Kembali

Smart Money Akumulasi Bitcoin Senilai US$3,2 Miliar: Apa Artinya untuk Harga?

sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Kamina Bashir

21 Januari 2026 11.38 WIB
  • Bitcoin turun di bawah US$88.000 minggu ini karena ketegangan ekonomi makro memicu volatilitas pasar yang kembali meningkat.
  • whale dan shark Bitcoin menambah US$3,2 miliar dalam BTC selama sembilan hari terakhir.
  • Akumulasi holder besar berbeda arah dengan keluarnya investor ritel di tengah volatilitas yang meningkat.
Promo

Para whale dan shark Bitcoin (BTC) terus melakukan akumulasi selama sembilan hari terakhir, meskipun investor ritel kecil mengurangi eksposurnya. Hal ini menandakan, menurut Santiment, adanya “kondisi optimal” untuk potensi breakout.

Perbedaan perilaku antara holder besar dan kecil ini terjadi di tengah volatilitas yang meningkat, di mana Bitcoin hampir menghapus seluruh keuntungan yang didapat selama 2026.

Smart Money Bangun Posisi Bitcoin saat Investor Ritel Keluar

Setelah penutupan tahun 2025 yang penuh tantangan, tahun baru untuk Bitcoin dibuka dengan catatan positif. Aset kripto ini naik lebih dari 7% dalam lima hari pertama Januari, didukung oleh sentimen optimistis di berbagai aset berisiko. tapi, reli ini tidak berlangsung lama karena volatilitas pasar kembali terjadi.

Sponsored
Sponsored

Meskipun sempat pulih sebentar pekan lalu, kondisi pasar secara keseluruhan kembali memburuk setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif untuk 8 negara di Uni Eropa (UE), sehingga menimbulkan ketidakpastian baru. Kabar ini menekan aset berisiko dan ikut memicu penurunan pasar aset kripto.

Data BeInCrypto Markets menunjukkan bahwa BTC turun 6,25% selama sepekan terakhir. Kemarin, harga BTC turun di bawah US$88.000 untuk pertama kalinya sejak awal tahun.

Pada waktu publikasi, kripto terbesar ini diperdagangkan di US$89.329, turun 3,31% dalam 24 jam terakhir.

Bitcoin Price Performance
Performa Harga Bitcoin | Sumber: BeInCrypto Markets

Meski volatilitas melanda, whale dan shark terus menambah posisi mereka. Data Santiment menunjukkan wallet yang memegang antara 10 hingga 10.000 BTC telah menambah 36.322 koin, senilai US$3,2 miliar dengan harga pasar saat ini, dalam sembilan hari terakhir. Hal ini menunjukkan kenaikan 0,27% dalam kepemilikan investor besar.

Tren akumulasi ini sangat kontras dengan perilaku investor ritel. Holder kecil justru melepas 132 koin selama sembilan hari, atau penurunan 0,28% dalam total kepemilikan mereka.

Biasanya, pola seperti ini menandakan holder lemah keluar saat harga menurun, sementara investor berpengalaman justru membeli saat harga turun.

“Kondisi optimal untuk breakout di kripto adalah ketika smart money melakukan akumulasi, dan ritel melakukan dump. Terlepas dari isu geopolitik, pola ini terus menciptakan divergensi bullish jangka panjang,” terang postingan tersebut.

Penting dicatat, meski smart money sedang akumulasi, prospek Bitcoin masih terbelah. Beberapa pengamat pasar menilai Bitcoin memberikan sinyal bear market, sehingga risiko penurunan lanjut semakin besar. tapi, ada juga indikator baru yang menguatkan peluang pemulihan jangka panjang.

Saat ini, sensitivitas Bitcoin terhadap perkembangan ekonomi makro global masih menjadi faktor utama yang perlu diawasi. Apakah aset ini akan terus melemah dalam waktu dekat atau mulai bangkit kembali sangat tergantung pada bagaimana sentimen risiko global berkembang.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori