Kembali

White House Crypto Czar Mundur, Sinyalkan Frustrasi atas Penundaan CLARITY Act

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Mohammad Shahid

27 Maret 2026 07.34 WIB
  • Crypto czar Gedung Putih David Sacks mengundurkan diri setelah mencapai batas masa kerja hukum 130 hari untuk pegawai pemerintah khusus.
  • Ia pergi di tengah frustrasi karena CLARITY Act masih tertahan di Senat, dengan perselisihan utama yang belum terselesaikan.
  • Kepergiannya menciptakan celah kebijakan jangka pendek, sehingga meningkatkan ketidakpastian seputar kemajuan regulasi aset kripto di AS.
Promo

Pejabat utama Gedung Putih untuk aset kripto dan AI, David Sacks, telah mengundurkan diri dari jabatannya, dengan alasan batas masa pengabdian hukum telah habis serta menandakan kekecewaan terhadap mandeknya legislasi aset kripto.

Sacks bertugas sebagai “pegawai pemerintah khusus”, sebuah status yang membatasi masa pengabdian federal sekitar 130 hari per tahun. Batas waktu itu kini telah tercapai, sehingga kepergiannya bersifat prosedural dan bukan mendadak.

Meski begitu, pengunduran dirinya terjadi di momen yang sensitif. CLARITY Act masih terhenti di Senat dan belum ada kepastian kapan akan dilanjutkan.

Disponsori
Disponsori

Perselisihan yang terus berlanjut—terutama terkait pembatasan imbal hasil stablecoin—masih memecah para pembuat kebijakan, perbankan, dan perusahaan aset kripto.

Dalam wawancara terbarunya dengan Bloomberg, Sacks mengutarakan rasa kecewa atas minimnya kemajuan. Ia menjadi salah satu tokoh sentral yang mendorong kerangka regulasi yang lebih jelas dan menjembatani komunikasi antara para pembuat kebijakan dan industri aset kripto.

Sementara itu, kepergiannya meninggalkan kekosongan sementara dalam koordinasi kebijakan aset digital di Gedung Putih.

Walaupun Sacks diperkirakan tetap terlibat secara advisory dalam inisiatif teknologi yang lebih luas, peran operasionalnya secara langsung dalam pembuatan kebijakan aset kripto sudah berakhir.

Akibatnya, waktu pengunduran dirinya memicu kekhawatiran. Dengan kejelasan regulasi yang sudah tertunda, kepergiannya bisa semakin memperlambat laju, apalagi saat kepentingan yang saling bertentangan terus mengubah bentuk akhir rancangan undang-undang tersebut.

Untuk saat ini, CLARITY Act masih belum selesai—dan arah kebijakan di Washington menjadi semakin tidak pasti.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori