Terkait topik iniDewan Teknologi Masa Depan & AI

Apakah Q-Day Bitcoin Masih Sepuluh Tahun Lagi? Bahkan Para Skeptis Bilang Q-Day Sudah Terlambat

  • Jameson Lopp dari Casa mengatakan komputer kuantum yang bisa meretas Bitcoin masih berjarak beberapa tingkat besaran.
  • Pakar BeInCrypto Council, Stefano Gogioso, memperkirakan Q-Day Bitcoin akan terjadi pada awal 2030-an.
  • Keduanya menunjukkan lambatnya tata kelola Bitcoin, bukan fisika, sebagai hambatan utama yang sebenarnya.
Promo

Kepala keamanan Casa, Jameson Lopp, mengatakan komputer kuantum yang mampu membobol Bitcoin (BTC) masih sangat jauh untuk terwujud. Namun, skeptis yang sama memperingatkan bahwa persiapan menghadapi Q-Day Bitcoin sudah mulai terlambat.

Kondisi ini menempatkan sekitar 2,6 juta BTC, dengan nilai sekitar US$207 miliar, di pusat perdebatan. Koin-koin tersebut berada di alamat yang mungkin tidak pernah berpindah ke kriptografi yang aman dari serangan kuantum.

Disponsori
Disponsori

Seberapa Jauh Q-Day Bitcoin Sebenarnya?

Casa menyediakan layanan kustodi Bitcoin dengan banyak kunci. Dalam sebuah wawancara terbaru, Lopp berpendapat bahwa menutup kesenjangan tersebut akan membutuhkan beberapa terobosan besar.

Perangkat keras mendukung pandangannya. Chip Willow milik Google berjalan dengan 105 qubit. Pada bulan Maret, Google memperkirakan untuk membobol tanda tangan Bitcoin dibutuhkan kurang dari 500.000 qubit.

Ini artinya masih ada selisih lebih dari 4.700 kali lipat. Namun, Lopp memberikan catatan tambahan. Terobosan dalam artificial intelligence (AI) sering memberikan dampak ke industri lain, dan riset kuantum bisa saja menjadi yang berikutnya.

Risiko juga lebih mengincar tanda tangan eliptik Bitcoin, bukan SHA-256 yang digunakan untuk mining. Peningkatan kecepatan kuantum untuk mining jauh lebih lemah.

Bagaimana Jika Bitcoin Hanya Punya Waktu Kurang dari Satu Dekade?

Stefano Gogioso, pengajar komputasi kuantum di Oxford dan anggota Future Tech & AI Council BeInCrypto, melihat jangka waktu yang lebih pendek. Ia ikut mendirikan Spooqy, startup yang mengembangkan quantum money.

Disponsori
Disponsori

Gogioso mendefinisikan Q-Day sebagai waktu ketika kurva secp256k1 milik Bitcoin dapat dibobol dalam satu block, yakni sekitar 10 menit. Model timnya memprediksi Q-Day akan terjadi pada awal hingga pertengahan 2030-an.

Pada panel ahli Q-Day bulan Juli lalu, ia berpendapat bahwa kemungkinan kecil pun cukup untuk menjadi alasan agar mulai mempersiapkan sekarang.

Mengapa Tata Kelola Menjadi Hambatan Utama?

Lopp sendiri yang menetapkan tenggat waktunya.

“Saya masih berharap kita punya setidaknya satu dekade atau lebih, karena jika waktu kita kurang dari satu dekade, berarti kita tertinggal… seperti yang kita tahu, mengubah Bitcoin itu sangat, sangat sulit.”

ujar Jameson Lopp, chief security officer di Casa, dalam wawancara terbaru.

Esai tulisannya pada bulan September menjelaskan sebabnya. Lopp ikut menulis BIP-361, proposal rancangan untuk menghapus tanda tangan yang rentan serangan kuantum secara bertahap selama beberapa tahun ke depan.

Ia tidak memperkirakan akan ada seruan aktifasi serius kecuali komputer kuantum yang canggih memang terlihat dalam jangka waktu kurang dari 10 tahun. Ramalan Gogioso termasuk dalam rentang waktu tersebut.

Proses migrasi sendiri sangat lambat. Firma riset Bitcoin, Chaincode Labs, memperkirakan upgrade penuh dapat memakan waktu lima hingga 15 tahun, berdasarkan esai Lopp.

Pada bulan Juli lalu, Gogioso menyoroti tidak adanya tata kelola formal di Bitcoin sebagai penyebab lambatnya respons.

Koin Mana yang Paling Rentan Terancam?

Tidak semua Bitcoin menghadapi risiko yang sama. Koin dengan public key yang sudah ada di on-chain memberikan waktu tak terbatas bagi penyerang.

Kategori ini termasuk keluaran pay-to-public-key (P2PK) awal, alamat yang digunakan berulang, dan keluaran Taproot. Lopp memperkirakan sekitar 2,6 juta BTC, atau sekitar 13% dari suplai, mungkin tidak akan pernah bisa bermigrasi.

“Masalah kuantum Bitcoin tidak mendesak dalam arti pengguna harus panik hari ini. Ini mendesak karena sistem terdesentralisasi harus memecahkan masalah koordinasi sulit sebelum menjadi keadaan darurat.”

tulis Lopp.

Holder besar sudah mulai bergerak. Coinbase yang menyimpan sekitar 12% dari seluruh BTC telah menerbitkan rencana kesiapan menghadapi kuantum pada bulan Oktober. Namun, protokol Bitcoin sendiri masih belum memiliki tenggat waktu yang disepakati bersama.

Penyangkalan

BeInCrypto berkomitmen pada pelaporan yang tidak bias dan transparan. Artikel berita ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Namun, pembaca disarankan untuk memverifikasi fakta secara independen dan berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan apa pun berdasarkan konten ini. Harap diperhatikan bahwa Syarat dan Ketentuan, Kebijakan Privasi, dan Disclaimer kami telah diperbarui.

Disponsori
Disponsori