Kembali

Circle Jelaskan Alasan Tidak Membekukan USDC yang Dicuri dalam Peretasan Drift US$275 Juta

Pilih kami di Google
author avatar

Ditulis oleh
Lockridge Okoth

editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

11 April 2026 00.39 WIB
  • Circle mengatakan mereka tidak membekukan USDC yang dicuri karena mereka hanya bisa bertindak dengan perintah hukum, bukan atas inisiatif sendiri.
  • Kritikus mengatakan ratusan juta berpindah selama peretasan dan Circle seharusnya segera turun tangan lebih cepat.
  • Circle berpendapat bahwa masalah sebenarnya adalah kerangka hukum yang lambat dan ingin aturan yang lebih jelas untuk tindakan yang cepat.
Promo

Chief Strategy Officer Circle, Dante Disparte, mempublikasikan pembelaan langsung atas wewenang perusahaan untuk membekukan USDC (USDC), dan menyebutkan bahwa peristiwa eksploitasi Drift Protocol senilai US$270 juta menjadi pemicunya.

Blog dan pernyataan terpisah di X ini muncul setelah beberapa minggu kritik dari peneliti onchain ZachXBT, yang menuduh Circle tidak bertindak saat dana hasil curian bergerak melalui Cross-Chain Transfer Protocol milik perusahaan.

Circle Tanggapi Kritik Soal Pembekuan USDC

Circle menyampaikan bahwa kemampuan membekukan USDC adalah kewajiban untuk patuh hukum, bukan alat yang bisa digunakan sesuka hati. Disparte menulis bahwa pembekuan USDC hanya terjadi jika secara hukum benar-benar diwajibkan melalui proses resmi.

Ketika Circle membekukan USDC, itu bukan karena kami memutuskan, secara sepihak atau sembarangan, bahwa aset seseorang harus diambil dari mereka. Hal ini terjadi karena hukum mengharuskan kami untuk mengambil tindakan,” ujar Disparte dalam blog tersebut.

Pernyataan ini nampaknya menanggapi tuduhan awal dari ZachXBT bahwa Circle tidak membekukan USDC hasil curian saat peretasan 1 April terjadi.

Disponsori
Disponsori

Peneliti tersebut juga menyoroti bahwa ratusan juta USDC berpindah dari Solana (SOL) ke Ethereum (ETH) lewat CCTP saat jam kerja AS tanpa ada tindakan dari pihak Circle.

Disparte juga mengakui ada ketegangan yang sudah sangat dikenal di industri aset kripto. Ia menuturkan bahwa kerangka hukum yang melindungi holder dari intervensi sewenang-wenang juga membuat penerbit tidak bisa bergerak cepat saat terjadi eksploitasi.

Tidak hanya membela kebijakan saat ini, Disparte juga menyerukan agar ada struktur hukum baru yang memungkinkan penerbit dan exchange bisa bertindak lebih cepat dalam kasus pencurian, tanpa menimbulkan risiko penyalahgunaan wewenang.

Ia menyampaikan saat ini alat untuk intervensi sudah ada, namun otorisasi hukum untuk tindakan cepat dan terkoordinasi masih belum tersedia.

Disparte menyoroti GENIUS Act dan CLARITY Act sebagai upaya untuk merumuskan standar tersebut. Departemen Keuangan AS saat ini juga tengah membuat aturan turunan dari GENIUS Act, dengan FDIC menyetujui aturan usulan pada 7 April.

Secara paralel, Disparte juga merilis opini di media yang mendorong Inggris untuk memanfaatkan keunggulan sebagai pengatur stablecoin kedua di dunia.

Ia merasa bahwa jika Inggris mengkombinasikan komponen Aturan Pasar Aset Kripto Eropa (MiCA) dengan kerangka kerja GENIUS Act, maka London bisa menjadi pusat persaingan utama.

Perbedaan antara penegakan hukum sipil yang agresif dan apa yang dianggap kurangnya aksi ketika terjadi eksploitasi terus menjadi perhatian utama para pengkritik tentang bagaimana penerbit yang sudah teregulasi menggunakan kewenangan pembekuan asetnya.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori