Avalanche (AVAX) masih terus mencoba untuk membentuk level terendah yang lebih tinggi pertamanya, setelah mencapai level terendah temporer pada bulan Juni lalu. Namun, hingga kini tanda-tanda yang menunjukkan terjadinya bullish reversal masih belum terlihat.
Saat ini, popularitas marketplace non-fungible token (NFT) Avalanche tengah berada pada puncaknya di lingkungan komunitas NFT. Minggu ini saja, volumenya telah berhasil mencetak rekor tertinggi dalam tujuh minggu. Sekitar 48% dari volume ini berasal dari koleksi NFT Chickn. Lonjakan popularitas marketplace ini terjadi menyusul terbitnya pengumuman tentang wallet Bitcoin.com yang secara resmi sudah mulai mendukung AVAX.
Aksi Pergerakan Harga AVAX
Terlepas dari berita positif yang datang silih berganti, harga AVAX sendiri belum mengonfirmasi sinyal bullish reversal apapun. Sebaliknya, AVAX justru telah berhasil menjebol garis ascending support yang sudah ada sejak aset ini mencetak posisi terendahnya pada bulan Juni lalu. Aksi breakdown seperti itu biasanya mengindikasikan bahwa tren kenaikan yang terjadi sebelumnya telah usai.
Kemudian, jika nantinya terjadi pemantulan jangka pendek, maka akan ada titik resistance yang kuat di level US$22,60. Ini merupakan level resistance retracement Fib 0,382 yang berimpit dengan garis ascending support yang sebelumnya.
Analisis Wave Count
Indikator wave count AVAX menunjukkan bahwa ada kemungkinan bahwa AVAX telah menyelesaikan kalkulasi struktur korektif A-B-C dari titik all-time high (ATH). Di dalamnya, wave A:C memiliki rasio tepat 1:1. Sementara itu, sub-wave count ditunjukkan dengan warna hitam, dan juga menunjukkan struktur korektif yang lengkap.
Jadi, jika indikator count ini benar, berarti harga AVAX telah menyelesaikan masa koreksinya dan telah memulai tren pergerakan naik yang baru pada tanggal 18 Juni.
Namun, sayangnya, aksi pergerakan dalam jangka pendek ternyata menimbulkan keraguan pada potensi ini, karena hal tersebut menunjukkan adanya aksi penurunan sebanyak lima gelombang (five-wave) yang telah selesai sejak mencapai titik tertinggi pada tanggal 8 Agustus. Oleh karena itu, indikator wave count tersebut justru menunjukkan tanda-tanda bearish.
Aksi penurunan harga yang lebih rendah dari titik terendahnya yang terbentuk tanggal 19 Juni, yaitu pada level US$13,71 (garis merah), akan menunjukkan bahwa indikator count memberi sinyal bearish. Sementara itu, kenaikan yang lebih tinggi dari titik tertingginya yang terbentuk pada tanggal 8 Agustus, yaitu pada level US$30,39 (garis hijau), akan mengonfirmasi bahwa indikator count memberi sinyal bullish.
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram Be[In]Crypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!
Penyangkalan
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.