Terkait topik iniDewan Intelijen Pasar

Dan Niles Dukung Alphabet dan Meta karena Google Cloud Tumbuh Lebih dari 80%

  • Dan Niles mengatakan dia masih menyukai Alphabet dan Meta sebagai saham AI.
  • Pendapatan Google Cloud naik 82% menjadi US$24,8 miliar pada kuartal kedua.
  • Dapatkah agen Muse dari Meta dan kemungkinan bisnis cloud membenarkan pengeluaran AI?
Promo

Dan Niles, pendiri Niles Investment Management, mengungkapkan bahwa dirinya masih menyukai Alphabet dan Meta Platforms. Ia menyoroti pertumbuhan Google Cloud yang di atas 80% dan agen Muse AI dari Meta, tepat saat valuasi Nvidia mendekati US$6 triliun.

Nvidia mencatat rekor tertinggi pada 2 Oktober yang menunjukkan seberapa besar investor mau membayar untuk chip AI. Pertanyaan yang lebih sulit adalah siapa yang mendapatkan keuntungan dari pengeluaran untuk AI di balik itu semua.

Mengapa Dan Niles Masih Suka Meta Setelah Reli?

Niles pertama kali menyorot Meta pada 7 September, ketika harga sahamnya turun sekitar 7% sepanjang tahun ini, ujarnya.

Meta baru-baru ini mengalami lonjakan harga sahamnya.
Meta baru-baru ini mengalami lonjakan harga sahamnya. | Sumber: Trading View

Meta meluncurkan Muse, sebuah agen yang menjelajahi web dan menyelesaikan tugas untuk pengguna, pada 8 September. Niles mengatakan aplikasi tersebut kini berada di atas ChatGPT di App Store.

Disponsori
Disponsori

Google, Microsoft, dan Amazon sudah menyewakan kekuatan komputasi AI melalui public cloud. Tetapi, Meta belum melakukannya dan Niles melihat bisnis cloud sebagai cara berikutnya bagi Meta untuk memonetisasi pengeluaran AI.

Ia sekarang memang kurang menyukai saham itu dibandingkan waktu di bulan September setelah harganya naik. Meski begitu, menurutnya masih ada momentum, dan JPMorgan meningkatkan target harga Meta menjadi US$920 dari US$820 pada bulan lalu.

Bisakah Pertumbuhan Google Cloud Mengimbangi Kekhawatiran Layanan Pencarian?

Alphabet melaporkan pada 22 Juli bahwa pendapatan Google Cloud naik 82% menjadi US$24,8 miliar pada kuartal kedua. Niles menuturkan ini adalah akselerasi tercepat dibandingkan Google, Microsoft, dan Amazon.

Di sisi lain, pendapatan Google Search dan lini lainnya naik 17% menjadi US$63,3 miliar pada kuartal yang sama, walaupun ada kekhawatiran gangguan dari AI.

Meski begitu, Niles menyoroti satu kekurangan. Google belum memiliki agen tandingan, paparnya, sedangkan OpenAI sudah meluncurkan Dots agent miliknya.

Mengenai layanan pencarian, ia mengatakan investor sebaiknya tetap rutin memeriksa data-data terbaru.

“Kamu harus memperhatikan angka-angka dan pastikan tidak ada masalah pada layanan pencarian.”

Dan Niles, pendiri sekaligus portfolio manager Niles Investment Management, wawancara

Backlog cloud Alphabet, yaitu komitmen pelanggan yang sudah disepakati tetapi belum tercatat sebagai pendapatan, mencapai US$514 miliar per Juni. Bersama dengan lonjakan Muse di App Store, ini akan menguji apakah pelanggan bersedia membayar untuk AI yang dijalankan pada chip-chip tersebut.

Penyangkalan

BeInCrypto berkomitmen pada pelaporan yang tidak bias dan transparan. Artikel berita ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Namun, pembaca disarankan untuk memverifikasi fakta secara independen dan berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan apa pun berdasarkan konten ini. Harap diperhatikan bahwa Syarat dan Ketentuan, Kebijakan Privasi, dan Disclaimer kami telah diperbarui.

Disponsori
Disponsori