Kembali

Bitcoin Flash Crash Menghapus US$128 Juta dalam Posisi Long saat Harga Sempat Turun di Bawah US$90.000

sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Lockridge Okoth

08 Januari 2026 16.22 WIB
  • Bitcoin Sempat Turun di Bawah US$90.000, Picu Likuidasi Long Hampir US$130 Juta saat Likuiditas Tipis
  • Outflow Berat Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin Spot Memperkuat Tekanan Jual dan Meningkatkan Volatilitas Jangka Pendek
  • Analis Sebut Hedging Dealer dan Inflow Lemah Membuat BTC Tetap Bergerak di Bawah US$100.000
Promo

Bitcoin (BTC) mengalami flash crash yang singkat namun tajam pada hari Kamis, turun hingga mencatatkan level terendah harian di US$89.641 sebelum kembali naik di atas US$90.000.

Pergerakan ini menunjukkan volatilitas yang terus berlanjut di pasar aset kripto, di mana jutaan posisi long terjebak secara tiba-tiba dan akhirnya terlikuidasi.

Sponsored
Sponsored

Harga Bitcoin Sempat Turun di Bawah US$90.000, Likuidasi US$128 Juta Posisi Long

Pada waktu publikasi, harga Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$90.431, setelah sebelumnya sempat turun di bawah level psikologis US$90.000.

Terakhir kali aset kripto pelopor ini bergerak di bawah batas tersebut adalah pada 3 Januari, yaitu hari yang sama ketika harga Bitcoin berhasil menembusnya ke atas, sehingga mengakhiri konsolidasi selama beberapa minggu.

Bitcoin (BTC) Price Performance
Performa Harga Bitcoin (BTC) | Sumber: TradingView

Beberapa trader terkejut karena data Coinglass menunjukkan bahwa pergerakan ini memicu likuidasi sekitar US$128 juta posisi long. Hal ini menyoroti risiko yang dihadapi trader leverage di tengah rentang perdagangan yang sempit.

Tekanan jual ini muncul setelah terjadi arus keluar besar-besaran dari exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot AS, dengan data dari SoSoValue menunjukkan adanya arus keluar (net redemption) sebesar US$486 juta pada hari Rabu. ini menjadi arus keluar terbesar dalam satu hari sejak 20 November.

Bitcoin ETF Flows
Arus Dana ETF Bitcoin | Sumber: SoSoValue

Arus dana ETF sudah mulai negatif sejak hari Selasa, dengan dana sebesar US$243 juta keluar sepanjang hari tersebut, setelah sebelumnya awal tahun berjalan cukup kuat. Ini menjadi perubahan signifikan dibandingkan aliran positif senilai US$697 juta yang tercatat pada hari Senin.

Sponsored
Sponsored

Situasi ini menunjukkan bagaimana harga Bitcoin belakangan sangat dipengaruhi oleh aktivitas ETF, sehingga menyoroti besarnya pengaruh produk investasi institusi terhadap pasar.

Keterbatasan Mekanis dan Volume Rendah Menahan Bitcoin di Bawah US$100.000

Meskipun volatil, beberapa analis mengingatkan agar tidak buru-buru menilai pergerakan harga Bitcoin sebagai tanda kelemahan.

“Bitcoin tidak lemah; harganya hanya ditekan secara mekanis. Dealer melakukan hedging—menjual saat harga naik dan membeli saat harga turun agar tetap netral—sehingga harga bertahan di rentang sempit US$90K–US$95K. Ini yang membentuk support US$90K dan dinding resistance US$100K,” ujar analis Crypto Rover, dalam sebuah unggahan di X.

Bitcoin gamma exposure profile
Profil paparan gamma yang menunjukkan support US$90K dan resistance US$100K untuk Bitcoin. | Sumber: Crypto Rover
Sponsored
Sponsored

Menurut Rover, situasi akan berubah seiring berjalannya bulan, karena opsi yang akan kedaluwarsa di akhir bulan diprediksi bakal mempengaruhi harga. Bitcoin bisa lebih cepat breakout bila permintaan institusional kembali masuk ke pasar.

CEO CryptoQuant, Ki Young Ju, juga mengungkapkan pandangan serupa dan menyoroti adanya pergeseran struktural pada likuiditas pasar. Menurut Ki, arus modal ke Bitcoin sudah mengering, dan kanal likuiditas kini lebih beragam sehingga memperkirakan waktu masuknya dana menjadi kurang relevan.

“Institusi yang menahan posisi long untuk jangka panjang telah mematikan siklus jual whale–ritel yang lama. MSTR tidak akan membuang sebagian besar dari 673 ribu BTC mereka. Uang hanya berputar ke saham dan komoditas lain. Saya rasa kita tidak akan melihat crash -50% lebih dari harga tertinggi sepanjang masa seperti di bear market sebelumnya. Kemungkinan besar harga akan sideways saja selama beberapa bulan ke depan,” terang dia.

Bitcoin realized cap chart
Kapitalisasi realisasi Bitcoin mendekati US$1 triliun menunjukkan kekuatan struktural pasar. | Sumber: Ki Young Ju

CryptoQuant melalui analis mereka, Cauê Oliveira, juga menyampaikan bahwa aktivitas on-chain masih lesu. Oliveira menuturkan, volume perdagangan dan pergerakan dana on-chain sampai saat ini belum pulih ke level yang cukup untuk mendukung reli berkelanjutan menuju US$100.000.

“Dengan sentimen yang masih campur aduk dan volume perdagangan rendah di pasar, permintaan untuk kembali ke aktivitas on-chain belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang solid. Namun, hal ini bisa berubah saat libur panjang berakhir dan banyak investor kembali aktif trading,” papar Oliveira.

Sponsored
Sponsored
Bitcoin Apparent Demand
Permintaan Bitcoin yang Nampak | Sumber: CryptoQuant

Analis juga menunjuk faktor ekonomi makro yang lebih luas sebagai potensi pemicu bagi Bitcoin. Jika perkembangan geopolitik, seperti perubahan situasi di Venezuela, berujung pada turunnya harga minyak, maka ini bisa mengurangi tekanan inflasi dan membuat biaya mining lebih murah. Situasi seperti ini bisa menciptakan kondisi yang lebih mendukung bagi BTC.

Bitcoin diperkirakan bakal bergerak sideways di kisaran antara US$90.000 dan US$95.000 dalam waktu dekat, sebab belum ada arus masuk institusi baru atau dorongan ekonomi makro yang bisa mengangkat harga lebih jauh.

Koreksi kilat pada Kamis lalu memperlihatkan ketegangan yang terus berlangsung antara hedging institusi, posisi trader ritel, dan faktor ekonomi makro yang mempengaruhi harga Bitcoin.

Level US$100.000 tetap jadi target psikologis dan teknikal bagi banyak trader, tapi para ahli sepakat bahwa waktu dan struktur pasar akan menentukan breakout penting berikutnya. Saat ini, expiry opsi di pertengahan hingga akhir Januari mulai terlihat sebagai potensi pemicu.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori