Opsi Bitcoin dan Ethereum senilai lebih dari US$2,6 miliar berakhir hari ini, dan data derivatif menunjukkan sentimen hati-hati meski harga aset kripto secara umum mengalami pemulihan sepanjang minggu.
Para trader memperhatikan apakah BTC dan ETH bisa bertahan di levelnya masing-masing hingga penyelesaian kontrak.
Data Opsi Tunjukkan Sinyal Bearish
Waktu expiry tiba ketika Bitcoin (BTC) diperdagangkan di sekitar US$70.731, sedikit di atas level psikologis US$70.000 yang banyak diperhatikan. Sementara itu, Ethereum (ETH) berada di kisaran US$2.070.
Bitcoin menjadi bagian terbesar dari expiry hari ini, dengan nilai nosional sekitar US$2,23 miliar dari 31.709 kontrak terbuka.
Rasio put-to-call berada di 1,70, artinya opsi put (taruhan harga turun) jauh lebih banyak daripada call.
Level maksimal pain untuk BTC berada di US$69.000, sekitar US$1.700 di bawah harga spot saat ini. Max pain ini adalah harga di mana kontrak opsi paling banyak berakhir tanpa nilai.
Level ini, sering disebut strike price, kerap menjadi daya tarik harga dalam jangka pendek saat mendekati expiry. Jadi, ketika mendekati expiry pada pukul 08.00 UTC di Deribit, harga bisa saja bergerak mendekati level max pain tersebut.
Expiry Ethereum memang lebih kecil, tapi tetap signifikan, dengan nilai nosional US$398 juta dari 192.403 kontrak terbuka.
Rasio put-to-call ETH adalah 0,90, mendekati netral, dan level max pain ETH di US$1.950, atau sekitar US$120 di bawah harga saat ini.
Tekanan Jual pada Call Meski Harga Naik
Platform analis opsi Greeks.live mencatat perbedaan mencolok antara pergerakan harga dan posisi derivatif selama pekan ini.
“Pasar kripto rebound minggu ini, dengan Bitcoin tetap kokoh di atas ambang psikologis US$70.000 dan sekarang bersiap menantang US$75.000. Namun, data pasar opsi menunjukkan aktivitas penjualan call option mendominasi perdagangan dua hari terakhir. Walau harga terus naik, momentumnya mulai melambat,” tulis mereka .
Penjualan call biasanya menunjukkan ekspektasi bahwa harga aset tidak akan naik lebih jauh lagi. Trader yang menjual call menerima premi sekaligus bertaruh harga tidak reli lebih tinggi secara berkelanjutan. Situasi ini kerap mengisyaratkan keyakinan pada reli harga masih terbatas.
Expiry hari ini merupakan sekitar 7% dari total open interest, yang disebut Greeks.live sebagai hampir level terendah yang pernah terjadi belakangan ini.
Namun, porsi open interest Bitcoin telah mencapai puncak terbaru, menegaskan peran dominan BTC di pasar derivatif saat ini.
Volatilitas Meningkat saat Sentimen Pulih secara Tidak Merata
Implied volatility (IV) naik di kedua aset selama rebound pekan ini. IV jangka utama BTC sekarang di 55%, sedangkan ETH mencapai 75%, yang mencerminkan ekspektasi pergerakan harga lebih liar dalam waktu dekat.
IV yang lebih tinggi saat reli biasanya menunjukkan pembeli opsi rela membayar lebih mahal untuk mengantisipasi potensi pembalikan arah, bukan sekadar berburu keuntungan.
Options skew, yang mengukur minat relatif terhadap put dibanding call, juga membaik pada kedua aset ini, menandakan pemulihan sentimen pasar yang moderat.
namun, Greeks.live tetap memperingatkan bahwa gambaran besar pasar masih cenderung bearish.
“…pasar masih berada dalam fase bearish. Potensi keuntungan mengejar reli saat ini rata-rata saja, dan level bawah belum terkonfirmasi,” tulis para analis di Greeks.live.
Penilaian tersebut sejalan dengan open interest opsi put yang lebih tinggi pada Bitcoin, di mana hampir 20.000 kontrak put masih terbuka dibanding kurang dari 12.000 kontrak call.
Apakah expiry hari ini memicu lonjakan volatilitas jangka pendek atau justru berlalu tenang, kemungkinan besar tergantung seberapa dekat harga BTC dan ETH saat settlement terhadap level max pain-nya masing-masing.
Jika terdapat selisih yang besar antara harga spot dan max pain, biasanya akan memicu pergerakan harga yang lebih tajam setelah expiry saat para trader melakukan reposisi.