Kembali

DOJ Tuntut Warga Negara Venezuela dalam Skema Pencucian Kripto Senilai US$1 Miliar

editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

17 Januari 2026 01.54 WIB
  • doj menuntut warga negara venezuela atas dugaan pencucian kripto senilai US$1 miliar yang melibatkan as dan yurisdiksi berisiko tinggi.
  • Jaksa menuduh adanya perutean aset kripto yang kompleks melalui exchange, wallet, dan perusahaan cangkang untuk menyembunyikan asal dana.
  • Kasus mencerminkan melonjaknya kejahatan aset kripto saat stablecoin mendominasi arus ilegal dan penegakan hukum semakin intensif.
Promo

Departemen Kehakiman mendakwa seorang warga negara Venezuela minggu ini karena diduga menggunakan exchange kripto dalam skema pencucian uang sebesar US$1 miliar.

Berdasarkan dokumen tuntutan, dana tersebut bergerak masuk dan keluar Amerika Serikat. Tujuan keluar termasuk yurisdiksi “berisiko tinggi” seperti Kolombia, Cina, Panama, dan Meksiko.

Sponsored
Sponsored

Jaksa Jabarkan Rute Berlapis Dana Aset Kripto

Berdasarkan catatan pengadilan, Jorge Figueira yang berusia 59 tahun asal Venezuela diduga memakai banyak rekening bank, akun exchange kripto, wallet kripto pribadi, serta perusahaan cangkang, untuk memindahkan dan mencuci dana ilegal lintas negara.

“Dengan menggunakan bawahan dan melakukan puluhan transfer, Figueira berusaha menyembunyikan sifat dana tersebut, yang berpotensi memfasilitasi aktivitas kriminal di banyak negara,” ujar agen khusus FBI Reid Davis dalam pernyataannya.

Figueira diduga mengikuti proses berlapis yang mencakup konversi dana ke aset kripto dan menyalurkannya melalui jaringan wallet digital. Setelah itu, aset kripto tersebut dipindahkan melalui serangkaian tahapan yang dirancang agar asal-usulnya tidak terlacak.

Kabarnya, ia kemudian mengirim dana itu ke penyedia likuiditas untuk mengonversi kripto menjadi dolar AS, lalu memindahkan dana ke rekening banknya sendiri, dan akhirnya ke penerima akhir.

Kasus Figueira saat ini sedang berlangsung di Distrik Timur Virginia. Jaksa AS Lindsey Halligan menyoroti bahwa jumlah uang yang terlibat menimbulkan risiko besar bagi keselamatan publik.

“Pencucian uang dalam skala ini memungkinkan organisasi kriminal lintas negara beroperasi, berkembang, dan menyebabkan kerugian nyata di dunia nyata. Siapa pun yang memindahkan dana ilegal dalam jumlah miliaran harus siap untuk diidentifikasi, digagalkan, dan bertanggung jawab penuh di bawah hukum federal,” terang Halligan dalam pernyataannya.

Sponsored
Sponsored

Jika terbukti bersalah, Figueira menghadapi hukuman hingga 20 tahun penjara.

Ini adalah salah satu dari sejumlah investigasi yang mengemuka selama tahun lalu. Semua kasus ini menunjukkan makin besarnya penggunaan aset kripto untuk memfasilitasi tindak kejahatan.

Arus Kripto Ilegal Melonjak meski Ada Pengawasan

Kejahatan seputar aset kripto mencapai rekor tertinggi pada 2025, dan tren tersebut sepertinya akan berlanjut di tahun baru.

Menurut laporan Chainalysis terbaru, alamat ilegal menerima setidaknya US$154 miliar tahun lalu. Angka ini naik 162% dari 2024.

Stablecoin terutama menjadi aset kripto andalan bagi pelaku kejahatan. Pada 2020, Bitcoin menyumbang sekitar 70% dari transaksi ilegal, sedangkan stablecoin hanya 15% dari total volume.

Stablecoin kini menjadi aset pilihan utama keuangan ilegal | Sumber: Chainalysis.

Lima tahun berselang, pola ini pun terbalik. Pada 2025, stablecoin menyumbang 84% dari seluruh volume transaksi ilegal, sementara penggunaan Bitcoin turun hanya menjadi 7% saja.

Akibatnya, penerbit stablecoin besar terpaksa mengambil tindakan. Pada hari Minggu, Tether, penerbit USDT, membekukan lebih dari US$180 juta hanya dalam satu hari karena mendeteksi aktivitas mencurigakan di berbagai wallet berbasis Tron.

Kejadian ini juga menunjukkan semakin eratnya koordinasi antara lembaga penegak hukum, penerbit stablecoin, dan platform analitik blockchain.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori