Kembali

BitMine Mulai Staking Kepemilikan Ethereum Senilai US$12 Miliar

editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

27 Desember 2025 23.30 WIB
Tepercaya
  • BitMine mulai staking sebagian dari treasury Ethereum senilai US$12 miliar, menandakan pergeseran dari hanya menjadi holder aset menjadi menghasilkan yield.
  • Langkah ini membawa risiko baru, karena Ether yang di-staking tidak bisa segera dilikuidasi saat pasar mengalami tekanan akibat adanya penundaan penarikan di protokol.
  • Dalam jangka panjang, rencana BitMine untuk memperluas staking bisa membentuk kembali valuasinya, tapi hal ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang likuiditas, sentralisasi, dan eksposur terhadap regulasi.
Promo

BitMine, pemegang Ethereum korporasi terbesar, mulai melakukan staking sebagian dari treasury ETH senilai US$12 miliar miliknya.

Pada 27 Desember, analis on-chain Ember CN melaporkan bahwa perusahaan tersebut telah menyetor sekitar 74.880 ETH, dengan perkiraan nilai sekitar US$219 juta, ke dalam kontrak staking Ethereum.

Sponsored
Sponsored

Kenapa BitMine melakukan staking pada kepemilikannya?

Langkah ini sebenarnya hanya sebagian kecil dari total kepemilikan BitMine sekitar 4,07 juta ETH, yang saat ini bernilai hampir US$12 miliar.

Meski begitu, ini menandai perubahan signifikan dalam cara perusahaan tersebut akan mengelola neraca keuangannya.

BitMine's Ethereum Staking
Staking Ethereum BitMine | Sumber: Ember CN

Jika perusahaan melakukan staking seluruh treasury pada estimasi annual percentage yield (APY) saat ini sebesar 3,12%, mereka akan menghasilkan sekitar 126.800 ETH setiap tahun. Dengan harga saat ini, hasilnya setara dengan pendapatan US$371 juta per tahun.

Struktur seperti ini nantinya akan membuat BitMine menjadi Public Crypto Vehicle penghasil yield yang terhubung langsung dengan consensus layer Ethereum. Itu berarti, valuasinya tidak lagi bergantung terutama pada pergerakan harga ETH secara langsung.

Sponsored
Sponsored

Tujuan dan Risiko Staking ETH

namun, strategi ini juga membawa risiko finansial serta operasional baru bagi perusahaan.

Tidak seperti Bitcoin yang disimpan di cold storage dan bisa langsung dilikuidasi saat kondisi pasar tertekan, Ether yang di-staking terikat oleh mekanisme penarikan yang diatur di level protokol.

Validator yang keluar dari jaringan harus melewati antrean keluar, yang bisa menunda akses ke modal selama periode volatilitas yang tinggi.

Sponsored
Sponsored

Jika terjadi krisis likuiditas, penundaan itu bisa membuat BitMine terkena fluktuasi harga, yang mungkin bisa dihindari jika treasury tidak di-staking.

Kondisi ini menyoroti perbedaan mendasar antara sekadar memegang Ethereum sebagai aset pasif dan mempergunakannya sebagai modal produktif di jaringan.

Meski begitu, BitMine punya target jangka panjang untuk mengakumulasi dan staking 5% dari total suplai Ethereum.

Demi mendukung rencana tersebut, perusahaan sedang mengembangkan platform staking sendiri, yaitu Made in America Validator Network (MAVAN), yang dijadwalkan akan diluncurkan pada awal 2026.

Sponsored
Sponsored

“We continue to make progress on our staking solution known as The Made in America Validator Network (MAVAN). This will be the ‘best-in-class’ solution offering secure staking infrastructure and will be deployed in early calendar 2026,” ujar ketua BitMine, Thomas Lee dalam pernyataannya.

Di sisi lain, para pengkritik berpendapat bahwa mengonsolidasikan kepemilikan Ether sebesar ini di bawah satu framework validator berbasis AS menimbulkan risiko sentralisasi. Mereka menilai struktur tersebut bisa melemahkan jaringan yang seharusnya netral dan terdistribusi secara global.

Saat ini, BitMine mengendalikan sekitar 3,36% dari total suplai ETH, sehingga MAVAN kemungkinan bisa mendapatkan tekanan untuk mematuhi sanksi dari US Office of Foreign Assets Control (OFAC) di masa mendatang.

Akibatnya, perusahaan bisa saja menolak untuk memvalidasi blok yang berisi transaksi yang terkait alamat yang telah dikenakan sanksi.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori