Token Chintai (CHEX) naik hampir 52% dalam 24 jam terakhir dan sekitar 120% selama tujuh hari terakhir, jelas melampaui pasar aset kripto secara keseluruhan. Pergerakan ini bukan kebetulan.
Faktor fundamental, permintaan di on-chain, dan breakout bersih pada grafik terjadi bersamaan, sehingga menjelaskan kenapa harga CHEX bergerak sekarang. Dan kenapa selanjutnya bisa saja mengalami jeda!
SponsoredPermintaan RWA Berlanjut hingga 2026 saat Whale dan Investor Ritel Membeli
Token Chintai (CHEX) merupakan native token dari jaringan Chintai, yaitu platform infrastruktur aset dunia nyata yang teregulasi. CHEX berperan di RWA, decentralized finance, dan settlement layer. Karena itu, token ini hadir di berbagai kategori, sehingga relevan di setiap siklus. RWA menjadi salah satu sektor aset kripto terkuat tahun lalu, dan momentum ini terus berlanjut hingga awal 2026.
Ingin insight token seperti ini? Daftar Newsletter Crypto Harian Editor Harsh Notariya di sini.
Posisi Chintai sudah dibangun sejak lama. Integrasi Chainlink CCIP sudah diumumkan sebelumnya, yang memungkinkan settlement dan perpindahan aset lintas chain. Kenaikan harga ini menandakan bahwa setup tersebut sekarang sedang dinilai ulang karena permintaan RWA tetap tinggi, bukan karena ada berita baru.
Data on-chain memastikan bahwa pembeli sedang mengejar kekuatan. Selama tujuh hari terakhir, 100 wallet CHEX terbesar di Solana menambah kepemilikannya sebesar 7,19%, sehingga total saldo mereka kini mencapai 90,44 juta CHEX. Itu artinya sekitar 6 juta token ditambahkan saat harga sudah naik, bukan saat melemah.
Di saat yang sama, saldo di exchange turun 80,69%, menyisakan hanya 1,84 juta CHEX di exchange.
Hal ini mengindikasikan adanya pembelian spot yang kuat dan self-custody, kemungkinan oleh retail dan investor jangka panjang. Pemanfaatan jaringan juga bertambah baik. Jumlah alamat aktif naik dari sekitar 120 menjadi hampir 190 sejak awal Januari.
Ini menunjukkan pertumbuhan jaringan yang stabil bersamaan dengan harga, walaupun kenaikannya stabil, tidak meledak-ledak seperti harga CHEX.
Double Bottom Breakout Menjelaskan Kenapa Token Mengalami Pump
Kecepatan reli CHEX lebih jelas terlihat pada grafik. Token Chintai (CHEX) menghabiskan waktu berminggu-minggu membentuk pola double bottom, atau pola W, dengan support kuat di sekitar US$0,025. Setiap kali harga turun ke area itu langsung dibeli, sehingga tekanan jual terus melemah.
Harga sempat tertahan oleh garis neckline miring ke bawah yang menjadi resistance sepanjang Desember. Begitu CHEX berhasil breakout di atas neckline itu pada awal Januari, momentum langsung berganti. Karena itulah pergerakannya nampak mendadak.
SponsoredPola double bottom biasanya menghasilkan lanjutan pergerakan yang cepat karena penjual yang terjebak dipaksa keluar, lalu pembeli baru bergegas masuk. Pergerakan yang terukur dari pola ini mengarah ke area US$0,105, yang juga bertepatan dengan resistance historis utama.
Breakout ini juga didukung berkurangnya suplai di exchange (seperti dijelaskan sebelumnya), sehingga tekanan jual juga berkurang saat harga bergerak naik. Gabungan antara struktur pola dan faktor suplai inilah yang menjelaskan kenapa reli CHEX jadi sangat pesat setelah dimulai.
Grafik Harga Chintai (CHEX) Menunjukkan Sinyal Kelelahan
Walaupun tren besar terlihat konstruktif, risiko jangka pendek mulai bermunculan. Indikator Relative Strength Index atau RSI sudah mendekati 86, yang menempatkan CHEX di area overbought yang dalam. Di waktu yang sama, harga mulai membentuk lower high, sementara RSI sudah mencatat higher high. Ini menciptakan hidden bearish divergence, yang seringkali terlihat sebelum jeda singkat atau koreksi.
Sponsored SponsoredRSI mengukur momentum dan saat ini menunggu candle harga CHEX berikutnya terbentuk di bawah US$0,077 untuk melengkapi setup hidden bearish divergence ini.
Aktivitas on-chain mendukung sikap hati-hati ini. Sejak 5 Januari, jumlah koin yang dihabiskan melonjak dari sekitar 8.162 token menjadi 1,06 juta token, atau hampir naik 13.000%. Hal ini menunjukkan baik holder baru maupun lama mulai memindahkan koin setelah reli, yang biasanya merupakan tanda pengambilan untung, bukan aksi jual panik. Jika aktivitas koin seperti itu berubah menjadi aksi jual, harga bisa saja terkoreksi.
Saat ini level kunci jadi sangat penting. Struktur bullish tetap terjaga selama CHEX berada di atas US$0,044. Koreksi ringan kemungkinan akan mendapat support di sekitar US$0,065, lalu di US$0,055 jika tekanan jual makin kuat. Di sisi atas, jika mampu bertahan di atas US$0,074, kemudian menembus kuat area US$0,088, maka peluang menuju proyeksi US$0,105 masih terbuka.
Reli token Chintai (CHEX) didorong oleh permintaan riil. Pendinginan jangka pendek tidak akan mengganggu narasi RWA.
Langkah tersebut hanya akan membuat momentum ter-reset setelah penyesuaian harga yang serba cepat.