Kembali

Apollo dan BlackRock Hentikan Penarikan — Pasar Kredit Privat US$1,8 Triliun Mengalami Tekanan Nyata

Pilih kami di Google
author avatar

Ditulis oleh
Kamina Bashir

editor avatar

Diedit oleh
Harsh Notariya

24 Maret 2026 14.47 WIB
  • Apollo membatasi penebusan hingga 5% setelah investor ingin menarik 11,2% dari dana kredit privat miliknya.
  • Moody's menurunkan peringkat FS KKR Capital, dengan alasan masalah kualitas aset yang masih berlangsung.
  • BlackRock dan Blue Owl juga membatasi penarikan, menandakan tekanan di seluruh sektor.
Promo

Apollo Global Management membatasi penarikan investor di salah satu dana kredit swasta non-traded terbesar miliknya, Apollo Debt Solutions.

Menurut surat kepada pemegang saham, mereka membatasi penarikan di angka 5% dari jumlah saham beredar setelah investor ingin menarik sekitar 11,2%. Langkah ini mengikuti pembatasan serupa di dana kredit swasta lain dalam beberapa minggu terakhir, sehingga kekhawatiran di pasar kredit swasta senilai US$1,8 triliun pun makin dalam.

BlackRock juga menerapkan batas 5% pada HPS Corporate Lending Fund miliknya yang bernilai US$26 miliar di awal Maret, setelah permintaan penarikan mencapai 9,3% dari nilai aset bersih.

Blue Owl Capital pun secara permanen menghentikan penarikan kuartalan di Blue Owl Capital Corp II (OBDC II), sebuah dana yang menyasar investor ritel, dan menggantinya dengan pembagian berkala yang didanai lewat penjualan aset.

Disponsori
Disponsori

Peningkatan jumlah permintaan penarikan terjadi lantaran investor makin khawatir dengan paparan tinggi para pemberi pinjaman ke perusahaan software. Sektor ini sekarang menghadapi tekanan akibat disrupsi dari kecerdasan buatan (AI).

Langkah institusi keuangan besar juga menambah kekhawatiran. Goldman dan JPMorgan kini menawarkan klien hedge fund cara untuk melakukan shorting di pasar kredit swasta.

Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung

Sementara itu, Moody’s menurunkan peringkat FS KKR Capital Corp. (FSK), yang dikelola bersama oleh Future Standard dan KKR & Co, dari Baa3 menjadi Ba1.

“Penurunan peringkat ini mencerminkan tantangan kualitas aset FSK yang berlanjut, sehingga profitabilitas menjadi lebih lemah dan erosi nilai aset bersih semakin besar dibandingkan perusahaan pengembangan bisnis (BDC) lain. Penurunan ini juga menggarisbawahi karakteristik negatif lain dari profil kredit FSK, termasuk leverage yang berada di posisi tertinggi di antara kelompoknya serta komposisi aset yang kurang fokus pada instrumen senior. Selain itu, ketergantungan FSK terhadap utang yang dijaminkan juga telah meningkat hingga berada di atas rata-rata peer-nya, dan kami perkirakan kondisi ini akan berlanjut. Meski demikian, FSK berada dalam posisi yang cukup baik dari sisi likuiditas, karena kapasitas revolver yang tersedia masih memadai dan jatuh tempo utang tanpa jaminannya terdistribusi dengan baik,” terang dokumen tersebut.

Perkembangan ini menjadi babak terbaru dari serangkaian langkah yang menegaskan tekanan di pasar kredit swasta yang terus meningkat. Dengan permintaan penarikan yang makin tinggi dan disrupsi AI yang menekan pinjaman software yang selama ini mendorong pertumbuhan sektor ini, retakan semakin terlihat.

Cara manajer dana menghadapi kuartal berikutnya, ketika permintaan likuiditas investor bertemu portofolio yang terdiri dari aset tidak likuid, akan menentukan apakah tekanan ini tetap terkendali atau justru semakin parah.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori