Kembali

Coinbase Blokir Layanan Stablecoin USDC di Argentina

editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

04 Januari 2026 20.08 WIB
Tepercaya
  • Coinbase akan menghentikan konversi peso ke stablecoin dan transfer bank lokal di Argentina mulai 31 Januari.
  • Langkah ini secara drastis mengurangi relevansi Coinbase di pasar yang menggunakan stablecoin sebagai alat keuangan sehari-hari.
  • Kehilangan jalur fiat ini berisiko membuat Coinbase hanya berperan sebagai pemain kecil di salah satu ekonomi stablecoin terkuat di dunia.
Promo

Coinbase mengakhiri hubungan langsung mata uang fiat dengan Argentina. Langkah ini mengganggu salah satu jalan utama bagi masyarakat lokal yang mencari perlindungan dengan stablecoin yang dipatok ke dolar AS di tengah inflasi tiga digit yang terus terjadi.

Exchange asal AS ini memberitahu nasabah bahwa, mulai 31 Januari, mereka akan menghentikan seluruh konversi peso ke stablecoin serta transfer bank lokal. Perusahaan itu memberikan waktu 30 hari kepada pengguna untuk menarik dana mereka.

Coinbase Blokir Akses Langsung ke Stablecoin USDC untuk Penabung di Argentina

Keputusan ini secara efektif menciptakan penghalang bagi pengguna Argentina yang ingin menukar peso Argentina (ARS) yang terdepresiasi menjadi USDC, digital dollar andalan Coinbase yang sudah patuh regulasi.

Sponsored
Sponsored

Coinbase menegaskan mereka tidak keluar secara permanen dari negara tersebut. Sebaliknya, perusahaan menyebut langkah ini bertujuan untuk meninjau ulang strategi dan menghadirkan produk yang lebih berkelanjutan.

Meskipun demikian, langkah mundur ini sangat signifikan, mengingat Argentina dikenal sebagai salah satu basis adopsi stablecoin terbesar di dunia.

Dengan inflasi yang terus menggerus daya beli masyarakat, aset kripto tidak lagi hanya menjadi spekulasi, melainkan menjadi alat penting untuk bertahan hidup.

Data industri menunjukkan stablecoin menyumbang hingga 80% dari transaksi kripto di kawasan ini. Stablecoin kian berfungsi sebagai mata uang paralel untuk menabung dan pembayaran internasional.

namun, “deliberate pause” yang dilakukan Coinbase menyoroti perbedaan strategi.

Sementara exchange lebih mengutamakan USDC yang patuh regulasi, pasar Argentina sangat didominasi oleh USDT milik Tether. Stablecoin ini banyak diperdagangkan di jaringan peer-to-peer lokal dan exchange pesaing.

Dengan memotong jalur langsung perbankan sebagai “on-ramp”, Coinbase kehilangan fungsi utamanya bagi masyarakat yang ingin cepat keluar dari ekonomi peso.

Sementara itu, langkah mundur ini juga memperumit narasi bagi Presiden Javier Milei, yang bertemu dengan eksekutif Coinbase pada 2025 untuk menawarkan Argentina sebagai pusat keuangan digital.

Namun, kenyataan operasional—menyesuaikan diri dengan kontrol valuta asing yang rumit dan pasar yang loyal pada pesaing—memaksa pemain besar asal AS menepi.

Sementara perdagangan kripto-ke-kripto masih berjalan, hilangnya jalur fiat membuat Coinbase kehilangan fungsi intinya. Di negara yang sangat bergantung pada koneksi perbankan yang lancar, platform ini berisiko hanya menjadi tempat niche, bukan lagi penyelamat ekonomi bagi masyarakatnya.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori