Kembali

Trader Memperdebatkan Peran Dana SAFU Binance sebagai Sinyal Pasar setelah Pembelian Bitcoin US$734 Juta

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Lockridge Okoth

09 Februari 2026 18.52 WIB
  • Binance mengonversi US$734 juta menjadi Bitcoin sebagai bagian dari rencananya untuk mengalihkan cadangan SAFU.
  • Trader membandingkan realokasi SAFU dengan titik balik siklus kripto terdahulu dan reli.
  • perdebatan terus berlanjut apakah pergerakan SAFU menandakan pasar atau hanya mencerminkan strategi treasury.
Promo

SAFU (Secure Asset Fund for Users) milik Binance terus jadi sorotan setelah exchange itu mengonfirmasi pembelian Bitcoin baru.

Konversi terbaru ini membuat total kepemilikan dana tersebut menjadi 10.455 BTC, yang nilainya sekitar US$734 juta.

Sponsored
Sponsored

Bagaimana Dana SAFU Binance Berperan sebagai Indikator Pasar Aset Kripto

Akumulasi terbaru ini adalah bagian dari rencana yang lebih luas untuk mengubah seluruh cadangan US$1 miliar menjadi Bitcoin dalam periode 30 hari. Apakah langkah ini bisa memberi petunjuk tentang siklus pasar aset kripto yang lebih besar?

“Dana SAFU Binance baru saja membeli lagi 4.225 $BTC (US$299,6 juta), sehingga total pembeliannya menjadi 10.455 $BTC (US$734 juta),” lapor Lookonchain .

Binance kemudian mengonfirmasi transaksi tersebut, menyebutkan bahwa 4.225 BTC untuk Dana SAFU bernilai sekitar 300 juta stablecoin USD.

Dana SAFU, dididirikan pada tahun 2018, berfungsi sebagai cadangan asuransi darurat yang dibuat untuk melindungi aset pengguna jika terjadi peretasan atau kegagalan operasional.

Secara historis, dana ini didanai dari sekitar 10% biaya trading dan sebagian besar disimpan dalam stablecoin agar tetap cair dan mengurangi volatilitas.

Pendekatan tersebut berubah pada akhir Januari 2026, ketika Binance mengumumkan akan mengubah seluruh cadangan menjadi Bitcoin lewat pembelian bertahap supaya tidak mengganggu pasar.

Sponsored
Sponsored

Pembelian awalnya termasuk pembelian sekitar 1.315 BTC dan 3.600 BTC, lalu yang terbaru adalah penambahan 4.225 BTC.

Perubahan ini secara luas ditafsirkan sebagai sinyal kuat kepercayaan jangka panjang terhadap Bitcoin, apalagi ketika pembelian tersebut menambah tekanan beli secara stabil di tengah sentimen pasar yang tidak pasti.

Pola Historis Dorong Teori “Market Indicator”

Selain dampak langsung pada likuiditas, sejumlah analis berpendapat bahwa perubahan alokasi SAFU secara historis sering bertepatan dengan titik balik besar di pasar aset kripto.

Pada Maret 2023, Binance mengonversi sekitar US$1 miliar cadangan SAFU ke dalam Bitcoin, Ethereum, dan BNB.

Sponsored
Sponsored

Setahun berikutnya, harga Bitcoin naik sekitar 250% dan Ethereum naik sekitar 160%. Kapitalisasi pasar aset kripto secara keseluruhan bertambah sekitar US$1,8 triliun.

Performa Harga Bitcoin dan Ethereum
Performa Harga Bitcoin dan Ethereum | Sumber: TradingView

“Maret 2023 – Binance umumkan konversi Dana SAFU senilai US$1 miliar menjadi BTC, ETH, dan BNB. – BTC reli 250% setahun, ETH reli 200%, dan market cap kripto bertambah US$1,8 triliun. Januari 2026 – Binance telah mengumumkan rencana untuk mengonversi US$1 miliar dari Dana SAFU menjadi Bitcoin. Kita semua tahu apa yang kemungkinan akan terjadi selanjutnya,” komentar pengamat kripto Ash Crypto .

Pengumuman konversi Dana SAFU dan pergerakan harga Bitcoin
Grafik yang menunjukkan korelasi antara konversi dana SAFU dan siklus pasar | Sumber: AshCrypto

Data dari Arkham juga memperlihatkan bahwa saat nilai total Dana SAFU melampaui US$1,2 miliar pada Maret 2024—kebanyakan karena kenaikan harga aset—Bitcoin pun sedang mendekati puncak siklusnya.

Sponsored
Sponsored
Dana SAFU Binance
Dana SAFU Binance | Sumber: Arkham

Hal ini membuat sejumlah trader berspekulasi bahwa nilai dan pergeseran alokasi SAFU bisa mencerminkan kondisi ekstrim pasar secara lebih luas, di mana nilainya naik mendekati puncak dan mulai berakumulasi ketika harga turun.

Sinyal Kepercayaan atau Kebetulan?

Meskipun teori ini semakin menarik perhatian, korelasi tidak selalu berarti kemampuan prediksi. Keputusan Binance bisa saja hanya mencerminkan pengelolaan kas yang bijak—membeli Bitcoin saat harga relatif murah agar kekuatan dana cadangan tetap terjaga dalam jangka panjang, meski kemungkinannya jarang dipakai.

Meski begitu, transparansi transaksi on-chain SAFU memberikan wawasan langka mengenai cara salah satu exchange terbesar industri mengelola risiko dan modal di tengah kondisi pasar yang volatil.

Binance bisa saja terus melanjutkan pembelian terjadwal ini hingga akhir Februari atau awal Maret 2026. Namun, apakah akumulasi SAFU benar-benar bisa menjadi indikator andal bagi titik balik siklus pasar, atau hanya sekadar menggambarkan perubahan yang sudah terjadi, mungkin baru akan terjawab di bulan-bulan mendatang.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori