Changpeng Zhao tidak sepenuhnya yakin dengan peringkat dirinya dalam daftar orang terkaya setelah Forbes menilai kekayaannya mencapai US$110 miliar, sehingga menempatkannya di atas Bill Gates dalam daftar Miliarder Dunia 2026.
Pendiri Binance mengunggah di X untuk mempertanyakan metode di balik angka tersebut. Unggahan itu menarik lebih dari 44.000 penayangan, sementara co-founder Binance Yi He menambahkan komentar tegas “No” ketika seorang pengguna bertanya apakah CZ memang sekaya itu.
Valuasi Terkait dengan Harga Aset Kripto
Inti argumen CZ sebenarnya sederhana: valuasi Binance seharusnya tidak dianggap statis. Sebagai crypto exchange terbesar di dunia, pendapatannya langsung bergantung pada volume perdagangan, yang naik turun seiring harga aset kripto. Saat crypto winter, perdagangan menurun. Harga lebih rendah juga berarti biaya lebih rendah. Valuasi yang tetap, menurutnya, “agak tidak masuk akal.”
Mengingat pengaruh besar Binance di pasar, pertanyaan seputar insentif CZ sudah lama beredar di industri. Ia langsung menanggapi hal ini: sebagai pemegang saham utama, ia hanya mendapatkan keuntungan jika harga aset kripto naik. Ia juga menambahkan bahwa dirinya tetap mendorong pemerintah untuk mendukung industri aset kripto, meskipun sudah tidak lagi menjalankan peran operasional di Binance.
Melebihi Angka
Bagian paling mencolok dari unggahan CZ adalah nada bicaranya. Alih-alih merayakan pencapaian tersebut, ia justru menjaga jarak dari situ. Menurutnya, setelah melewati ambang batas tertentu, uang lebih banyak tidak membuat hidup jadi lebih bahagia — dan batas tersebut “cukup rendah.” Ia menekankan bahwa kesehatan, keluarga, serta dampak positif jauh lebih penting.
Kisah dari nol sampai sukses sudah lama menjadi bagian dari citra pribadi CZ — ia pernah secara terbuka menceritakan pengalamannya bekerja di McDonald’s saat muda, jauh sebelum membangun crypto exchange terbesar di dunia.
Yi He: “Valuasi Itu Hanya Sekadar Valuasi”
Yi He membagikan artikel Forbes di X dengan pendapatnya sendiri. Co-CEO sekaligus co-founder Binance ini menuturkan bahwa Forbes kemungkinan menilai ulang nilai Binance karena ada berita pendanaan terbaru di industri serta performa pasar dari perusahaan yang sedang atau sudah IPO. Ia berterima kasih kepada Forbes atas pengakuan itu — namun menambahkan catatan: “sebuah valuasi hanyalah angka valuasi.”
Dalam balasan atas postingan itu, seorang pengguna bertanya dalam bahasa Mandarin apakah benar CZ sekaya itu. Jawaban Yi He hanya satu kata: “No.”
Diangkat sebagai co-CEO pada Desember 2025 bersama Richard Teng, Yi He sudah menjadi bagian sentral Binance sejak berdiri pada 2017. Komentarnya memberi sudut pandang dari orang dalam atas bantahan CZ — dan ini menunjukkan bahwa di Binance, angka dari Forbes jelas tidak diterima begitu saja.