Harga Bitcoin sedang bergerak konsolidasi setelah volatilitas terbaru, bergerak di dalam struktur netral. Raja aset kripto ini kesulitan membentuk tren yang jelas selama dua minggu terakhir.
Saat ini, Bitcoin masih bergerak di kisaran harga, mencerminkan tekanan antara pembeli dan penjual yang seimbang. Keseimbangan ini menandakan bahwa perilaku investor selanjutnya mungkin akan menentukan arah pergerakan berikutnya.
Kekhawatiran dari Whale, Dukungan dari MTH
Data on-chain menunjukkan bahwa holder muda memilih untuk HODL, bukan keluar dari posisi mereka. HODL waves memperlihatkan bahwa pasokan yang dipegang investor dengan usia satu hingga tiga bulan turun 5%. Pasokan tersebut kini “matang” masuk ke kategori tiga hingga enam bulan, menandakan penjualan jangka pendek yang semakin sedikit.
Pergeseran ini mencerminkan ketahanan holder yang semakin baik meski harga sempat turun. Investor Bitcoin yang masih terdampak kerugian pun tidak panik dan melakukan likuidasi besar-besaran. Sebaliknya, koin yang mereka pegang beralih ke kategori jangka panjang, yang secara historis mendukung stabilitas harga. Penurunan distribusi jangka pendek biasanya membatasi volatilitas penurunan dan memperkuat zona support secara struktural.
Mau insight token seperti ini? Daftar Newsletter Harian Kripto dari Editor Harsh Notariya di sini.
Meski perilaku beberapa holder terpantau stabil, aktivitas whale justru menunjukkan dinamika sebaliknya. Sejak 13 Februari, holder besar telah memindahkan sekitar 900.000 BTC, dengan nilai sekitar US$60 miliar. Aktivitas transfer ini mengindikasikan modal besar mungkin tengah bersiap keluar setelah harga hanya naik sedikit.
Penjualan whale yang terus-menerus dapat memicu kejutan pasokan, terutama di kondisi harga yang bergerak di kisaran terbatas. Distribusi dalam jumlah besar akan menambah resistance dan bisa melemahkan momentum bullish. Jika holder besar semakin tidak sabar, tekanan jual berkelanjutan bisa mengancam stabilitas BTC bahkan meningkatkan risiko koreksi yang lebih luas.
Breakout atau Breakdown Harga BTC di Depan?
Bitcoin diperdagangkan pada US$66.188 pada waktu publikasi setelah turun dari support US$67.394. Aset ini masih bertahan di rentang US$65.000 sampai US$70.000. Konsolidasi ini mencerminkan keseimbangan yang masih berlanjut. Breakout atau breakdown yang tegas sepertinya akan menentukan arah besar harga selanjutnya untuk Bitcoin.
Dalam dua minggu terakhir, BTC sudah membentuk pola segitiga simetris. Pergerakan harga menunjukkan belum ada bias arah yang jelas. namun, penjualan whale yang berlanjut dapat menggeser keseimbangan ke bawah. Jika breakdown terjadi di bawah support segitiga, harga Bitcoin bisa meluncur ke US$64.142. Jika level itu juga hilang, BTC berisiko turun lebih jauh ke US$60.000. Menariknya, wick bawah panjang baru-baru ini menandakan ada minat beli ketika harga turun.
Sebaliknya, jika distribusi whale melambat dan holder jangka menengah beralih menjadi holder jangka panjang, peluang pemulihan bisa jadi lebih kuat. Permintaan yang kembali naik mungkin bisa mendorong breakout di atas resistance rentang ini. Pergerakan harga yang konsisten menuju US$71.963 akan membatalkan outlook bearish dalam waktu dekat. Jika harga berhasil melewati level itu, potensi kenaikan bisa berlanjut sampai US$74.789, sehingga memulihkan momentum bullish di pasar aset kripto secara umum.