Bitcoin btc
$ usd

Audius Gali Keterlibatan Penggemar dengan Hadirkan Token-Gating pada NFT Musisi

3 mins
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Audius akan memungkinkan musisi untuk berinteraksi dengan penggemar melalui konten token-gated NFT.
  • Pengguna dapat menghubungkan wallet Solana dan Ethereum mereka ke Audius untuk mengakses trek lagu eksklusif.
  • Kemitraan terbaru Audius dengan TikTok ini mencerminkan koneksi yang semakin kuat antara ekonomi kreator dan Web3.

Platform streaming musik Web3 Audius baru saja mengumumkan fitur baru yang akan memberikan akses eksklusif kepada pemilik NFT dari musisi favorit mereka ke trek lagu dengan akses terbatas (gated track).

Musisi yang tidak punya koleksi NFT independen juga dapat mengizinkan pemegang NFT dari koleksi populer, seperti Bored Ape Yacht Club (BAYC) dan CryptoPunks, untuk mengakses trek lagunya.

Audius Perkuat Koneksi antara Fans dan Musisi

Menurut blog resmi Audius, fitur baru ini akan memperkenalkan kemampuan untuk membatasi akses ke trek melalui kepemilikan koleksi NFT. Tentunya, update ini akan memberikan hak kepada seniman musik untuk mengubah barang koleksi NFT menjadi kunci digital yang dapat membuka akses eksklusif ke trek lagu mereka.

Selain itu, fitur baru ini nantinya juga akan mengharuskan pengguna untuk mulai terbiasa dengan aplikasi Web3 karena pemegang NFT seniman perlu menghubungkan wallet Solana atau Ethereum mereka ke Audius untuk mendengarkan gated track.

Musisi yang mengunggah lagu-lagu eksklusif dapat mengubah status ketersediaannya dari Public ke Gated Collection dan memilih koleksi NFT yang akan mengatur aksesnya. Dengan begitu, para penggemar yang memegang koleksi NFT tersebut dapat membuka akses ke lagu-lagu eksklusif itu.

Audius token-gating
Cara Seniman Dapat Membatasi Akses ke Trek Lagu | Sumber: Blog Audius

Audius awalnya beroperasi di jaringan Ethereum. Tetapi kemudian, platform distribusi kontennya bermigrasi ke jaringan Solana. Proyek ini memungkinkan para penggemar fanatik musisi tertentu untuk terlibat melalui cara yang bermakna dengan musisi favorit mereka. Para kreator dapat mencetak rekaman dari karya mereka di blockchain yang diamankan oleh staker AUDIO. Lalu, yang tidak kalah menarik, rekaman tersebut nantinya bersifat immutable (tidak dapat diubah).

Platform ini telah berhasil menarik minat investasi dari bintang-bintang dunia; seperti Katy Perry, The Chainsmokers, dan Lil Nas X. Saat diluncurkan, Audius sukses menyertakan musisi elektronik; termasuk deadmau5, Brownies & Lemonade, dan 3LAU. Selain itu, Audius juga memperkenalkan fitur tip untuk memungkinkan para penggemar fanatik untuk memberikan tip pada musisi favorit mereka menggunakan token AUDIO.

Tidak hanya itu, Audius baru-baru ini juga memperkenalkan proses pendaftaran sekali klik untuk pengguna TikTok. Para musisi juga dapat dengan mudah mengekspor konten Audius ke platform video pendek yang terpusat.

Berbagai Platform Web3 Berbagi Visi dengan Ekonomi Berbasis Kreator

Etos desentralisasi Web3 dari perantara yang ada dan fleksibilitas yang dianutnya sejalan dengan prinsip-prinsip ekonomi pembuatan konten yang terus berkembang pesat.

Oleh karena itu, investasi dalam ekonomi kreator telah mengalami pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan yang secara tradisional meraup sebagian besar keuntungannya dari konten yang diproduksi di platform mereka terpaksa harus memikirkan kembali model bisnis mereka.

Sementara itu, sang pendiri TikTok, ByteDance, telah menjadi perintis terkemuka di sektor ini. Dia berinvestasi di sektor metaverse melalui akuisisi Pico yang berfokus pada VR, yang bersaing langsung dengan ambisi Web3 induk perusahaan Facebook, yakni Meta. Di samping itu, produk Shorts YouTube juga bersaing langsung dengan TikTok.

TikTok telah meluncurkan versi terbaru dari dana kreatornya senilai US$200 juta, dengan julukan Creativity Program, dalam uji coba beta. Di saat bersamaan, Binance menggandeng kreator TikTok dengan jumlah pengikut terbanyak, Khaby Lame, untuk mempromosikan Web3 pada Juni tahun lalu.

Tidak ingin kalah saing, kompetitor Audius yang terpusat, yakni platform streaming Spotify, juga mengumumkan akan menawarkan daftar putar (playlist) yang sudah terkurasi kepada pemegang NFT Flud, Overlord, Kingship, dan Moonbirds. Hanya saja, perusahaan itu belum berkomitmen untuk melakukan investasi lebih lanjut di Web3.

Meskipun begitu, platform asal Swedia tersebut terbukti masih jauh mengungguli basis pengguna Audius, dengan total 489 juta pelanggan. Sedangkan pada September 2022, Audius baru mengumpulkan sekitar 7,5 juta pengguna.

Pihak BeInCrypto telah mencoba menghubungi Chief Product Officer (CPO) Audius, Forrest Browning, tapi belum kunjung mendapat kabar hingga saat publikasi.

Bagaimana pendapat Anda tentang terobosan terbaru Audius ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual...
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori