Walaupun blockchain layer-1 (L1) teratas seperti Ethereum, Solana, dan BNB Chain terus mendominasi pemberitaan media, Bitcoin Cash (BCH) justru muncul sebagai “bintang diam-diam.”
BCH sepertinya akan menjadi salah satu altcoin layer-1 yang mengakhiri tahun 2025 dengan performa positif yang kuat. Ada beberapa faktor kunci yang mendukung skenario tersebut.
SponsoredBagaimana Bitcoin Cash (BCH) mengungguli layer-1 lain di 2025
Data menunjukkan BCH telah naik hampir 32% sepanjang tahun ini, sehingga menjadi altcoin layer-1 dengan performa terbaik. BCH mengungguli rival seperti Tron, Ethereum, dan Solana.
Menariknya, BCH sebagian besar masih di luar narasi ETF dan cadangan strategis (DATs). Sementara altcoin seperti ETH, SOL, dan XRP mendapat sentimen positif karena harapan akumulasi institusi, BCH justru naik tanpa bergantung pada katalis tersebut.
Performa ini menyoroti kekuatan dasar BCH sebagai fork Bitcoin yang mampu bertahan melewati berbagai siklus pasar.
Pada harga saat ini di atas US$570, BCH berpotensi menutup 2025 lebih tinggi dibanding harga pembukaan US$430 di awal tahun.
Sponsored SponsoredNamun, banyak analis memperkirakan lebih dari itu. Mereka meyakini BCH akan breakout di atas resistance US$600 dan mencetak level tertinggi baru dalam setahun terakhir.
“Once price decisively breaks above the US$610–US$650 resistance zone, BCH is likely to move significantly higher, similar to ZEC’s run in September,” prediksi investor Karamata .
Jika BCH mampu breakout di atas US$650, itu bisa menjadi level tertinggi dalam dua tahun. Kenaikan di atas US$720 dapat membawa BCH ke harga tertinggi sejak 2022. Ada beberapa faktor on-chain yang mendukung proyeksi ini.
Sinyal Positif yang Mendukung Potensi Breakout BCH
Salah satu sinyal bullish menonjol adalah lonjakan nilai rata-rata transaksi Bitcoin Cash pada Desember 2025.
Sponsored SponsoredData historis dari BitInfoCharts memperlihatkan nilai transaksi rata-rata pernah menembus di atas US$1,34 juta pada beberapa puncaknya, saat BCH bergerak di sekitar harga US$600.
Ini adalah nilai rata-rata transaksi terbesar sepanjang sejarah BCH. Angka ini menunjukkan semakin banyak transaksi besar, kemungkinan berasal dari investor besar atau whale, yang jadi sinyal masuknya dana nyata ke jaringan.
Data trading spot juga memperkuat tren ini. Grafik BCH Spot Average Order Size dari CryptoQuant menunjukkan aktivitas whale mendominasi order book selama beberapa tahun terakhir.
SponsoredOrder whale besar kembali muncul selama dua bulan terakhir, tepat saat BCH bergerak di sekitar zona resistance US$600.
Selain dari sisi trading, BCH juga tetap jadi salah satu altcoin yang paling banyak diterima untuk pembayaran. Berdasarkan Cryptwerk, BCH menempati peringkat keempat dengan 2.468 merchant menerimanya, hanya kalah dari BTC, ETH, dan LTC.
Faktor-faktor di atas bisa menjadi pendorong breakout yang sukses dan membawa BCH menuju rekor baru di tahun 2026.
namun, tantangan tetap ada. Keterbatasan likuiditas dan sentimen pasar yang sangat takut masih menjadi penghambat, sehingga membuat breakout BCH secara cepat menjadi lebih sulit.