Hampir US$3 miliar dalam opsi Bitcoin dan Ethereum akan kadaluwarsa hari ini pada pukul 08:00 UTC di Deribit, sehingga pasar derivatif mendapat sorotan ketat.
Menjelang kadaluwarsa opsi hari ini, perhatian tertuju pada apakah stabilisasi harga belakangan ini hanya jeda sementara atau awal dari pergerakan arah baru.
SponsoredUS$3 Miliar Expiry Opsi Bitcoin dan Ethereum Uji Ketahanan Pasar setelah Guncangan Likuidasi
Pada waktu publikasi, Bitcoin diperdagangkan di US$66.372, dengan level max pain di sekitar US$74.000 dan total open interest nominal melampaui US$2,53 miliar.
Sementara itu, Ethereum diperdagangkan di kisaran US$1.950, dengan sekitar US$425 juta dalam total open interest nominal dan level max pain di kisaran US$2.100.
Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar posisi terbuka akan diuntungkan jika harga bergerak naik ke level max pain, namun sentimen di pasar opsi tetap hati-hati.
Meski harga sempat pulih setelah aksi jual tajam pekan lalu, metrik opsi menandakan para trader masih melakukan lindung nilai terhadap risiko penurunan harga.
Analis di Laevitas menginformasikan bahwa risk reversal Bitcoin masih sangat condong ke arah put.
Sponsored Sponsored“BTC 1-week dan 1-month 25-delta RR telah pulih dari titik terendah ekstrem, namun tetap negatif di sekitar −13 dan −11 vols. Hal ini menunjukkan permintaan berkelanjutan untuk perlindungan penurunan harga,” terang analis derivatif tersebut.
Risk reversal banyak digunakan untuk mengukur sentimen di pasar derivatif. Sementara itu, nilai negatif yang bertahan biasanya menandakan trader membayar premi ekstra untuk put sebagai proteksi, yang kerap merefleksikan kekhawatiran penurunan harga lebih lanjut.
Likuidasi, Put Skew Shock, dan Pergeseran Rawan ke Calls Menjelang Expiry
Suasana hati-hati saat ini muncul setelah peristiwa signifikan di mana Bitcoin sempat turun di bawah US$70.000, memicu likuidasi massal dan ketidakseimbangan ekstrem di pasar derivatif.
Analis di Deribit menuturkan bahwa pergerakan tersebut menyebabkan salah satu lonjakan permintaan put terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Sponsored“BTC breakdown US$70K pekan lalu, memicu likuidasi berantai dan menjadi salah satu pergerakan skew put paling ekstrem dalam beberapa tahun sebelum harga memantul kembali ke kisaran 67K,” papar analis Deribit itu.
Kejadian seperti ini sering meninggalkan dampak psikologis yang bertahan lama di pasar, sehingga para trader masih cenderung defensif meskipun harga telah stabil.
Meski demikian, belakangan ini posisi derivatif mulai bergeser, karena beberapa trader kembali masuk ke opsi call (beli) seiring volatilitas turun dari level panik. Analis Deribit menyebutkan pasar kini sedang berada di titik krusial.
Kadaluwarsa opsi sebesar ini terkadang bisa memberikan efek gravitasi jangka pendek pada harga, terutama jika ada konsentrasi open interest dalam jumlah besar di dekat level strike tertentu.
Sponsored SponsoredWalaupun posisi jangka pendek sudah membaik, beberapa indikator menunjukkan para trader institusi masih ragu tentang prospek jangka menengah.
Analis di Greeks.live menginformasikan bahwa opsi put masih mendominasi aktivitas di pasar derivatif Bitcoin.
“Opsi put masih mendominasi pasar, dengan lebih dari US$1 miliar di opsi put BTC yang diperdagangkan hari ini, setara dengan 37% dari total volume. Mayoritas opsi itu berada di luar harga (out-of-the-money), dipatok di kisaran US$60.000 hingga US$65.000,” ucapan para analis tersebut.
Hal ini menunjukkan bahwa institusi masih memiliki pandangan negatif terhadap pergerakan pasar dalam jangka menengah hingga panjang. Menurut para analis, ada ekspektasi kuat terhadap tren bearish dalam satu sampai dua bulan ke depan.
Settlement dari kadaluwarsa opsi hari ini dapat meredakan tekanan serta menstabilkan pasar. Namun, kadaluwarsa ini juga bisa menjadi katalisator munculnya volatilitas baru jelang akhir pekan.