Kembali

Bitcoin Turun, Dolar & Obligasi Reli setelah Risalah Hawkish The Fed

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Lockridge Okoth

19 Februari 2026 02.19 WIB
  • Risalah FOMC Januari mengungkapkan sikap The Fed yang terbelah.
  • Pejabat memperdebatkan risiko inflasi dan pemotongan suku bunga di masa depan.
  • Nada hawkish menekan Bitcoin di tengah kekuatan dolar.
Promo

Pertemuan FOMC Januari, yang mencatat dua ketidaksetujuan bernada dovish, menunjukkan betapa terbelahnya Federal Reserve (The Fed).

Meski sebagian besar pembuat kebijakan mendukung sikap saat ini, beberapa pejabat menyampaikan dukungan terhadap “bahasa dua arah” terkait langkah suku bunga di masa depan, yang menandakan bahwa kenaikan suku bunga bisa saja kembali jika inflasi tetap di atas target.

Risalah The Fed Ungkap Perbedaan Pandangan Hawkish saat Bitcoin Mengalami Kesulitan

Data ekonomi makro terbaru memperkuat pandangan Jerome Powell, Ketua The Fed, yang tetap optimistis namun tetap hati-hati.

Sponsored
Sponsored

Pertumbuhan ekonomi melampaui ekspektasi, inflasi sepertinya perlahan turun, dan pasar kerja mulai menunjukkan tanda-tanda stabil.

Kemajuan ini ikut mendorong ekspektasi pemotongan suku bunga pada 2026 menjadi lebih tinggi, namun langkah di bulan Maret praktis sudah tidak mungkin setelah laporan payroll yang lebih kuat dari perkiraan pekan lalu.

Probabilitas Pemangkasan Suku Bunga
Probabilitas Pemangkasan Suku Bunga | Sumber: CME FedWatch Tool

Risalah pertemuan juga menunjukkan adanya perdebatan mendalam di internal The Fed soal inflasi dan produktivitas:

  • Beberapa pejabat memperingatkan bahwa penurunan inflasi bisa berjalan lebih lambat dari perkiraan.
  • Pejabat lainnya menilai pemotongan suku bunga tambahan bisa dibenarkan bila inflasi menurun sesuai harapan, tapi ada juga yang mewanti-wanti jika pemotongan dilakukan terlalu banyak, tekanan inflasi justru bisa bertahan.
  • Peningkatan produktivitas diangkat sebagai faktor yang bisa membantu menekan inflasi ke depan.

Kerentanan pasar juga menjadi sorotan, dengan sejumlah peserta menyoroti risiko di kredit privat dan sistem keuangan secara lebih luas.

Analis menilai bahwa gabungan antara kekhawatiran tersebut dan sikap hawkish The Fed turut memicu pembelian aset safe haven seperti obligasi dan dolar, sementara harga Bitcoin masih mendapat tekanan turun.

Performa Harga Bitcoin (BTC)
Performa Harga Bitcoin (BTC) | Sumber: TradingView

“Risalah ini memperlihatkan The Fed masih terbelah, namun tetap memperhatikan risiko inflasi dan momentum pertumbuhan,” ujar seorang ahli strategi pasar senior. “Kinerja Bitcoin yang kurang baik sebagian mencerminkan sentimen risk-off dan kekuatan dolar yang masih berlanjut.”

Investor kini akan menanti komentar lanjutan dari pejabat The Fed saat pasar mencerna risalah ini, dengan menimbang keseimbangan antara kewaspadaan hawkish dan optimisme dovish dalam pembentukan arah kebijakan moneter tahun 2026.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori