Dash (DASH) kembali menarik perhatian pasar. Koin yang berfokus pada privasi ini melesat lebih dari 30% dalam 24 jam terakhir dan masih mencatat kenaikan lebih dari 33% dalam sepekan, bahkan sempat menyentuh level US$68 sebelum akhirnya terkoreksi. Meski sudah ada jeda, harga DASH tetap mampu mengungguli pasar aset kripto secara keseluruhan sehingga menandakan kekuatan, bukan kelelahan.
Meski begitu, reli ini bukan tanpa hambatan. Beberapa indikator memperingatkan bahwa momentum butuh konfirmasi sebelum Dash bisa mencoba bergerak lebih besar. Di sisi lain, sejumlah sinyal struktur pasar saat ini mirip dengan pola masa lalu yang sempat memicu reli sebesar 550%.
SponsoredVolume Gagal Dukung Kenaikan Harga, Menjelaskan Koreksi
Peringatan pertama datang dari indikator On-Balance Volume (OBV), yaitu indikator berbasis volume yang melacak dominasi tekanan beli atau jual. OBV menambahkan volume pada hari naik dan menguranginya pada hari turun sehingga indikator ini berguna untuk memastikan apakah pergerakan harga benar-benar didukung oleh permintaan riil.
Pada chart harian Dash, OBV cenderung menurun sejak pertengahan November dan membentuk garis tren menurun. Saat reli baru-baru ini menuju puncak US$68, harga memang naik, tapi OBV gagal menembus garis tren tersebut. Divergensi inilah yang menjelaskan mengapa kenaikan DASH tertahan dan tidak mampu lanjut menanjak secara mulus.
Ingin lebih banyak insight token seperti ini? Daftar Newsletter Harian Crypto Editor Harsh Notariya di sini.
Sederhananya, pembeli memang mendorong harga naik, tapi volume tidak bertambah cukup besar untuk mengonfirmasi pergerakan tersebut. Hal ini tidak membatalkan reli yang terjadi; hanya saja menjelaskan mengapa koreksi jangka pendek kemungkinan muncul. Agar harga DASH bisa kembali mendapatkan momentum, volume pada akhirnya harus mengikuti kenaikan harga.
Sponsored SponsoredMoney Flow Nampaknya Lebih Kuat dari Fraktal 550% Sebelumnya
Saat OBV tertinggal, struktur tren Dash justru menunjukkan cerita yang lebih positif. Selama reli Januari ini, harga DASH berhasil merebut kembali seluruh exponential moving average (EMA) utama di time frame harian. EMA memberikan bobot lebih pada harga terbaru dan membantu mengidentifikasi perubahan tren lebih awal dibanding simple moving average (SMA).
Saat ini, Dash diperdagangkan di atas EMA 20, 50, 100, dan 200-hari secara bersamaan. Terakhir kali pola persis seperti ini muncul, yaitu pada awal Oktober, Dash segera reli sekitar 550% dalam beberapa minggu setelahnya.
Ada perbedaan penting di situasi sekarang. Pada saat itu, reli didorong terutama oleh sentimen. Koin privasi naik pesat karena Zcash mencetak lonjakan berulang, dan Chaikin Money Flow (CMF) sangat fluktuatif bahkan sering turun di bawah garis nol. CMF sendiri mengukur apakah modal masuk atau keluar dari suatu aset, dengan menggabungkan harga dan volume.
Sekarang, CMF justru bertahan di atas nol dan bergerak rapat di dekat garis tren menurun. Jika CMF mampu break di atas garis tren itu, artinya ada arus modal baru yang berkelanjutan, tidak sekadar lonjakan spekulatif. Pergeseran ini bakal mendukung reli yang didorong oleh struktur fundamental, bukan hanya karena hype sesaat.
Leverage Seimbang Jaga Risiko Tetap Terkendali saat Level Harga DASH Mulai Jadi Perhatian
Data dari pasar derivatif menunjukkan reli DASH saat ini belum terlalu padat posisi. Di Bybit saja, di pair perpetual DASH/USDT, proporsi eksposur long dan short masih cukup seimbang. Level likuidasi untuk keduanya juga serupa — long leverage di kisaran US$5,28 juta dan short leverage di sekitar US$5,47 juta.
Artinya, tidak ada risiko squeeze langsung yang akan memaksa harga bergerak ekstrem ke satu arah.
SponsoredKeseimbangan ini memberikan ruang gerak organik bagi harga DASH. Zona resistance penting terletak di range US$61–US$69, area yang pernah dilepas oleh harga DASH pada November dan hingga kini belum berhasil direbut kembali. Jika harga bisa break dan bertahan di atas US$69, target kenaikan selanjutnya terbuka di kisaran US$77, lalu US$104, yang berarti ada potensi upside sekitar 73% dari level saat ini.
Di sisi sebaliknya, jika harga turun dan kehilangan support US$51, maka struktur bullish akan melemah. Koreksi yang lebih dalam berpotensi membawa harga DASH turun ke area US$35 apabila kondisi pasar secara umum memburuk.
Koreksi terbaru DASH terjadi karena volume yang lemah memang mendukung penurunan harga tersebut. Tapi, secara keseluruhan, struktur DASH masih terlihat positif. Garis EMA saat ini mirip dengan pola reli historis sebesar 550%, dan arus modal sekarang lebih sehat dibandingkan saat reli tersebut terjadi. Jika volume dan CMF juga memberikan konfirmasi, harga DASH sepertinya tidak terlalu memerlukan sentimen untuk kembali naik.