Capital B mengonfirmasi pembelian 8 Bitcoin (BTC) senilai €0,5 juta, sehingga total treasury mereka menjadi 2.844 BTC dengan nilai €264,4 juta.
Perusahaan yang terdaftar di Paris dan menyebut diri sebagai perusahaan treasury Bitcoin pertama di Eropa ini, melaporkan imbal hasil BTC sebesar 0,29% sepanjang tahun berjalan. Mereka terus mendanai pembelian tersebut lewat penghimpunan dana ekuitas bersama TOBAM.
Pembelian BTC oleh Korporasi Meningkat di Dua Benua
Capital B (ALCPB) terus menambah saldo Bitcoin sejak menerapkan standar Bitcoin pada November 2024. Perusahaan membeli batch terbaru sekitar €60.934 per BTC melalui peningkatan modal model ATM dengan harga saham €0,71 per lembar.
Alexandre Laizet, Board Director of Bitcoin Strategy di Capital B, membagikan pembaruan angka tersebut pada 16 Maret.
Di sisi lain, persaingan mengoleksi sats semakin sengit di Asia. Metaplanet dari Jepang mengumumkan penempatan saham baru yang berhasil mengumpulkan sekitar US$255 juta dari investor institusi global.
CEO Simon Gerovich menyampaikan bahwa harga saham baru ini diberikan dengan premi 2% dan dilengkapi dengan waran fixed-strike pada premi 10%.
Jika waran ini dieksekusi, perusahaan bisa mendapatkan tambahan sekitar US$276 juta, sehingga total daya beli mencapai US$531 juta.
Metaplanet Perkenalkan Mekanisme Waran Baru
Gerovich juga menjelaskan bahwa Metaplanet menerbitkan 100 juta Moving Strike Warrants dengan klausul mNAV yang pertama kali digunakan. Eksekusi hanya boleh dilakukan jika harga saham berada di atas 1,01x mNAV, sebagai pengaman agar pemegang saham lama tidak terdilusi.
Struktur ini bisa mendatangkan tambahan dana sekitar US$234 juta, tapi hanya jika penerbitan saham menambah jumlah BTC per saham.
“~US$255 juta untuk membeli lebih banyak BTC,” komentar Dylan LeClair
Metaplanet menargetkan mengumpulkan 210.000 BTC sebagai bagian dari rencana akumulasi jangka panjang. Perusahaan memegang 35.102 BTC pada akhir 2025 dan masih terus melakukan pembelian sepanjang 2026 meski harga BTC sempat sangat fluktuatif.