Terkait topik iniDewan Hukum & Regulasi

Coinbase vs. JPMorgan: Perseteruan Semakin Memanas atas CLARITY Act

  • CEO Coinbase Brian Armstrong membalas JPMorgan dengan meme viral 'Heated Rivalry'.
  • Novogratz, Van Valkenburgh, dan lainnya reli mendukung CLARITY Act setelah Dimon menyerang.
  • Tokoh kripto mengatakan bahwa pembuat undang-undang, bukan bank, yang seharusnya menentukan aturan hasil stablecoin.
Promo

CEO Coinbase, Brian Armstrong, membalas sindiran keras dari bos JPMorgan, Jamie Dimon, tentang CLARITY Act dengan meme bertema hoki yang langsung mendapat dukungan luas dari komunitas aset kripto.

Pertukaran yang viral pada hari Jumat itu mengubah perdebatan regulasi soal imbal hasil stablecoin menjadi momen penyemangat bagi para pemimpin industri aset digital yang mendorong RUU ini masuk ke pembahasan di Senat.

Industri Kripto Kompak Dukung CLARITY Act

Pemimpin industri langsung merespons keras setelah serangan Dimon terhadap CLARITY Act di Fox Business pada hari Jumat. Mike Novogratz dari Galaxy Digital menilai bahwa pembuatan undang-undang keuangan seharusnya menjadi tugas para legislator terpilih, bukan bank.

Peter Van Valkenburgh dari Coin Center menyoroti bahwa sekitar US$3 triliun telah dicuci melalui bank pada tahun 2025. Ia menyebut narasi anti-pencucian uang dari Dimon sebagai omong kosong.

Disponsori
Disponsori

“Isu kedua sebenarnya tidak terkait dengan imbal hasil dan bunga pada stablecoin. Ini juga soal AML, BSA, KYC. Karena kalau kamu melalui sistem perbankan, semuanya sudah dijalankan. Kami melakukan itu. Kami wajib lakukan untuk pemerintah federal. Jadi jika ada pihak yang ingin memindahkan dana… dalam bentuk apa pun, harus dipertanyakan: ‘Bisakah itu digunakan untuk tujuan ilegal?’ Jawabannya: Ya, kecuali mereka mengikuti peraturan yang sama,” ujar Dimon dalam wawancara itu.

Tokoh kripto lain juga menyinggung riwayat denda dan penyelesaian hukum JPMorgan yang jumlahnya mencapai puluhan miliar US$.

Pembelaan dari industri hadir bersamaan dengan pembahasan Digital Asset Market Clarity Act di hadapan seluruh anggota Senat. RUU ini sudah lolos Komite Perbankan Senat dengan hasil voting 15-9 pada 14 Mei.

RUU ini masih membutuhkan 60 suara di lantai Senat sebelum kembali dibawa ke DPR.

Meme Armstrong Jadi Simbol Penyemangat

Poster Armstrong menampilkan Dimon sebagai #2 untuk tradisi, sedangkan dirinya sebagai #1 untuk kebebasan ekonomi. Gambar tersebut langsung viral dalam hitungan menit.

CEO Coinbase Brian Armstrong vs CEO JPMorgan Jamie Dimon
CEO Coinbase Brian Armstrong vs CEO JPMorgan Jamie Dimon | Sumber: Armstrong di X

“Heated Rivalry” juga merupakan judul novel romantis hoki gay tahun 2019 yang diadaptasi menjadi serial televisi pada akhir 2025.

Meme itu memperkuat argumen utama industri. Penolakan bank terhadap imbalan yield stablecoin nampaknya lebih condong untuk melindungi posisi lama mereka daripada perlindungan konsumen.

Di tengah perseteruan yang memanas, Coinbase kini disandingkan dengan aksi Charles Schwab yang merombak komisi pialang pada akhir 1970-an. Perbandingan ini sangat relevan bagi trader kripto yang melihat Coinbase mampu menggerus margin profit perbankan tradisional.

“Coinbase bagi keuangan/perbankan saat ini seperti peran Charles Schwab terhadap keuangan/trading di akhir tahun 70-an dan 80-an. Schwab sangat merombak Wall Street waktu itu. Coinbase sekarang mengacaukan Wall Street. Schwab akhirnya menghancurkan komisi dan biaya transaksi. Coinbase merombak jam perdagangan, akses, teknologi, dan margin/bunga,” papar Andrew, co-founder dari Arch Public.

Para pelaku industri menegaskan bahwa kerangka regulasi saat ini sebenarnya sudah memberlakukan aturan Bank Secrecy Act untuk exchange.

Penolakan ini menandakan adanya respons terkoordinasi terhadap lobi dari dunia perbankan selama berbulan-bulan. Voting di lantai Senat diprediksi berlangsung pada bulan Juni.

Penyangkalan

BeInCrypto berkomitmen pada pelaporan yang tidak bias dan transparan. Artikel berita ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Namun, pembaca disarankan untuk memverifikasi fakta secara independen dan berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan apa pun berdasarkan konten ini. Harap diperhatikan bahwa Syarat dan Ketentuan, Kebijakan Privasi, dan Disclaimer kami telah diperbarui.

Disponsori
Disponsori