Kembali

Menteri Keuangan Trump Scott Bessent Desak Kongres Segera Bertindak Terkait Aset Kripto

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Lockridge Okoth

09 April 2026 20.02 WIB
  • Menteri Keuangan Bessent menerbitkan opini di WSJ yang mendesak Senat untuk mengesahkan CLARITY Act.
  • Dia memperingatkan bahwa pengembangan aset kripto sedang berpindah ke Abu Dhabi dan Singapura karena aturan yang tidak jelas.
  • RUU ini akan mendefinisikan yurisdiksi SEC dan CFTC atas aset digital untuk pertama kalinya.
Promo

US Treasury Secretary Scott Bessent meminta Komite Perbankan Senat untuk mengadakan markup terhadap Undang-Undang CLARITY dan segera mengirimkannya ke meja Presiden Trump.

Opini ini menjadi dorongan paling langsung dari Bessent di depan publik untuk mendorong rancangan undang-undang struktur pasar aset kripto ini.

Alasan Bessent Mendesak Sekarang

Undang-Undang CLARITY lolos di DPR pada Juli 2025 dengan suara bipartisan 294-134. tapi, prosesnya terhenti di Senat karena perdebatan soal ketentuan imbal hasil stablecoin dan draft dari komite-komite yang saling bersaing.

Bessent menggambarkan legislasi ini sebagai kelanjutan dari Undang-Undang GENIUS yang sudah ditandatangani Presiden Trump pada Juli 2025 untuk mengatur stablecoin yang didukung dolar AS.

Tanpa Undang-Undang CLARITY, terang Menteri Keuangan itu, kerangka stablecoin belum punya struktur pasar yang lebih luas untuk mendukung aset tokenisasi dan decentralized exchange.

Disponsori
Disponsori

Congress has spent the better part of half a decade trying to pass a framework to onshore the future of finance. It is time for US Senate Banking Committee to hold a markup and send the CLARITY Act to President Trump’s desk,” tulis Bessent.

Ia menyoroti pasar aset digital global yang nilainya berfluktuasi antara US$2 triliun dan US$3 triliun, serta mencatat bahwa hampir 1 dari 6 penduduk Amerika memiliki aset digital dalam bentuk apapun.

Kapitalisasi Pasar Kripto
Kapitalisasi Pasar Kripto | Sumber: Coingecko

Senat Dihimpit Tenggat Waktu

Jadwal politik membuat situasi ini jadi makin mendesak. Pemilu sela 2026 bisa mengubah penguasaan Kongres, sehingga kemungkinan proses legislasi aset kripto akan mandek setelah tahun ini.

Senator Cynthia Lummis pernah mengindikasikan pada Maret bahwa rapat dengar pendapat Komite Perbankan bisa berlangsung di akhir April.

Pada bulan Maret, Senator Thom Tillis dan Angela Alsobrooks dikabarkan telah mencapai kesepakatan prinsip terkait ketentuan imbal hasil stablecoin, yang menjadi salah satu hambatan utama dalam rancangan undang-undang ini.

Meski begitu, permasalahan terkait perlindungan decentralized finance dan ketentuan pendanaan ilegal hingga kini belum terselesaikan.

Bessent memperingatkan dalam opini tersebut bahwa ketidakpastian regulasi sudah membuat pengembangan aset kripto bergeser ke yurisdiksi dengan aturan yang lebih jelas, seperti Abu Dhabi dan Singapura.

Dia menegaskan bahwa Undang-Undang CLARITY dapat menciptakan jalur registrasi bagi platform perdagangan, mendefinisikan kapan aset digital dinyatakan sebagai sekuritas, dan memperkuat pengawasan anti pencucian uang.

Apakah Komite Perbankan Senat akan bertindak sebelum tekanan politik pemilu sela mengakhiri agenda legislatif tahun ini, akan menentukan apakah rancangan ini bisa sampai ke meja Trump pada tahun ini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori