Changpeng Zhao (CZ), pendiri Binance yang baru saja mendapat grasi, kembali ke AS minggu ini untuk pertama kalinya sejak keluar dari penjara federal pada 2024. Ia menghadiri konferensi kripto yang diadakan oleh World Liberty Financial (WLFI), sebuah organisasi yang didukung keluarga Trump, di Mar-a-Lago.
Kemunculan tersebut menandai perubahan besar bagi CZ, yang sebelumnya mengaku bersalah atas pelanggaran anti-pencucian uang pada 2023 dan menjalani hukuman empat bulan sebelum mendapat grasi penuh dari presiden pada Oktober 2025.
CZ Kembali ke AS setelah Pengampunan Presiden
Laporan menggambarkan acara ini sebagai pertemuan yang sederhana namun penuh makna. Dalam acara tersebut, CZ:
- Bersosialisasi dengan Eric Trump dan Donald Trump Jr.,
- Menghadiri sejumlah diskusi, termasuk bersama Ketua CFTC baru Michael Selig, dan
- Bertemu dengan tokoh penting seperti CEO Goldman Sachs David Solomon, Presiden NYSE Lynn Martin, pendiri Coinbase Brian Armstrong, Senator Bernie Moreno, Kevin O’Leary, bahkan Nicki Minaj.
“Belajar banyak,” ujar CZ, menyoroti lebih kepada wawasan kebijakan dan bukan hanya pandangan politik.
Kemunculan CZ di acara ini sangat mencolok. Dari penjara federal dan denda pribadi sebesar US$50 juta hingga santai berjejaring di klub presiden, acara ini menandakan bahwa bab hukum telah ditutup.
Grasi Trump kepada CZ secara efektif menghapus hambatan jangka panjang untuk bepergian dan berbisnis di AS. Ini memungkinkannya membangun kembali pengaruh di lingkungan keuangan dan regulator elit.
Jaringan di Mar-a-Lago saat Binance Kuasai 87% Stablecoin USD1 Terkait Trump
Waktunya juga bertepatan dengan peran Binance yang semakin besar dalam stablecoin USD1 milik WLFI. Exchange tersebut dikabarkan mengendalikan sekitar 85–87% dari total suplai yang beredar sebesar US$5,4 miliar, memperkuat proyek yang didukung Trump dan menuai pertanyaan dari sejumlah kritikus soal potensi konflik kepentingan.
Walau beberapa pembuat kebijakan dan komentator menyuarakan kekhawatiran mengenai dugaan balas jasa antara pemberian grasi dan dominasi Binance pada stablecoin, CZ secara berulang menyebut laporan seperti itu “bukan berita.”
Meskipun demikian, Binance menegaskan dominasinya di ekosistem USD1 dengan memberikan insentif baru. Dari 20 Februari hingga 20 Maret, exchange akan membagikan 235 juta token WLFI kepada holder USD1 sebagai penghargaan bagi pengguna awal yang menyediakan likuiditas.
Mar-a-Lago Summit Soroti Konvergensi Kripto dan Politik serta Ambisi US$1
KTT Mar-a-Lago ini menyoroti pertemuan antara kripto, keuangan, dan pengaruh politik. Para pemimpin World Liberty memaparkan rencana ambisius untuk USD1, yang mereka sebut sebagai “sistem digital Bretton Woods baru” guna menggabungkan sektor properti, perbankan, dan decentralized finance.
“…pekerjaan ini baru saja dimulai… Kita membangun masa depan bersama,” tulis WLFI .
Peserta acara didorong untuk menjajaki penggunaan stablecoin tersebut, sementara WLFI juga mengumumkan produk investasi tokenisasi yang akan datang dan terafiliasi dengan resor Trump.
Meskipun Binance tetap dilarang beroperasi di AS akibat kesepakatan pada 2023, kehadiran CZ dalam acara besar AS mengindikasikan perubahan arah.
Keterlibatan dengan pembuat kebijakan seperti Ketua CFTC Rostin Behnam dan pelobi senior seperti Brian Armstrong menunjukkan bahwa sosok seperti CZ mulai kembali masuk dalam percakapan untuk membentuk masa depan aset digital.
Masih belum pasti apakah kembalinya CZ ke AS akan berubah menjadi pengaruh operasional baru bagi Binance atau hanya sekadar ajang jejaring di tingkat tinggi.
Yang jelas, simbolismenya sangat kuat: seorang eksekutif kripto yang pernah divonis kini bebas menghadiri lingkaran elite di AS, pada acara yang menggabungkan ambisi bisnis dan koneksi politik. Sementara itu, perusahaannya menguasai stablecoin yang sangat erat kaitannya dengan politik.