Kembali

Manajer Aset Terbesar di Eropa Pilih Chainlink, tapi LINK Masih Belum Bisa Breakout US$10

Pilih kami di Google
author avatar

Ditulis oleh
Nhat Hoang

editor avatar

Diedit oleh
Harsh Notariya

20 Maret 2026 11.59 WIB
  • Amundi dan Spiko meluncurkan dana SAFO dengan menggunakan infrastruktur oracle Chainlink untuk aset
  • Data on-chain menunjukkan akumulasi LINK yang meningkat dan cadangan di exchange yang menurun secara keseluruhan belakangan ini
  • Meski sinyal positif, harga LINK tetap di bawah sepuluh dolar di tengah kehati-hatian ekonomi makro
Promo

Amundi dan Spiko telah meluncurkan dana SAFO yang ditokenisasi. Mereka menggunakan Chainlink sebagai infrastruktur oracle untuk mencatat Nilai Aktiva Bersih (NAV) secara langsung di blockchain.

Namun, meskipun ada sinyal on-chain yang positif, harga LINK masih gagal menembus di atas US$10 sejak Februari.

Amundi, manajer aset terbesar di Eropa dengan sekitar €2,4 triliun dana kelolaan, telah bekerja sama dengan platform tokenisasi Spiko untuk meluncurkan Spiko Amundi Overnight Swap Fund (SAFO) senilai US$100 juta.

Salah satu keunggulan utama SAFO adalah penggunaan Chainlink sebagai infrastruktur oracle. Sistem ini mencatat NAV secara langsung di blockchain, termasuk di Ethereum dan Stellar.

Chainlink menarik data NAV dari Amundi dan menulis data tersebut ke on-chain hampir secara real-time. Siapa pun yang mengakses smart contract terkait bisa secara independen memverifikasi data harga. Ini meningkatkan transparansi dan kepercayaan dalam pelaporan.

Disponsori
Disponsori

Selain pelaporan NAV otomatis, Chainlink juga menyediakan interoperabilitas lintas chain.

Perkembangan ini memperkuat peran Chainlink dalam tren tokenisasi aset dunia nyata.

“Amundi, manajer aset terbesar di Eropa, menggunakan Chainlink untuk distribusi dana tokenisasi miliknya. Satu per satu, setiap aset yang ditokenisasi mengadopsi standar Chainlink, memperkuat efek jaringan dan distribusi setiap harinya.” – ujar Johann Eid, Chief Business Officer di Chainlink, menyampaikan.

Bersamaan dengan peluncuran SAFO, data on-chain menunjukkan akumulasi LINK semakin meningkat dalam sebulan terakhir.

Berdasarkan data CryptoQuant, cadangan LINK di exchange turun dari 130 juta menjadi 127,6 juta. Ini menunjukkan investor menarik LINK dari exchange, sehingga membantu mengurangi tekanan jual.

Cadangan LINK di Exchange. Sumber: CryptoQuant
Cadangan LINK di Exchange | Sumber: CryptoQuant

Selain itu, exchange-traded fund (ETF) LINK spot di AS mencatat arus masuk harian terbesar dalam dua bulan terakhir. Hal ini mencerminkan minat institusi yang makin tinggi melalui jalur tradisional.

Data dari SoSoValue menunjukkan arus bersih LINK pada 19 Maret mencapai US$3,34 juta, menandai level tertinggi sejak 20 Januari.

Total Arus Bersih Harian LINK ETF. Sumber: SoSoValue
Total Arus Bersih Harian LINK ETF | Sumber: SoSoValue

Meskipun ada sinyal positif ini, harga LINK masih kesulitan menembus di atas level US$10 yang menjadi resistance psikologis utama.

Sejak 2025, LINK masih berada di tren turun, terus membentuk lower high dan lower low. Harganya telah turun sekitar 70%. Sikap hati-hati di ranah ekonomi makro juga masih membatasi momentum naik bagi altcoin.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori