Trend Research, salah satu whale Ethereum terbesar, sedang mendekati ambang likuidasi penting di tengah tren penurunan ETH baru-baru ini.
Posisi perusahaan ini mencerminkan situasi BitMine milik Tom Lee, di mana taruhan Ethereum Supercycle mereka menjadi fatal seiring penurunan harga yang terjadi.
SponsoredRiset Tren Crypto Whale Ethereum Mendekati Ambang Likuidasi US$1,33 Miliar saat Harga Turun
Hasil pemantauan blockchain oleh @ai_9684xtpa menunjukkan bahwa perusahaan ini saat ini memiliki 618.246 ETH di enam alamat berbeda. Mereka mempunyai WETH senilai US$1,33 miliar sebagai jaminan dan stablecoin senilai US$939 juta yang dipinjam.
Penurunan harga Ethereum yang berkelanjutan dapat memicu likuidasi bernilai miliaran dolar AS, yang berpotensi berdampak ke pasar aset kripto secara lebih luas.
Pada waktu publikasi, Ethereum diperdagangkan di US$2.226, turun hampir 8% dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, rentang harga likuidasi untuk aset Trend Research berada di US$1.781,09 hingga US$1.862,02 per ETH, dengan asumsi tidak ada tambahan margin atau pengurangan posisi.
Ambang batas tiap alamat menunjukkan besarnya risiko yang dihadapi:
- TOP1: 169.891 ETH sebagai jaminan, US$258 juta dipinjam, batas likuidasi di US$1.833,84
- TOP2: 175.843 ETH sebagai jaminan, US$271 juta dipinjam, batas likuidasi di US$1.862,02
- TOP3: 108.743 ETH sebagai jaminan, US$163 juta dipinjam, batas likuidasi di US$1.808,05
- TOP4: 79.510 ETH sebagai jaminan, US$117 juta dipinjam, batas likuidasi di US$1.781,09
- TOP5: 43.025 ETH sebagai jaminan, US$66,25 juta dipinjam, batas likuidasi di US$1.855,18
- TOP6: 41.034 ETH sebagai jaminan, US$63,23 juta dipinjam, batas likuidasi di US$1.856,57
Dalam langkah antisipasi, Trend Research baru-baru ini telah menyetorkan 20.000 ETH (sekitar US$43,88 juta) ke Binance, menandakan upaya untuk mengelola risiko di tengah volatilitas pasar.
Whale Beralih ke Deleveraging di Tengah Volatilitas ETH, Soroti Manajemen Risiko Jangka Pendek
Hal ini mengikuti tren lebih luas di antara whale Ethereum, di mana BitcoinOG dan Trend Research bersama-sama mendump ETH senilai US$371 juta dalam 48 jam untuk membayar utang di platform DeFi Aave.
Trend Research sendiri menarik US$77,5 juta dalam USDT untuk membayar hampir seluruh (98,1%) utang Aave mereka, yang menunjukkan strategi deleveraging daripada menjual secara panik.
Sponsored SponsoredSaat ini, situasinya sangat berbeda dengan akhir 2025, saat para whale seperti Trend Research dan BitMine Immersion Technologies secara agresif mengakumulasi ETH di tengah pelemahan harga.
Pada masa itu, Trend Research telah mengoleksi 580.000 ETH (US$1,72 miliar) dengan rata-rata harga masuk sekitar US$3.208, memanfaatkan pelemahan harga sebagai peluang pembelian. BitMine juga menambah puluhan ribu ETH ke kepemilikannya, yang menandakan keyakinan institusional yang kuat.
Volatilitas yang sedang berlangsung ini mencerminkan tekanan ganda yang dihadapi oleh holder ETH besar, yaitu menyeimbangkan strategi akumulasi agresif dengan pengelolaan risiko pada posisi leverage.
Walaupun Trend Research tetap menjadi akumulator besar, penurunan harga saat ini—ETH turun sekitar 26% dalam sepekan terakhir—menambah urgensi dalam mengelola potensi likuidasi.
Ketahanan Aave sejauh ini mampu mencegah gangguan sistemik. Menurut pendiri Stani Kulechov, mereka berhasil menangani likuidasi otomatis sebesar US$140 juta secara lancar pada 31 Januari lalu.
Walau begitu, penurunan harga Ethereum yang berlanjut ke kisaran US$1.781–US$1.862 bisa memicu likuidasi paksa, yang kemungkinan akan memperberat tekanan di pasar.
Langkah-langkah Trend Research menunjukkan bahwa bahkan whale dengan pandangan bullish dalam jangka panjang juga mengambil sikap risk-off untuk jangka pendek. Hal ini berarti:
- Memanfaatkan deposit sebagai leverage
- Manajemen margin, dan
- Pembayaran stablecoin untuk melindungi posisi bernilai miliaran dolar.
Interaksi antara aktivitas whale dan sentimen pasar kemungkinan besar akan menentukan pergerakan harga dalam waktu dekat.