Kembali

Peluang Polymarket Clarity Act Lolos Naik ke 82% di Tengah Dorongan dari White House

Pilih kami di Google
author avatar

Ditulis oleh
Kamina Bashir

editor avatar

Diedit oleh
Harsh Notariya

20 Februari 2026 19.03 WIB
  • Peluang Polymarket untuk pengesahan Clarity Act melonjak menjadi 82%.
  • CEO Ripple Brad Garlinghouse memprediksi peluang 90% untuk lolos pada bulan April.
  • White House menetapkan batas waktu 1 Maret untuk mendorong legislasi tersebut.
Promo

Peluang Undang-Undang Clarity Act akan disahkan menjadi hukum pada tahun 2026 melonjak ke rekor 82% di Polymarket hari ini.

Kenaikan peluang ini muncul menjelang tenggat penting untuk mendorong legislasi kripto utama ini maju.

Disponsori
Disponsori

Polymarket Tunjukkan Keyakinan Meningkat pada Clarity Act seiring Negosiasi yang Semakin Cepat

Data dari Polymarket memperlihatkan bahwa peluang Clarity Act menjadi hukum naik tajam dalam 48 jam terakhir. Peluang naik dari sekitar 60% pada 18 Februari menjadi puncaknya di 82% pada hari ini.

Pada saat artikel ini dipublikasikan, angkanya telah turun sedikit jadi 78%, namun tetap menunjukkan kenaikan signifikan dan menandakan kepercayaan pasar yang kian besar terhadap prospek RUU tersebut.

Peluang Clarity Act Disahkan pada 2026.
Peluang Clarity Act Disahkan pada 2026 | Sumber: Polymarket

Rasa optimistis tidak hanya datang dari para trader di prediction market. Para eksekutif industri juga memperkirakan momentum yang kuat.

Dalam wawancara bersama Fox Business, CEO Ripple Brad Garlinghouse menyampaikan bahwa ada peluang 90% Clarity Act yang sudah lama diperdebatkan akan lolos pada akhir April.

Disponsori
Disponsori

“The White House is pushing hard on this, and that is a big reason why it will get done. It needs to get done for US leadership,” ucap Brad Garlinghouse.

Peningkatan optimisme ritel muncul saat Gedung Putih mendorong negosiasi lebih lanjut. Berdasarkan laporan Fox Business, batas waktu 1 Maret telah ditetapkan untuk mempercepat pembahasan undang-undang sebelum pemilu sela.

White House Gelar Pertemuan Ketiga saat Batas Waktu Clarity Act Makin Dekat

Clarity Act berfokus membangun kerangka regulasi untuk aset digital. Inti dari RUU ini adalah mendefinisikan dengan jelas pembagian pengawasan regulasi antara Securities and Exchange Commission (SEC) serta Commodity Futures Trading Commission (CFTC).

Disponsori
Disponsori

RUU ini lolos dari DPR pada Juli lalu. namun, versi Senat masih terhambat. Titik perdebatan utama antara bank dan perusahaan kripto berfokus pada hasil stablecoin. Bulan lalu, Coinbase menarik dukungan dari RUU ini setelah Senat melakukan perubahan.

Pemerintah telah mengadakan beberapa diskusi dengan perusahaan kripto dan perwakilan bank, dengan pertemuan ketiga berlangsung pada Kamis lalu.

Menurut jurnalis Eleanor Terrett, seorang perwakilan industri kripto menilai kekhawatiran bank kemungkinan lebih terkait dinamika persaingan daripada soal arus dana nasabah.

Disponsori
Disponsori

Sebuah sumber dari perwakilan bank menyampaikan kepada Terrett bahwa pihak mereka mendorong analisis lebih jauh mengenai dampak stablecoin terhadap basis dana nasabah konvensional.

“Bank trade groups will brief their members on today’s discussions and gauge whether there’s room to compromise on allowing crypto firms to offer stablecoin rewards. One source said an end-of-month deadline doesn’t seem unrealistic, with talks set to continue in the coming days,” terang Terrett .

Seiring diskusi terus berjalan, tanggal 1 Maret menjadi momen krusial dalam timeline legislasi ini. meski perbedaan masih terjadi, analis pasar tetap menilai RUU ini secara umum positif bagi industri.

Jika disahkan, aturan ini akan menjadi langkah penting untuk mengurangi ketidakpastian regulasi dan menciptakan aturan yang lebih jelas bagi sektor kripto secara keseluruhan.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori