Bitcoin (BTC) naik 1,54% dalam 24 jam terakhir menjadi US$80.837, menurut data BeInCrypto Markets. Pasar aset kripto yang lebih luas juga ikut naik seiring saham teknologi reli sebelum keputusan suku bunga The Fed hari Rabu.
namun, data spot dan derivatif memperlihatkan trader mempersiapkan keputusan tersebut dengan cara yang berbeda. Holder spot memindahkan koin keluar dari exchange, sementara trader Futures di Binance cenderung ambil posisi short walaupun tidak terlalu besar.
Ikuti kami di X untuk update berita terbaru secara langsung
Aset Kripto Naik Berkat Reli Saham Chip
Beberapa altcoin utama pun membukukan kenaikan di periode yang sama. Ethereum (ETH) naik 1,79% menjadi US$2.350,85, XRP (XRP) bertambah 2,44% menjadi US$1,33, dan Solana (SOL) naik 1,69%.
Pergerakan ini terjadi setelah Nasdaq Composite naik 1,18% pada hari Selasa. Produsen chip memimpin kenaikan itu, dengan saham Advanced Micro Devices naik 5%.
Pasar memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga pada pukul 14.00 waktu setempat, walaupun Morgan Stanley memperkirakan ada sinyal kenaikan lebih lanjut, lapor BeInCrypto. Alphabet dan Microsoft akan merilis laporan keuangan setelah pasar tutup, dan data Personal Consumption Expenditures (PCE) dan GDP akan keluar hari Kamis.
Holder Spot dan Trader Binance Futures Bertaruh di Sisi Berlawanan
Agenda padat membuat trader spot dan futures mengambil posisi yang berbeda. Holder Bitcoin memindahkan arus bersih sebesar 14.942 BTC dari exchange, jadi arus keluar satu hari terbesar dalam 5 minggu terakhir menurut Santiment.
Koin yang dipindahkan dari exchange tidak bisa langsung dijual, sehingga stok untuk keluar cepat jadi lebih sedikit. Santiment membaca langkah ini sebagai posisi yang tidak terlalu defensif dibandingkan risiko ekonomi makro. meski begitu, arus keluar koin juga bisa menunjukkan exchange sedang memindahkan koin antara wallet mereka sendiri.
Trader futures di Binance, sebaliknya, cenderung berhati-hati. Volume short berjumlah sekitar US$4,11 miliar dibanding dengan US$3,91 miliar posisi long, sehingga rasio long/short mendekati 0,95 menurut Arab Chain. Open Interest (OI) berada di sekitar US$9,15 miliar.
“Ini artinya volume posisi short sedikit lebih tinggi dibandingkan long, sehingga pasar futures Bitcoin di Binance menunjukkan sedikit kecenderungan bearish,” tulis analis itu.
Level Harga Bitcoin yang Dipantau Trader Menjelang Keputusan The Fed
Dengan suplai exchange yang menurun dan trader futures cenderung short, level harga dari Santiment menunjukkan di mana masing-masing pihak bisa terbukti salah.
Santiment menyebut US$80.000 sebagai level utama yang perlu dipertahankan. Jika harga bertahan di level tersebut dan suplai exchange turun, peluang reli ke US$82.500 sampai US$84.000 semakin besar. tapi penurunan tajam di bawah sekitar US$79.000 bisa melemahkan skenario itu.
Keputusan The Fed yang dovish juga bisa memaksa penjual short untuk membeli kembali posisi mereka dan memperkuat reli. Sebaliknya, keputusan The Fed yang hawkish atau laporan keuangan perusahaan teknologi besar yang lemah bisa menyeret saham teknologi dan aset kripto turun bersama-sama.
CryptoQuant menuturkan bahwa kenaikan OI saat harga turun bisa menandakan short baru dan volatilitas yang lebih tinggi. jika OI naik bersamaan dengan harga, itu bisa menunjukkan modal baru masuk ke pasar.
Subscribe ke channel YouTube kami untuk menyimak pemaparan para pemimpin dan jurnalis seputar analisis ahli











