Hampir US$2,3 miliar nilai opsi Bitcoin dan Ethereum akan kedaluwarsa hari ini (23/1), menempatkan pasar kripto di titik kritis saat trader bersiap menghadapi potensi reset volatilitas.
Dengan positioning yang terkonsentrasi kuat di sekitar level strike kunci, pergerakan harga menjelang dan segera setelah kedaluwarsa kemungkinan akan lebih didorong oleh arus lindung nilai mekanis dibandingkan faktor fundamental.
SponsoredKedaluwarsa Opsi Kripto US$2,3 Miliar Menempatkan Bitcoin dan Ethereum di Persimpangan Volatilitas
Bitcoin menyumbang porsi terbesar dari nilai nosional tersebut, dengan sekitar US$1,94 miliar opsi BTC yang akan berakhir.
Menjelang kedaluwarsa, Bitcoin diperdagangkan di US$89.746, berada di bawah level max pain US$92.000, yakni harga di mana jumlah kontrak opsi yang kedaluwarsa tanpa nilai berada pada titik tertinggi.
Total open interest tercatat sebanyak 21.657 kontrak, terdiri dari 11.944 call dan 9.713 put, sehingga menghasilkan rasio put-to-call sebesar 0,81.
Data ini mengindikasikan bias bullish moderat, meski tidak ekstrem, yang membuka ruang bagi volatilitas dua arah.
Sementara itu, opsi Ethereum menyumbang sisa nilai nosional sebesar US$347,7 juta. ETH diperdagangkan di kisaran US$2.958, jauh di bawah level max pain US$3.200.
Sponsored SponsoredOpen interest Ethereum secara absolut jauh lebih besar, dengan 117.513 kontrak beredar, terdiri dari 63.796 call dan 53.717 put. Ini menghasilkan rasio put-to-call sebesar 0,84. Seperti Bitcoin, positioning ini mencerminkan optimisme yang berhati-hati, meski perlindungan terhadap penurunan masih signifikan.
Sebagai catatan, total opsi yang kedaluwarsa pekan ini sedikit lebih rendah ketimbang hampir US$3 miliar kontrak yang berakhir pada pekan sebelumnya.
Deribit Soroti Klaster Strike di Tengah Risiko Makro yang Menjaga Volatilitas Tetap Tinggi
Menurut analis Deribit, pengelompokan open interest di sekitar strike utama berpotensi meningkatkan sensitivitas harga dalam jangka pendek.
Sponsored“Positioning kedaluwarsa terkonsentrasi ketat di sekitar strike kunci, membuat harga spot sensitif menjelang waktu kedaluwarsa. Ketidakpastian geopolitik dan kebijakan perdagangan tetap menjadi latar belakang makro, mendukung permintaan lindung nilai dan menjaga volatilitas tetap reaktif. Pantau strike magnets, arus lindung nilai dealer, dan repricing volatilitas pasca-kedaluwarsa,” tulis mereka.
Dinamika ini mencerminkan lingkungan pasar yang lebih luas, di mana risiko makro masih mendominasi psikologi trader.
Ketegangan geopolitik yang berkelanjutan, perubahan kebijakan perdagangan, serta ketidakpastian kondisi moneter global mendorong investor untuk lebih mengandalkan opsi sebagai instrumen lindung nilai, alih-alih mengambil posisi arah harga secara agresif.
Kondisi tersebut membuat implied volatility (IV) tetap tinggi dan responsif, bahkan ketika harga spot bergerak relatif stabil.
Menjelang kedaluwarsa, apa yang disebut sebagai strike magnets dapat memberikan efek gravitasi pada harga, seiring dealer menyesuaikan lindung nilai agar tetap delta-neutral.
Sponsored SponsoredApabila harga spot bergerak mendekati level max pain, arus lindung nilai dapat memperkuat pergerakan tersebut. Sebaliknya, penyimpangan tajam dari strike utama bisa memicu reposisi cepat, yang justru memperbesar volatilitas alih-alih meredamnya.
Setelah kontrak berakhir, perhatian pasar kemungkinan akan beralih ke bagaimana volatilitas dihargai ulang menjelang akhir pekan. Kedaluwarsa dalam jumlah besar dapat melepaskan eksposur gamma yang terpendam, yang kerap memicu pergerakan harga lebih tajam pasca-kedaluwarsa ketika pasar menyesuaikan ulang posisi.
Dengan demikian, trader Bitcoin dan Ethereum berpotensi menyaksikan dorongan arah baru. Ini bisa berupa reli pelepasan tekanan jika tekanan jual mereda, atau justru pergerakan turun apabila kekhawatiran makro kembali mendominasi.
Dengan positioning yang padat, risiko makro yang belum terselesaikan, serta level teknikal yang terdefinisi jelas, kedaluwarsanya opsi hari ini bisa menjadi penentu arah untuk fase pergerakan berikutnya di pasar BTC dan ETH.
Bagaimana pendapat Anda tentang kedaluwarsa opsi Bitcoin dan Ethereum di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!