.

Dua analisis ini menyoroti adanya perubahan mendasar di sektor aset digital.

Ini menunjukkan bahwa strategi trading yang kompleks kini semakin berpengaruh pada pergerakan harga Bitcoin, tidak hanya sekadar sentimen ritel.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori